110 Tempat Wisata Bali Paling Menarik -

110 Tempat Wisata Bali Yang Wajib Kamu Kunjungi

 

1.Pantai Sanur

Pantai Sanur  berada di Kotamadya Denpasar. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar. Pantai Sanur merupakan salah satu pantai di Pulau Bali yang menarik untuk dikunjungi. Keindahan panorama alamnya membuat Pantai Sanur terkenal bahkan sejak jaman dahulu. Dalam sejarah Bali kuno, Pantai Sanur telah dikenal sebagai pantai yang indah, hal itu nampak dalam Prasasti Raja Kasari Warmadewa, seorang raja yang berkeraton di Singhadwala pada tahun 917 M. Sekarang, prasasti tersebut terdapat di daerah Blanjong, bagian selatan Pantai Sanur.

Pada masa kolonial Belanda, Pantai Sanur terkenal sebagai lokasi pendaratan bala tentara Belanda ketika akan menyerang Kerajaan Badung yang dianggap membangkang pada pemerintah kolonial. Perang yang terjadi pada tanggal 18 November 1906 itu kemudian dikenal sebagai Puputan Badung, yaitu semangat perang sampai mati yang dipraktekkan oleh Raja Badung dan pengikut-pengikutnya.  

Kawasan Sanur merupakan kawasan pengembangan wisata pertama di Bali, ditandai dengan hadirnya hotel-hotel berbintang serta berbagai macam restoran. Oleh sebab itu, wisatawan tak perlu khawatir jika membutuhkan penginapan atau warung makan di sekitar pantai ini. Selain itu, kawasan wisata Pantai Sanur juga menyediakan kios-kios suvenir yang menjual berbagai barang kesenian serta oleh-oleh khas pantai.

Dari segi pariwisata, Pantai Sanur mulai dikenalkan ke dunia internasional oleh A. J. Le Mayeur, seorang pelukis dari Belgia yang datang ke Bali pada tahun 1932. Melihat daya tarik Pantai Sanur yang sangat indah, maka Le Mayeur memutuskan untuk menetap di Sanur dengan mendirikan sanggar melukis. Le Mayeur kemudian menikah dengan gadis Bali bernama Ni Nyoman Pollok, seorang penari Legong yang terkenal dan merupakan salah satu model lukisannya. Melalui lukisan Le Mayeur, Pantai Sanur mulai dikenal oleh dunia internasional. Saat ini, sanggar lukis tersebut telah menjadi Museum Le Mayeur dan dapat dikunjungi oleh publik. Museum Le Mayeur berada dalam area wisata Pantai Sanur.

Berbeda dengan Pantai Kuta yang menyajikan keindahan matahari terbenam (sunset), Pantai Sanur terkenal karena keindahan panorama mentari terbitnya (sunrise). Topografinya yang melengkung dengan hamparan pasir putih yang membentang membentuk gugusan pantai yang elok. Di pagi hari, sembari menikmati detik-detik terbitnya mentari yang mempesona, wisatawan dapat menyaksikan gugusan pulau Nusa Penida di sebelah tenggara serta panorama pantai selatan Pulau Bali.

Pemandangan di sore hari juga tak kalah menarik. Surutnya air laut memperjelas pandangan mata pada gugusan Pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di sebelah selatan P

2.Pantai Kuta

Pantai Kuta  terletak di kecamatan Kuta, sebelah selatan Kota Denpasar, Bali, Indonesia. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai dengan pemandangan matahari terbenam (sunset beach)

Dahulu sebelum menjadi tempat wisata pantai yang sangat terkenal di Bali, pantai ini dilihat sejarahnya dulunya adalah pelabuhan dagang dan banyak pedagang dari luar Bali melakukan transaksi dagang di sini. Pada abad ke 19, seorang pedagang yang berasal dari Denmark bernama Mads Lange, mendirikan tempat perdagangan di pantai ini. Karena kepandaiannya dalam bertransaksi dan negosiasi dagang, Mads Lange terkenal di kalangan raja-raja Bali..

Pada perkembangannya, Pantai Kuta mulai kondang setelah Hugh Mahbett menerbitkan buku berjudul Pujian untuk Kuta. Buku tersebut berisi ajakan kepada masyarakat setempat untuk menyiapkan fasilitas pariwisata demi menunjang perkembangan kunjungan wisata ke Pantai Kuta. Melalui buku itu, wacana tentang pengembangan fasilitas pariwisata kian marak, sehingga pembangunan penginapan, restoran, maupun tempat-tempat hiburan makin meningkat.

Sebagai salah satu tempat wisata pantai Bali, pantai Kuta Bali adalah jantungnya pariwisata pulau Bali. Selain itu, keindahan pantai Kuta Bali, sangat terkenal ke mancanegara. Jika pantai Sanur Bali, lebih cocok untuk lokasi melihat sunrise, maka berbeda dengan pantai Kuta yang lebih cocok untuk melihat pemandangan matahari terbenam.

Garis pantai di Kuta Bali memiliki betangan sejauh 5 kilometer dan dapat saya katakan garis pantai terbaik di pulau Bali. Hamparan garis pantai sangat landai dan juga bibir pantai sangat luas. Pantai ini sangat aman untuk tempat liburan, dan kebersihan pantai juga terjaga. Oleh karena itu, walaupun hamparan garis pantai begitu panjang, namun selalu di penuhi wisatawan.

Aktivitas wisatawan saat liburan ke pantai ini, sebagian besar berjemur di tepi pantai, dan berenang. Karena pantai Kuta Bali, memiliki pasir putih dengan ombaknya yang panjang dan besar. Jadi sangat cocok untuk lokasi aktivitas berselancar. Oleh karena itu, banyak peselancar dari belahan dunia memilih pantai Kuta Bali, sebagai lokasi Surfing terbaik di Bali.

Bagi peselancar pemula, tidak perlu khawatir untuk membawa papan selancar jika ingin berselancar di Kuta. Disepanjang garis pantai banyak disewakan papan surfing dengan harga yang bervariasi, tergantung besar dan kualitas bahannya. Jika anda ingin belajar selancar juga 

Akses ke pantai Kuta dapat ditempuh dengan waktu sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai dalam kondisi jalanan lancar.

Sebagai tempat wisata pantai, pantai Kuta dilengkapi lahan parkir di sepanjang pantai, kamar mandi umum, payung pantai, kios makanan dan minuman, serta tempat penyewaan papan selancar.

  1. Pantai Legian

 

Pantai Legian terletak  persis sejajar di sebelah Utara pantai Kuta. Pantai ini merupakan salah satu destinasi wisata Bali  yang harus dikunjungi. Pantai Legian walau mempunyai pasir putih, akan tetapi lebih sepi jika dibandingkan dengan Pantai Kuta.Memang keduanya terletak berdekatan, tetapi Pantai Legian ini cenderung dikunjungi oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai dan suasana yang tenang saja. Pantai Kuta cenderung ramai pengunjung setiap harinya baru pas bagi wisatawan yang senang dengan keramaian. Namun di Pantai Legian  kita jumpai banyak wisatawan mancanegara, terutama dari  Australia.

 

  1. Pantai Pandawa

Pandawa terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung; sekitar 3 km dari daerah Nusa Dua. Dulunya  pantai ini tersembunyi di balik bukit sehingga disebut Pantai Rahasia. Secret Beach sebenarnya dikenal baik oleh beberapa wisatawan. Karena  akses yang sulit ke lokasi ini membuat pantai ini kosong. Beberapa pengunjung yang berkunjung ke sana adalah peselancar asing .  Namun setelah akses di buka pantai ini  sekarang  menjadi ramai oleh turis asing  maupun domestik.

Di pantai ini terdapat  tebing yang sangat tinggi yang pada salah satu sisinya dipahat lima patung Pandawa dan Kunti. Keenam patung tersebut secarara berurutan (dari posisi tertinggi) diberi penejasan nama Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.

Selain untuk tujuan wisata dan olahraga air, pantai ini juga dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut karena kontur pantai yang landai dan ombak yang tidak sampai ke garis pantai. Cukup banyak wisatawan yang melakukan kegiatan  Paralayang dari Bukit Timbis hingga ke Pantai Pandawa.

  1. Pantai Dreamland

Pantai Dreamland  terletak di sebelah selatan Bali di desa Pecatu. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Lokasi pantai ini berada dalam kompleks Bali Pecatu Graha (Kuta Golf Link Resort) yaitu sekitar 30 menit dari pantai Kuta.

Ada pun asal usul nama Dreamland dikarenakan dulu di area ini sempat terdapat sebuah proyek perumahan dan objek wisata.  Pelataran pantai indah ini semula hanya titik kecil dari areal 900 hektare milik PT Bali Pecatu Graha (BPG) yang sempat heboh pada tahun 1996 .Konon resor itu akan dipadukan dengan kawasan wisata, seraya memanfaatkan keindahan dan keaslian alam, sekaligus pelestarian lingkungan hidup. Tapi seiring Indonesia tersapu krisis moneter, megaproyek ini mulai meredup  dan proyek tersebut terhambat dan terbengkalai,  sedangkan para penduduk desa Pecatu yang dulunya hidup sebagai petani sangat berharap proyek selesai dan mereka bisa menekuni bisnis lain di bidang pariwisata. Karena itulah lahan disekitar pantai disebut dengan Dreamland  (tanah impian).

Pantai Dreamland sendiri hampir mirip dengan pantai Kuta. Lokasi berpasir putih bersih di pantai sempit tepat di bawah dinding karang curam cocok untuk menikmati matahari tenggelam atau sekadar menyaksikan atraksi para peselancar. Ombaknya yang tinggi dan besar banyak diminati oleh para penggemar olahraga selancar air (surfing), bahkan Dreamland sudah dijadikan semacam surfing spot baru untuk kawasan Bali.

  1. Pantai Padang Padang

Padang Padang Beach berlokasi di Pecatu Bali, dimana di pantai ini juga  di kenal dengan nama resmi Pantai Labuhan Sait , seperti di tunjukkan papan nama tepat di pinggir jalan seberang  gerbang pintu masuknya

Pantai ini  berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kota Denpasar atau sekitar 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Pantai Padang Padang Bali adalah pantai dengan karakteristik tebing dengan pasirnya yang berwarna putih dan halus. Pantai Padang Padang Bali mulai terkenal semenjak digunakan sebagai lokasi syunting film Eat Pray Love, yang di bintangi artis Hollywood Julia Roberts.

 

 

Pantai ini  tergolong sangat unik, selain berada dibalik tebing-tebing batu juga karena untuk memasuki pantai ini anda harus menuruni dan menaiki anak tangga menembus sebuah goa sempit untuk menuju kawasan pantainya. Gua sempit ini hanya bisa dilewati oleh satu orang dewasa dan pengunjung lain yang berpapasan harus bergantian untuk melewati goa ini.

Dengan pasir pantai yang putih Pantai Padang Padang sebenarnya mempunyai garis pantai tidak terlalu panjang dan luas seperti pantai pantai di Bali pada umumnya , namun dengan adanya tebing dan batu karang besar di sekitarnya kawasan ini sehingga dengan pemandangan serta suasananya yang sangat indah dan  tenang akan membuat anda akan  lebih nyaman berkunjung saat menghabiskan waktu di sini.

  1. Pantai Jimbaran

Jimbaran Beach  terletak tepat di sebelah selatan bandara ngurah Rai dan kawasan pantai Kuta. Dahulu pantai ini sebelumnya merupakan daerah terpencil di selatan Bali, hanya sebuah desa nelayan kecil dengan pasar sehari-hari. Itu semua mulai berubah pada tahun 1980an . Dan Jimbaran sekarang menjadi rumah bagi beberapa resor pantai kelas dunia 5 bintang, ditambah beberapa hotel kelas menengah. Serta  banyak vila kelas atas di daerah ini, terutama di daerah tebing yang tinggi di atas teluk Jimbaran.

Makanan seafood di pantai Jimbaran merupakan bagian klasik dari banyak jadwal pengunjung saat berkunjung ke Bali. Karena Pantai  Jimbaran adalah rumah bagi sekitar lima puluh restoran seafood bakar dalam tiga kelompok berbeda, semuanya berada di sepanjang pantai. Ketiga bagian tersebut adalah Muaya (di selatan), Kedonganan (di tengah) dan Kelan (sebelah utara pasar ikan). Masing-masing restoran memiliki banyak keunggulan dan pengelompokan.

Restoran-restoran itu umumnya  menyajikan menu yang sama dengan satu format  makanan laut/ seafood panggang atau  bakar dengan pilihan berbagai macam ikan, kepiting, cumi, udang, lobster , kerang dan lainnya. Di tambah sayuran hijau seperti plecing kangkung  dengan bawang putih nasi atau kentang goring dan sambal  pedas lokal (sambal matah).

Kita bisa  menikmati hidangan yang tersaji di meja-meja yang tersusun rapi di atas pasir pantai yang lembut, sambil menyaksikan indahnya  matahari terbenam di ufuk laut dan  di iringi hembusan angin yang sejuk . Sungguh kombinasi suasana dan makanan  yang enak akan menjadikan tempat ini sangat  berkesan  selama menghabiskan waktu  liburan  di Bali.

  1. Pantai Virgin

Virgin  Beach terletak di Desa Perasi Kabupaten Karangasem Bali. Berlokasi diantara dua tebing sehingga pantainya cukup tersembunyi, yakni berada di balik Bukit Bugbug dan Perasi. Tak heran pantai ini sangat sulit untuk jangkau.

Namun karena pantai ini diapit oleh dua tebing, maka pantai ini malah menjadi lebih indah dari pantai lainnya. Dua tebing pengapit ini menyediakan pemandangan yang berbeda yang tidak dapat anda temui di pantai-pantai lainnya di Bali.

Bagi anda yang ingin mencari suasana lain  pantai di Bali yang  tidak mainstream, anda dapat berkunjung ke tempat ini. Walau  pantai ini  belum terkenal seperti pantai Kuta, Sanur, Pandawa atau Padang Padang serta yang lainnya , namun suasana pantai ini menjanjikan kesan alami.

Untuk sampai ke Virgin Beach bisa menempuh waktu perjalanan sekitar 2 jam perjalanan dari Denpasar  atau Kuta.  Anda dapat melalui jalan  prof.Ide Bagus Mantra dan masuk ke jalan Candi Dasa lurus. Di pinggir jalan anda akan menemukan plank penunjuk arah menuju “White Sand Beach” nama lain dari pantai ini. Jalan untuk menuju pantai ini melalui jalan  perkampungan, setelah itu baru sampai tujuan.

Mengapa disebut dengan Virgin Beach?  Dengan tempat yang  terpencil,  dan suasana yang sepi dan nyaman yang tenang, jauh dari segala hiruk pikuk dan polusi kita akan melihat pemandangan alam yang alami dari tempat ini .   Virgin Beach juga dapat dilihat langsung dari bukit Bukit Asah, yang terletak di sisi kiri pantai. Sementara pantai Candidasa dan Bugbug menawarkan panorama pantai dengan pasir hitam, Virgin Beach memiliki hamparan pasir putih dan  ombak yang mempesona.

Kegiatan yang biasa di lakukan di pantai ini adalah snorkelling, berenang di pantai dan berlayar.  Anda bisa  menikmati terumbu karang dan ikan yang indah . Dari garis pantai, sekitar 5 sampai 10 meter, terumbu karang bisa terlihat.  Keindahan  terumbu karang  Virgin Beach tidak kalah dari daerah lain seperti Amed dan Blue Lagoon.

Seiring dengan  berjalannya waktu, keindahan dan kealamian pantai ini menarik wisatawan  untuk berkunjung ke pantai ini. Pantai ini kemudian menjadi tempat wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan mancanegara maupun domestik.

  1. Tanjung Benoa

Tanjung Benoa adalah sebuah kelurahan di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Tanjung Benoa merupakan tempat wisata di Bali yang terkenal akan pantainya. Tempat ini juga merupakan surganya wahana air seperti banana boat, scuba diving, parasailing, rolling donut, seawalker, flying fish, snorkeling dan lain – lain . Selain itu, terdapat pelayaran menuju Pulau Penyu tempat hidup dan penangkaran seekor kura-kura, ular, jalak bali, dan sebagainya. Sehingga tidak salah kalau Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat wisata bahari di Bali.

Aktifitas wahana air sangat tergantung dari kondisi pasang surut air laut yang dikenal istilah pasang purnama dan pasang tilem. Jika kena pengaruh bulan mati (tilem), atraksi wisata laut baru bisa dilangsungkan di atas pukul 11.00 hingga sore. Sebaliknya, kalau terkena pengaruh pasang purnama (bulan penuh), wisatawan bisa memulai aktivitas wisata tirta sejak pagi hari, sekitar pukul 09.00 hingga sore hari biasanya sampai jam 4 sore. Bibir pantai Tanjung Benoa memiliki laut yang aman, nyaman dan indah. Karang lautnya masih lestari, sehingga ombak akan pecah di luar, sebelum menyentuh bibir pantai. Karena itu, di pantai Tanjung Benoa dikenal istilah laut dangkal dan laut dalam'

Pesisir pantai Tanjung Benoa mencakup tujuh lingkungan/ banjar, enam di antaranya masuk wilayah Kelurahan Tanjung Benoa (Banjar Kerta Pascima, Anyar, Tengah, Purwa Santi, Panca Bhineka, dan Banjar Tengkulung), sedangkan Banjar Terora masuk wilayah Kelurahan Benoa. Luas keseluruhannya 400,39 hektar, 226,64 hektar di antaranya adalah luar wilayah Banjar Terora. Dengan demikian luas wilayah Tanjung Benoa hanya 173,75 hektar.

Ada berbagai macam atraksi permainan water sport yang dapat di nikmati di Tanjung Benoa seperti berikut ini :

Flyboard :

 

Flyboard Bali merupakan salah satu jenis water sport yang menggunakan papan seperti wakeboard dengan sepasang sepatu yang melekat secara terpisah di papan sebagai peralatan utama. Selain itu sensasi terbang juga menjadi daya pikat permainan ini. Anda akan dibuat terbang dengan papan yang melekat akibat didorong oleh tekanan air yang tinggi sehingga akan serasa menjadi seperti Iron Man. Permainan ini memang tergolong ekstrem sehingga sangat menantang adrenalin anda. Flyboard pertama kali di populerkan oleh Frank Zapata yang telah terkenal di seluruh dunia sebagai juara jet ski. Permainan ini memang mengandalkan tiga hal yaitu tekanan air yang kuat, air laut yang tenang dan kemampuan bermain jet ski.

Alat Flyboard

Konsep permainan Flyboard adalah dengan ditarik oleh speedboat yang dikendarai 1 orang pemandu profesional. Ini akan menghasilkan tekanan air yang besar berkekuatan 200 pk dan membuat wakeboard khusus yang anda gunakan melayang di berbagai macam ketinggian mulai dari 5 – 10 meter. Jika anda sudah ahli memainkannya, anda akan dapat melakukan berbagai teknik-teknik ekstrem saat diatas seperti memutar balikan badan dan melompat selama berada di ketinggian. Teknik-teknik tersebut bisa anda pelajari dengan bimbingan dari operator profesional. Anda juga tidak perlu khawatir dalam mengoperasikan flyboard karena pada dasarnya perangkat ini mudah dipelajari. Bahkan hampir semua orang bisa terbang saat pertama kali mengoperasikan permainan ini, setelah beradaptasi selama 5 menit di dalam air.

 

Anda tidak perlu khawatir masalah keamanannya karena semua peralatan yang digunakan seperti wakeboard, sarung tangan dan jaket pelampung sudah berstandar internasional demi keamanan dan kenyamanan anda. Selain itu, anda juga akan didampingi oleh para pemandu yang sudah berpengalaman dan terlatih. Mereka akan memberikan pengarahan dan tata cara penggunaan perangkat flyboard dari awal sampai akhir. Anda akan diberikan waktu total 20 menit dalam melakukan permainan ini. 5 menit pertama akan digunakan di dalam air untuk menyesuaikan penggunaan alat dan 15 menit untuk terbang jika sudah mampu mengontrol penggunaan alat dengan baik.

Banana Boat.

 

Aktivitas banana boat Tanjung Benoa Bali ini adalah games ‘masal’ yang bisa ngangkut sampai 7 orang sekaligus. Banana boat Tanjung Benoa Bali merupakan permainan air yang menggunakan boat berbentuk pisang. Banana boat ini ditarik pakai speedboat dengan seutas tali sebagai penghubungnya. Sebelum naik banana boat, Anda diharuskan menggunakan baju pelampung yang sudah disediakan di lokasi. Perlu diketahui, banana boat mampu memuat maksimal 7 orang peserta ditambah 1 orang pemandu. Saat nanti sudah mulai ditengah laut keliling kurang lebih 15 menit kesana kemari sambil goyang-goyang boatnya. Di Tanjung Benoa Bali, tempat watersport Banana boat ini berada, ada beberapa hal mungkin perlu Anda perhatikan sebelum menaikinya diantaranya:

Anda harus menggunakan pelampung (life jacket) karena sewaktu-waktu perahu banana bisa terbalik atau tidak sadarkan diri tercebur.

Anda akan didampingi 1 instruktur yang berpengalaman

Banana boat bisa muat 5 orang (1 orang instruktur + 4 penumpang) atau 7 orang dan bahkan ada yg versi jumbo hingga bisa muat 9 orang sekaligus.

Lama permainan adalah 15 menit

 

Flying fish

 

 

Permainan watersport flying fish adalah permainan yang berisi peserta 2 orang (tidur tengadah) + 1 pemandu (berdiri bungkuk) yang ada di boat flying fish. Kemudian ditarik oleh speedboat menggunakan tali. Bagai layangan, boat flying fish ini akan terbang berlawanan arah angin sekitar 10 menit. Sensasinya ternyata disini saat diketinggian, karena berada pada posisi tengadah, tentu melihat dan merasakan betul suasananya ditambah lagi saat pendaratan.

 

Permainan ini sangat berbeda dengan jetski waverunner serta banana boat yang tidak bisa terbang . Durasinya juga tidak dihitung lamanya waktu  melainkan dihitung 2x terbang untuk satu kali permainan.

Posisi penumpang saat mencoba permainan flying fish ada beberapa pilihan. Misalnya duduk seperti naik sepeda motor dan tidur terlentang. Penumpang akan berpegangan pada tali yang melintang di tengah tengah perahu. Kemudian perahu ini akan ditarik dengan speed boat yang dikendarai 1 orang pemandu. Dengan kecepatan tinggi dan melawan arah angin akan dibawa dari pantai menuju ke tengah-tengah pantai. Hal tersebut menyebabkan perahu fliying fish akan terbang dengan tinggi kurang lebih 2 meter dari permukaan air laut. Ketinggian terbang biasanya tergantung dari kecepatan angin.

Para pemandu yang sudah terlatih dan berpengalaman akan dengan senang hati memberi pengarahan kepada wisatawan yang ingin mencoba permainan Bali flying fish.

Misalnya pengenalan dari semua peralatan yang digunakan, posisi yang tepat di atas perahu, dan aturan permainan dari awal hingga terakhir.

Hal ini didukung dengan semua peralatan yang sudah memenuhi standar internasional, karena keselamatan dan kenyamanan bersama sangat diutamakan.

 

Jetski

 

 

Jetski adalah kendaraan motor air yang bermesin jet. Penggunanya bisa membawa layaknya membawa sepeda motor. Ada stangnya dan ada gasnya. Cukup hanya menarik gas, jetski sudah langsung berjalan.

Wave runner jetski Bali di Tanjung Benoa banyak sekali peminatnya. Usia 6 tahun sudah bisa ikutan. Saat naik, pemandu akan mendampingi. Pemandunya bisa didepan posisinya atau bisa boncengan. Jadi tergantung keinginan Anda.

 

Parasailing

 

 

Parasailing atau paralayang merupakan permainan sejenis terjun payung yang ditarik oleh speedboat. Beda dengan terjun payung pada umumnya, parasailing pada saat mau terbang akan ditarik dari bibir pantai oleh speedboat (boat berkecepatan tinggi). Di ketinggian, bisa melihat indahnya pantai Tanjung Benoa, melirik padatnya pelabuhan benoa

Sebelum parasut di tarik oleh speed boat.  parasailor ini diikat ke harness yang melekat kanopi parasailing dan terhubung dengan speed boat melalui tali. Kemudian Instruksi dasar untuk pendaratan diberikan sebelum lepas landas. Setelah parasailor sudah siap, kru pantai sinyal pengemudi perahu untuk menyalakan dan kencangkan tali derek menggembungkan kanopi parasailing, Betapa indahnya menikmati pemandangan alam laut sambil terbang melayang menggunakan parasut

Sebelum parasailing dimainkan, tim kami yang sudah memiliki “jam terbang” tinggi, akan melakukan olah tkp. Merasakan arah angin, melihat cuaca, dan melakukan pengujian terbang naik parasailing. Jika kondisi sudah ok, baru bisa dibuka untuk umum. Saat sudah dibuka untuk umum pun, petugas kami selalu melakukan pantauan, menjaga disetiap sudut, dan tidak lupa juga akan selalu memberikan pengarahan kepada Anda yang akan melakukan permainan ini.

Untuk peralatan parasailing, Anda mesti pakai baju pelampung (life jacket) dan sarung (slop) tangan (merah dan biru). Apa kegunaannya? secara jelas nanti akan diberikan arahan sama petugasnya. Tapi intinya nanti dipakai untuk melakukan pendaratan setelah selesai main 1x putaran. Pendaratan pasti berjalan mulus dan akan dijaga dibawah sama 2 petugas kami. Jangan takut, tidak akan ada lecet atau luka yang lainnya.

 

Rolling donut

 

 

Permainan Rolling Donut Tanjung Benoa Bali, ini hampir mirip dengan banana boat Tanjung Benoa Bali. Boat berbentuk donut yang kita duduki, ditarik sama speedboat kemudian dibawa ke tengah laut dan sekali-sekali di tarik ulur berbentuk zig-zag dan diputar-putar ditengah laut.

Olahraga air ini dimulai pukul 09.00 pagi sampai 04.30 sore dan sudah dilengkapi dengan jaket keselamatan.

 

Scuba Diving 

 

 

Berbeda dengan snorkeling Tanjung Benoa Bali, aktivitas diving bisa menyelam sampai ke dasar laut dalam waktu yang relatif lama karena berbekal tabung oksigen

Untuk peralatan scuba diving hampir sama dengan snorkeling hanya beda di tabung oksigen.

Bagi pemula tentu sangat takut mencoba permainan ini mungkin karena tidak bisa berenang, belum mahir, atau tidak punya sertifikasi diving. Namun semuanya tidak menjadi masalah jika mencoba dikarena  tempat ini ada pemandu/instruktur diving yang berpengalaman yang selalu siap mendampingi baik saat briefing maupun saat di dalam air. Nanti akan ada metoda khusus yang akan diberikan bagi pemula.

 

Sea Walker

 

 

Seawalker Ada yang menyebut open sea, dive walker, marine walking, dll itu semua prinsipnya sama saja yaitu jalan didasar laut sambil menikmati indahnya terumbu karang, ikan, dan biota laut lainnya. Tentu ini akan menjadi pengalaman yang menarik saat berliburan ke Bali.

Minimal usia untuk bisa ikut seawalker adalah 12 tahun dan maksimal 65 tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan usia diatas 65 tahun juga bisa ikut tergantung kondisi fisik dan psikisnya.

Seperti yang sudah disebutkan tadi, seawalker membawa Anda menambah pengalaman jalan-jalan di dasar laut menikmati kerumunan ikan yang menarik, melihat kehidupan terumbu karang, atau bisa jadi melihat habitat biota laut lainnya. Peralatan yang dipakai juga tidak ribet yaitu pakaian renang + sepatu khusus + helm seawalker. Tidak perlu pakai kacamata selam, sepatu katak, ataupun gendong tabung gas kesana kemari .  Tidak perlu juga harus bisa berenang karena seawalker memang tidak berenang.

 

Snorkeling

 

 

Snorkeling adalah kegiatan rekreasi yang populer, Daya tarik utama adalah kesempatan untuk mengamati kehidupan bawah laut di alam tanpa peralatan yang rumit dan tanpa gelembung dihembuskan seperti diving.

Para pemandu yang sudah terlatih dan berpengalaman akan dengan senang hati memberi pengarahan kepada wisatawan yang ingin mencoba permainan Snorkeling

Misalnya pengenalan dari semua peralatan yang digunakan dan aturan permainan dari awal hingga terakhir.

Hal ini didukung dengan semua peralatan yang sudah memenuhi standar internasional, karena keselamatan dan kenyamanan bersama sangat diutamakan.

Untuk satu kali nyelam , berlangsung sekitar 15 menit

Snorkel adalah peralatan selam berupa selang berbentuk huruf J dengan pelindung mulut di bagian ujung sebelah bawah. Snorkel terdiri dari dua bagian: selang udara dan pelindung mulut. Selang dibuat dari plastik atau karet keras, dengan ukuran diameter sekitar 2 cm dan panjang sekitar 30 cm. Selang yang terlalu panjang membuat bernapas menjadi sulit, dan memperbesar kemungkinan penyelam menghisap kembali karbon dioksida yang tertahan di dalam selang.

Pelindung mulut dibuat dari silikone atau karet, dan terdiri dari penutup berbentuk lengkung, dan bagian untuk digigit. Ukuran pelindung mulut juga harus sesuai dengan ukuran mulut. Ketika menyelam di bawah air, udara di dalam snorkel keluar, dan air masuk ke dalam snorkel. Ketika sampai di permukaan, air dalam snorkel dikuras dengan cara menghembuskan udara keras-keras dari dalam mulut.

Masker selam adalah jendela kedap air yang melindungi sebagian wajah, terutama mata dan hidung dari air. Bagian lensa dibuat dari kaca pengaman sementara kantong hidung serta kerangka masker dibuat dari silikone atau karet. Di bagian sisi masker terdapat tempat untuk memasang snorkel.

Sewaktu mengenakan masker, penyelam bernapas dengan mulut. Masker dapat menjadi berembun atau kemasukan air bila penyelam memaksa untuk bernapas melalui hidung. Rambut penyelam juga tidak boleh terjepit di antara masker dan wajah supaya masker tidak kemasukan air..

 

Kaki katak

Kaki katak adalah sepatu karet dengan sirip yang melebar di bagian ujung kaki. Snorkeling bisa saja dilakukan tanpa kaki katak, tapi alat ini bisa menambah daya dorong kaki manusia ketika berenang.

Kaki katak terdiri dari dua jenis: tumit terbuka (open heel) dan kaki tertutup (full foot atau pocket foot). Jenis kaki katak kaki tertutup tersedia dalam berbagai ukuran seperti halnya ukuran sepatu. Dibandingkan kaki katak tumit terbuka, jenis kaki katak tertutup memiliki ujung sirip yang lebih pendek. Ketika memakai kaki katak tumit terbuka, penyelam mengenakan sepatu bot dari bahan neoprena. Sepatu bot berfungsi sebagai pelindung kaki dari dari luka, dinginnya air, atau pencegah lecet. Kaki katak tumit terbuka hanya dibuat dalam beberapa ukuran: kecil, sedang, besar, dan ekstra besar.

  1. Pantai Lovina

Pantai Lovina  terletak sekitar 9 Km sebelah barat kota Singaraja di Bali Utara. Suasana liburan yang berbeda, memang akan nampak terasa di kawasan Bali Utara ini, yang bermula dirintis di Desa Kaliasem dan meluas ke Desa Kalibukbuk, Buleleng, Bali. Dimana untuk nuansa pemandangan alamnya masih asri dan masih sunyi. Berbeda dengan pantai yang sudah ramai disekitar kawasan Kuta.

Pantai ini merupakan salah satu objek wisata yang ada di Bali Utara .  Wisatawan baik asing maupun lokal banyak yang berkunjung ke sana, selain untuk melihat pantainya yang masih alami, juga untuk melihat ikan lumba-lumba yang banyak terdapat di pantai ini.

Tentang sejarah  Lovina, tentunya tidak bisa lepas dengan sosok Anak Agung Panji Tisna. Nama Panji Tisna sering ditulis Pandji Tisna. Sekitar 1950-an, Anak Agung Panji Tisna, pernah melakukan perjalanan ke beberapa negara di Eropa dan Asia.

Sementara itu, Panji Tisna juga melihat suatu tempat yang ditata indah untuk orang-orang berlibur di pantai. Tanah tersebut memiliki kesamaan dengan tanah miliknya di Pantai Tukad Cebol, Buleleng yang juga terletak di antara dua buah aliran sungai. Inspirasi Panji Tisna muncul untuk membangun sebuah peristirahatan seperti itu.

Kawasan objek wisata Lovina sangat terkenal dengan pertunjukan lumba – lumba liar di tengah laut. Di pantai ini terdapat ratusan lumba-lumba. Untuk dapat melihat lumba-lumba beraksi, anda harus berangkat ke tengah laut sebelum matahari terbit. Lumba–lumba akan bermunculan di tengah laut antara jam 6 hingga jam 8 pagi.

Perjalanan ke tengah laut diperairan Lovina sangat disukai wisatawan. Perairan laut Lovina yang relatif tenang, sehingga dapat dilewati dengan nyaman dengan menggunakan perahu nelayan.

11. Pantai Pasih Uug

Pasih Uug Nusa Penida seperti sebuah lautan yang terpisah dengan lautan lepas, air laut yang masuk melalui jembatan tebing karang dan terperangkap diantara tebing-tebing karang, yang kemudian membentuk kolam alami yang besar dengan ketinggian tebing sekitar 50-200 meter. Pasih Uug atau Broken Beach merupakan kawasan yang sangat unik, dari namanya diartikan sebagai pantai yang rusak, namun kawasan wisata ini justru menjadi tempat yang unik dan menarik. Pantai ini tidak jauh beda dengan Pura Uluwatu, namun di pantai ini tidak terdapat pura dan monyet seperti di Uluwatu yang menjadikan Pantai ini tidak kalah indahnya dengan Uluwatu. Terdapat tebing yang membentuk terowongan atau lubang besar yang seolah-olah bentuknya rusak, dan diatas lubang besar ini seperti membentuk sebuah jembatan. Ketika melihat ke lautan , anda dapat menyaksikan hamparan lautan yang biru dan juga melihat banyaknya ikan pari yang berenang dengan bebasnya. Pasih Uug ini berlokasi di Banjar Sumpang, Desa Bunga Mekar atau lebih tepatnya di Nusa Penida bagian barat.

  1. Pantai Klingking

Tebing yang curam yang bentuknya mirip seperti ikan paus, terdapat di pantai Kelingking Nusa Penida atau yang dikenal dengan sebutan Tebing Karang Dawa. Kelingking atau secret point berada di bawah tebing dan akses menuju ke bawah menyulitkan pengunjung. Namun pengunjung dapat menikmati pemandangan dari atas tebing, pemandangan pasir putih yang menghiasi pantai dan gelombang ombak air laut yang langsung menabrak tebing di sekitar pantai. Jika anda ingin mengabadikan moment disini, anda harus berhati hati karena anda bediri diatas tebing tinggi yang belum disediakan pembatas.Penguru Pantai Kelingking mengatakan bahwa untuk sampai ke bibir pantai diperlukan waktu selama satu jam dan akses yang ditempuh menuruni tebing sepanjang 150 meter. Belum ada akses jalan yang dicetak, masih alami dan jalannya cukup berlekok-lekok dan agak terjal tetapi cukup aman karena jalan batu kapur keras jadi tidak licin walaupun setelah hujan. Tebing Paluang atau Karang Dawa, begitulah masyarakat lokal menamainya. bahkan mereka tak terlalu familiar dengan nama Pantai Kelingking, karena disana terkenal dengan sebutan Pantai Karang Dawa, nama tersebut sama dengan lokasi keberadaan pantai ini, yakni di Dusun Karang Dawa.

kelingking-secret-point-beach

13.Pantai Atuh

Pantai Atuh merupakan sebuah pantai yang menawarkan keindahan pasir putih yang lembut membentang sepanjang 500 meter dengan kondisi alam yang asri dan benar-benar masih perawan dan tersembunyi. Dari atas bukit pemandangan yang disuguhkan mirip seperti Rajaampat dengan pulau-pulau kecil di pinggir pantainya, dengan airnya yang berwarna biru terang dan sangat enak untuk dipandang. Jika ingin berkunjung ke Pantai Atuh, kita bisa menjelajahi tebing metintang di selatan pantai. jalan setapak diatas tebing sepanjang sekitar 1km ini tidak dapat dilintasi oleh sepeda motor karena sesekali terdapat batu karang besar yang melintang.

 

  1.  Chrystal Bay

Nama Crystal Bay Nusa Penida memang dipakai karena disesuaikan dengan kondisi air yang sangat bening membuat pengunjung menamai tempat ini dengan nama Crystal Bay. Bukan hanya mempunyai air yang sebening kristal, pantai ini juga memiliki alam bawah laut yang mengagumkan sehingga pantai ini dijadikan lokasi untuk snorkeling serta scuba diving oleh wisatawan. Terumbu karang yang ada di pantai ini menjadi rumah untuk bagi berbagai jenis ikan yang cantik maupun binatang laut lainnya, dan juga di pantai ini kalian dapat melihat ikan Mola – mola namun jika kalian beruntung anda dapat berenang bersama ikan mola – mola . Tidak hanya pemandangan bawah laut yang cantik, pantai ini juga mempunyai pemandangan darat yang tidak kalah mengagumkan dengan hamparan pasir yang sangat luas dengan garis pantai yang mencapai 1 kilometer serta dikelilingi oleh keberadaan gugusan atol kecil serta bukit hijau yang menyegarkan mata. Keunikan juga dapat anda jumpai di pantai ini, terdapat sebuah pulau kecil yang tidak jauh dari lokasi pantai dimana pulau itu mempunyai ukuran tak kurang dari 1 hektarare. Keberadaan pulau mungil ini menjadi pemecah ombak alami di tempat ini sehingga membuat para pengunjung bisa dengan bebas melakukan aktivitas snorkeling di Pantai Crystal Bay ini.

  1. Angel Bilabong

Angel’s Billabong Nusa Penida merupakan salah satu tempat wisata menarik di Nusa Penida, dimana tempat ini merupakan salahsatu tempat tersembunyi yang mengagumkan di Nusa Penida yang lokasinya berdekatan dengan Pasih Uug . Tempat ini dijuluki Angel’s Billabong oleh wisatawan asing yang menemukan tempat ini, ia terpukau dengan pesona keindahannya. Angel’s yang berarti bidadarinya Nusa Penida, dan Billabong dalam bahasa inggris berarti ujung dari sebuah sungai yang buntu. Angel’s Billabong terbentuk dari tebing karang yang terbelah dan membentuk sungai besar dengan air yang jernih. Jernihnya dan beningnya air yang bermuara disana membuat anda mampu melihat dasar sungai dengan mata telanjang dan tumbuhnya tumbuhan lumut berwarna hijau di sekitar karang – karangnya membuat Angel’s Billabong Nusa penida terkesan lebih alami. Tidak banyak orang yang mengetahui letak tepat Angel’s Bilabong ini, jadi jika anda ingin berkunjung kesini anda harus bertanya kepada penduduk lokal setempat.

  1. Pura Uluwatu

Pura Uluwatu terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sekitar 30 km ke arah selatan dari kota Denpasar. Pura Uluwatu yang juga disebut Pura Luwur ini merupakan salah satu dari Pura Sad Kahyangan, yaitu enam Pura Kahyangan yang dianggap sebagai pilar spiritual P. Bali.

Ada dua pendapat tentang sejarah berdirinya pendirian Pura Uluwatu. Ada pendapat yang mengatakan bahwa pura ini didirikan oleh Empu Kuturan pada abad ke-9, yaitu pada masa pemerintahan Marakata. Pendapat lain mengaitkan pembangunan Pura Uluwatu dengan Dang Hyang Nirartha, seorang pedanda (pendeta) yang berasal dari Kerajaan Daha (Kediri) di Jawa Timur. Dang Hyang Nirartha datang ke Bali pada tahun 1546 M, yaitu pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong. Sang Pedanda kemudian mendirikan Pura Uluwatu di Bukit Pecatu. Setelah melakukan perjalanan spiritual berkeliling P. Bali, Dang Hyang Nirartha kembali ke Pura Uluwatu. Di pura inilah Sang Pedanda 'moksa', meninggalkan 'marcapada' (dunia) menuju 'swargaloka' (surga). Upacara atau 'piodalan' peringatan hari jadi pura jatuh pada hari Anggara Kasih, wuku Medangsia dalam penanggalan Saka. Biasanya upacara tersebut berlangsung selama 3 hari berturut-turut dan diikuti oleh ribuan umat Hindu.

Pura Uluwatu menempati lahan di sebuah tebing yang tinggi yang menjorok ke Samudera Indonesia dengan ketinggian sekitar 70 m di atas permukaan laut. Karena letaknya di atas tebing, untuk sampai ke lokasi pura orang harus berjalan mendaki tangga batu yang cukup tinggi. Bangunan pura ini menghadap ke arah timur, berbeda dengan pura lain di Bali yang umumnya menghadap ke arah barat atau ke selatan. Di sepanjang jalan di tepi luar pura terdapat ratusan kera yang berkeliaran. Walaupun tampak jinak, kera-kera tersebut seringkali mengganggu pengunjung dengan menyerobot makanan atau barang-barang yang dikenakan.

Di ujung jalan yang mendaki terdapat dua pintu masuk ke komplek pura, satu terletak di sebelah utara dan satu lagi di sebelah selatan. Pintu masuk tersebut berbentuk gapura bentar dan terbuat dari batu. Di depan gapura terdapat sepasang arca berbentuk manusia berkepala gajah dalam posisi berdiri. Dinding depan gapura dihiasi pahatan yang sangat halus bermotif daun dan bunga.

Di sebelah dalam, di balik gapura, terdapat sebuah lorong berlantai batu berundak, menuju ke pelataran dalam. Lorong terbuka ini diteduhi oleh pohon yang ditanam di sepanjang kiri dan kanan lorong.

Pelataran dalam merupakan pelataran terbuka. Lantai pelataran tertutup oleh lantai batu yang tertata rapi. Di dekat gapura, di sisi utara, terdapat bangunan kayu. Di sebelah barat, berseberangan dengan jalan masuk, terdapat sebuah gapura paduraksa yang merupakan jalan masuk ke pelataran yang lebih dalam lagi.

 

  1. Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot yang terletak di sisi pantai pedesaan Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Tanah Lot yang terdiri dari dua kata, yang kata Tanah ditafsirkan sebagai karang tampak seperti gili atau pulau. Lot atau kata Lod memiliki makna laut. Jadi Tanah Lot yang berarti pulau kecil mengambang di laut. Lokasi yang sekarang disebut sebagai Tanah Lot telah digunakan pada periode Megalitik sebagai tempat suci, terbukti dari adanya menhir. Berdasarkan kondisi lingkungan, maka struktur Pura Tanah Lot dibangun di dataran karang teratur sudutnya yang hanya terdiri dari satu halaman polos sebagai Jeroan.

Pura Tanah Lot terletak di 30 Km di sisi barat Denpasar kota dan sekitar 11 Km di sebelah selatan kota Tabanan. Pura ini dibangun di atas batu dengan ukuran 3 hektar dan dapat dijangkau dalam beberapa menit dengan berjalan kaki, karena hanya 20 meter dari bibir pantai. Pura  ini sangat terkenal di antara tujuan wisata di Bali dengan pemandangan spektakuler matahari terbenam. Di beberapa sudut dari terumbu karang di sekitar Pura Tanah Lot terdapat ular jinak yang dipercaya sebagai makhluk yang di keramatkan dan disucikan, ular yang berwarna hitam dan putih di mana menurut masyarakat setempat percaya bahwa sebagai properti dewa dan sebagai penjaga pura dari pengaruh buruk.

Pura yang dibangun oleh Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan tersebut pada abad ke-16.

Odalan atau hari raya di Pura ini diperingati setiap 210 hari sekali, sama seperti pura-pura yang lain. Jatuhnya dekat dengan perayaan Galungan dan Kuningan yaitu tepatnya pada Hari Suci Buda Cemeng Langkir. Saat itu, orang yang sembahyang akan ramai bersembahyang di Pura Ini.

Fungsi pura ini dapat direalisasikan dari fungsi bangunan pura utama yang terletak di daerah pura utama. Di tempat ini, ada sebuah kuil utama untuk menyembah dewa dalam bentuk Dewa Baruna atau Bhatara Segara, kekuatan laut. Media ibadah untuk dewa ini adalah bangunan candi dengan 5 bertingkat sedangkan bangunan Pura bertingkat 3 di bagian utara daerah ini pemaknaan untuk menyembah kepada Dang Hyang Nirartha.

Dalam rangka untuk mengetahui status Pura Tanah Lot dapat direalisasikan dari sejarah pura, fungsi dan keberadaan pemuja juga masuk berdoa saat upacara di pura ini diselenggarakan. Dalam hal ini dapat diwujudkan sebagai berikut:

Pura Tanah Lot sebagai dang Kahyangan (Kuil Suci besar di Bali), karena sejarah dan Penyiwi (Orang-orang merawat candi) adalah dari orang-orang lokal dari Kabupaten Tabanan dan sekitarnya.

Pura Tanah Lot Temple sebagai Segara, karena yang berfungsi sebagai tempat suci untuk menyembah Segara Bhatara, Tuhan dengan manifestasi sebagai Dewa Daya laut.

Hewan yang unik dapat dilihat di daerah pura Tanah Lot ini, adalah ular yang umumnya dapat ditemui di pantai, bagian dari perutnya tidak ada kulit melintang, ular air laut ini sangat berbahaya, tapi kasus gigitan ular sangat jarang terjadi, karena ular air laut umumnya sangat pasif.

  1. Pura Ulun Danu Bratan

Pura Ulun Danu Bratan atau Pura Bratan merupakan sebuah candi air besar di Bali.  Kompleks pura ini terletak di tepi barat laut Danau Bratan di pegunungan Bedugul. 

Pura ini sebenarnya digunakan untuk upacara persembahan untuk dewi Dewi Danu, dewi air, danau dan sungai. Danau Bratan merupakan salah satu danau penting dalam hal irigasi.

Kompleks ini dibangun pada tahun 1633 .  Meru, dengan sebelas atap didedikasikan untuk Siwa dan istrinya Parwati. Buddha pun juga memiliki tempat dalam kuil dewa Hindu tersebut.

Danau Bratan dikenal sebagai danau "gunung suci", kawasan ini sangat subur, terletak pada ketinggian 1.200 meter, Karena terletak di daerah pegunungan, membuat tempat wisata ini selalu sejuk sepanjang hari dan kadang-kadang kabut turun disiang sampai sore hari. Tempat ini dapat ditempuh kurang lebih 1 – 1,5 jam berkendara dari Kuta.

Keindahan Pura Ulun Danu dan Danau Beratan dapat dinikmati sambil berjalan-jalan di sepanjang datepi nau mau pun dengan menyewa perahu. Pura Ulun Danu merupakan pura Hindu tempat pemujaan Dewi Danu yang dipercaya sebagai manifestasi dewi kesuburan.

  1. Pura Besakih

Pura Besakih terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kompleks Pura Besakih yang terkenal sebagai induk atau pusat aktivitas semua pura yang ada di Bali ini mempunyai sebuah pura pusat yang bernama Pura Penataran Agung Besakih, 18 pura pendamping yang terdiri atas 1 pura basukian atau pura tempat pertama kalinya wahyu Tuhan turun dan di terima oleh Hyang Rsi Markandeya. Pura Besakih bisa di sebut sebagai Mother Temple

Inilah asal muasal adanya agama hindu yang berkembang di Bali hingga saat ini. Di kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah yang terbesar, termasuk upakara yang paling banyak yaitu di Pura Penataran agung.

Pura Penataran Agung memiliki 3 arca yang merupakan simbol dari 3 sifat Tuhan, dalam agama Hindu disebut dengan tri murti, yaitu : Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa, perlambang dari Dewa pencipta, pemelihara, dan reinkarnasi.

 

  1. Desa Celuk

Tempat  Wisata Celuk Silver atau Kerajianan  Perak Celuk terletak di Desa Celuk  Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar.

Kerajinan perak Celuk dikenal sebagai produk kerajinan yang bernilai tinggi, meski memiliki perbedaan ciri khas terpengaruh latar belakang budaya daerah yang dimiliki kedua produsen kerajinan perak tersebut. Desa Celuk mulai dikenal sejak sekitar tahun 1976 sebgai daerah penghasil kerajinan emas dan perak berkualitas dengan motif tegas dan jelas serta produk yang dihasilkan juga bisa dalam jumlah yang besar.

Pada awalnya penduduk desa Celuk hanya ada 3 pengrajin perak, dimana mereka menjajakan hasil produksinya dengan cara memajangnya di depan rumah mereka. Seiring perkembangan Bali yang menjadi ikon pariwisata dunia, maka di desa Celuk kemuduan bermunculan produsen kerajinan perak untuk dijadikan souvenir bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Ratusan perajin perak dan tukang emas bekerja di rumah mereka di jalan belakang utara dan timur jalan utama. Sebagian besar perajin ini berasal dari keluarga pande, anggota sub-kasta pandai besi yang pengetahuan tentang api dan logam secara tradisional menempatkan mereka di luar hirarki kasta biasa. Sentra Produksi   mereka sangat menarik untuk dikunjungi, karena  memiliki harga yang  terendah dengan stok persediaannya tidak begitu banyak. Mereka menerima pesenan khusus jika Anda membawa sampel atau sketsa yang anda inginkan.

Hasil kerajinan perak Celuk semakin terkenal di kalangan wisatawan karena kualitas dan perkembangan motifnya yang selalu mengalami penyegaran membuatnya dapat diterima pasar dunia. Hasil kerajinan perak Celuk diantaranya adalah souvenir seperti , kalung, gelang,bros, anting-anting, cincin, dan bahkan bisa ditemukan kerajinan miniatur dari motor, delman, perahu, mobil hingga hiasan seperti keris dan kipas.

Sepanjang jalan Desa Celuk sekitar 2 km, kita akan temukan di sisi kiri dan kanan berbagai jenis toko emas dan perak yang dibuka untuk wisatawan domestik dan internasional. Begitu juga di dalam desa ini, kita akan menemukan kegiatan dan workshop kerajinan yang siap dipesan dalam jumlah kecil atau besar. Karena Desa Celuk berada di kawasan wisata, ada beberapa wisata darat yang menjadikan desa ini sebagai salah satu titik penghentian dalam perjalanan wisata ini termasuk Wisata Ubud, Wisata Kintamani.

Selain menjadi tujuan wisata belanja kerajinan perak, wisatawan juga dapat menyaksikan proses pembuatan kerajinan Perak Celuk mulai dari pemanasan bahan baku perak yang berasal dari Kalimantan dan Jawa. Proses yang meliputi dari proses pemanasan, pemotongan dan pembentukan sesuai motif juga desain, lalu hingga pemanis, penghalusan dan pemolesan itu akan memberikan pengalaman unik dan mengesankan untuk para wisatawan.

  1. Monkey Forest Ubud

Mandala Wisata Wenara Wana  atau Ubud Monkey Forest adalah cagar alam dan kompleks candi Hindu di Ubud, Bali. Nama resminya adalah Sacred Monkey Forest Sanctuary .

Di tempat ini mempunyai kurang lebih 340 ekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) (32 jantan dewasa, 19 jantan muda, 77 betina dewasa, 122 remaja dan 54 bayi).  Ada empat kelompok monyet yang menempati wilayah berbeda di kawasan ini. Kehadiran Monkey Forest atau hutan sakral Ubud merupakan sebuah  koeksistensi yang harmonis antara manusia dan alam. Di Bali, tempat-tempat suci seperti Monkey Forest ( Hutan Monyet ) biasanya berada di daerah keramat, sering dikelilingi oleh pura-pura.  Tempat-tempat suci budaya ini tidak hanya merupakan bagian penting dari warisan Bali, tapi juga merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari.  Upacara keagamaan di pura secara teratur diadakan oleh penduduk desa .

 

Hutan  (Forest)

Hutan ini memiliki luas kira-kira sepersepuluh dari satu kilometer persegi (sekitar 27 hektare) dan berisi setidaknya 115 spesies pohon yang berbeda  . Beberapa pohon ini dianggap suci dan digunakan dalam berbagai praktik spiritual Bali. Contohnya termasuk Majegan, yang digunakan secara eksklusif untuk pembangunan tempat suci; atau Berigin, yang daunnya digunakan dalam upacara kremasi.

Yang sangat penting adalah Pule Bandak, pohon yang mewujudkan semangat hutan, dan digunakan dalam pembuatan topeng  yang kuat. Topeng ini hanya digunakan di dalam kuil, dan dimana pepohonan tidak mati untuk membuatnya.

Kera / Monyet (Monkey)

Jenis kera yang hidup didalam kawasan Monkey Forest dikenal sebagai kera bali ekor panjang yang dalam istilah ilmiahnya  disebut Macaca fascicularis. Dalam bahasa Inggris disebut macaque.

Ada sekitar 600 ekor kera yang menghuni kawasan ini. Mereka terbagi dalam 5 kelompok: di depan pura dalem, michelin, timur, tengah, dan kuburan. Masing-masing grup beranggotakan 100 – 120 ekor monyet terdiri dari: bayi (0 – 1 tahun), juvenil 1 (1 – 2 tahun), juvenil 2 (2 – 4 tahun), sub dewasa jantan (4 – 6 tahun), dewasa betina (> 4 tahun), dan dewasa jantan (> 6 tahun).

Karena populasinya yang cukup banyak, konflik antar kelompok kera tidak dapat dihindari. Terkadang untuk tujuan tertentu, misalnya mandi ke sungai di musim kemarau, kelompok tertentu mesti melewati wilayah kekuasaan kelompok lainnya.

Kera jenis ini aktif di siang hari dan beristirahat di malam hari. Kera betina mengandung selama 6 bulan dan umumnya melahirkan 1 ekor bayi. Sangat jarang melahirkan bayi kembar. Bayi kera bersama induknya kurang lebih selama 10 bulan dan sesudahnya akan disapih untuk hidup mandiri. Perkawinan dapat terjadi sepanjang tahun dengan intensitas tinggi terjadi sekitar bulan Mei – Agustus. Induk kera  (betina) sangat menjaga bayi mereka bahkan kera betina yang tidak melahirkan pun turut juga menjaga bayi – bayi kera itu, bersama – sama.

Berat rata-rata kera betina 2.5 – 5.7 kg dan kera jantan 3.5 – 8 kg. Usia hidup kera jantan sampai 15 tahun sedangkan kera betina sampai 20 tahun.

Kera ekor panjang termasuk binatang omnivora. Di Wenara Suci Wenara Wana (Monkey Forest Ubud), makanan utamanya adalah ketela rambat, diberikan 3 kali sehari dan setiap hari dikombinasikan dengan: pisang, daun papaya, jagung, mentimun, kelapa, dan buah-buahan lokal lainnya.

PURA

Di Monkey Forest / Hutan Monyet  terdapat  juga  3  pura yang berada di kawasan Mandala Suci Wenara Wana ini.

PURA DALEM AGUNG, berlokasi di barat daya kawasan. Pura ini adalah tempat memuja Tuhan (Hyang Widhi) dalam personifikasinya sebagai Dewa Siwa atau Hyang Pendaur

Di barat laut kawasan, anda akan menemukan PURA BEJI. Pura ini  adalah tempat memuja Tuhan (Hyang Widhi) dalam personifikasinya sebagai Dewi Gangga. Pura ini adalah tempat pensucian sebelum dilangsungkannya upacara (piodalan). Pura Beji juga sering digunakan untuk melukat sebagai pembersihan lahir dan bathin secara spiritual.

Pura ketiga adalah PURA PRAJAPATI. Pura ini terletak di timur laut kawasan. Pura ini berdampingan dengan kuburan. Di Pura ini umat Hindu memuja Tuhan (Hyang Widhi) dalam personifikasinya sebagai Prajapati. Perlu diketahui, kuburan yang ada, digunakan untuk sementara waktu sambil menunggu saat dilaksanakannya ngaben massal yang diadakan setiap 5 tahun sekali.

Monkey Forest  menjadi tujuan wisata yang  populer di Ubud, dan sering dikunjungi oleh lebih dari 10.000 wisatawan per bulan.

  1. Jatiluwih Rice Terrace

Jati Luwih Rice Terrace  terletak di Desa Jatiluwih  Penebel,  Kabupaten Tabanan . Terletak  di ketinggian 700 meter, dengan suasana sejuk dan nyaman,  Jatiluwih   terkenal dengan sistem pertanian organiknya karena berada di dataran tinggi Gunung Watukaru yang cocok untuk pengembangan pertanian.

Jatiluwih adalah sebuah desa yang memiliki hamparan luas sawah dengan panorama sawah berteras , yang menggunakan sistem irigasi tradisional Bali. Nama Jatiluiwh berasal dari  dari Jati dan Luwih, dimana Jati berarti benar-benar dan Luwih yang berarti utama, bagus, dan indah atau setara. Sawah lokal ditanam di tempat ini terlihat khas dari tanaman dengan ukuran relatif tinggi dibandingkan dengan padi unggulan lainnya yang ditanam oleh sebagian besar petani di Bali.

 

 

Jatiluwih  berjarak kurang lebih 8 km sebelum sampai di Bedugul.  Sejak tahun 2007 kawasan wisata ini dinominasikan sebagai situs warisan dunia UNESCO, karena situs ini telah mampu mempertahankan warisan budaya lokal dalam bentuk sistem irigasi air yang dikelola secara tradisional yang disebut oleh SUBAK. Dan UNESCO telah menunjuk situs ini sebagai salah satu Situs Warisan Dunia pada tanggal 26 Juli 2012. Penunjukan ini meliputi 14 subak dan 11 desa terdiri dari 2.372 ha sawah, 3.545 ha kebun, hutan seluas 9.316 ha, 317 ha perumahan dan 475 ha semak liar.

Untuk melestarikan kawasan seluas 53.000 hektar pertanian terbesar di pulau Bali ini, Pemkab Tabanan menetapkan  melakukan pengendalian pengembangan pariwisata dengan  tidak mengizinkan pengembangan hotel berbintang , kecuali fasilitas bagi pariwisata dengan komitmen terhadap pelestarian lingkungan , yaitu  diizinkan 30 %  bangunan dan 70% lagi sisanya harus peruntukan konservasi alami seperti sawah atau perkebunan. Pemerintah juga telah memutuskan bahwa zona sawah yang dilindungi seluas 300 hektar dengan zona perumahan seluas 100 hektar berada di luar zona terlindungi.

Selain potensi alamnya, Jatiluwih juga menyimpan potensi budayanya, terutama sejarah keberadaan Candi Petali yang terkait dengan kekuatan Raja Ida Dalem Waturenggong di Keraton Gelgel (1460 - 1552). Jarak dari Denpasar ke Jatiluwih sekitar 48 km dan terletak di bagian utara kota Tabanan (28 Km). Jalan menuju tempat ini telah semakin meningkat sehingga kendaraan bermotor bisa masuk dari sisi timur melalui Desa Pacung dan menuju Jatiluwih dan juga dari sisi barat dari Candi Watukaru sampai ke Jatiluwih.

  1. Tegalalang Ceking Rice Terrace

Tegallalang Rice Terrace atau Ceking Terrace terletak di  sebuah desa yang sangat terkenal dengan system pertanian teraseringnya yaitu Desa Ceking, di kecamatan Tegalalang  Kabupaten Gianyar  Bali.  Desa Ceking terletak tidak jauh dari ubud, hanya sekitar 5 km ke arah utara.

Dengan kontur tanahnya yang landai dan berbukit-bukit membuat penanaman padi harus menggunakan sistem  pesawahan terasering . Dengan adanya sistem terasering ini menjadikan pesawahan di Desa Ceking memiliki keunikan tersendiri.  Hal yang menawan demikian tentu menambah daya pikat  Bali yang terkenal dengan berbagai macam keindahan wisata alamnya .

Siapapun dijamin akan betah menghabiskan waktu berlama-lama  di Ceking Terrace karena keindahan alamnya yang memukau juga udaranya yang sejuk.  Menjadi objek wisata alamini  ini cukup digemari oleh wisatawan terutama mereka yang datang dari kota-kota besar. Jauh dari hiruk-pikuk dan polusi udara. Di sini Anda akan melihat petani Bali membajak serta memelihara sawah mereka di daerah perbukitan yang miring lengkap dengan sistem irigasinya yang terus mengalirkan airnya dari pegunungan. Ceking Terrace diperkirakan sudah ada sejak abad ke-9 dan tetap dipertahankan dan dijaga keasriannya oleh para petani desa ini sampai sekarang.

 

 Dengan dijadikannya Ceking Terrace sebagai objek wisata maka masyarakat Desa Ceking bersama-sama dengan aparat desa setempat menyediakan fasilitas-fasilitas bagi wisatawan yang datang, seperti banyaknya toko-toko souvenir, café dan rumah makan di sepanjang  jalan Desa Ceking ini. Lokasinya di pinggir jalan yang tinggi sejuk dan angin yang semilir merupakan tempat yang terkenal bagi wisatawan untuk berhenti dan berfoto dengan background pesawahan terasering . Karena Ceking Terrace  Tegallalang  menawarkan pemandangan indah yang memukau terbentang di hadapan anda .

Untuk lebih menikmati keindahan alamnya , anda akan mendapat sensasi tersendiri jika menelusuri  sawah di lereng di seberang lembah dan berfoto di sana . Karena untuk mencapai pesawahan di lereng bukit tersebut anda harus turun naik ke lembah dan bukit yang berada cukup dalam melalui tangga-tangga yang sudah tersedia.  Dan anda butuh tenaga untuk menapaki trek jalan setapak,  yang di dasar lembahnya ada mengalir sungai kecil , hingga mencapai tanggul sawah di perbukitan tersebut.  Walau akan sedikit lelah namun di jamin anda akan puas berkunjung ke obyek wisata ini.

  1. Mount Batur Kintamani

Obyek Wisata Kawasan Batur terletak di Desa Batur Kecamatan Kintamani Kabupaten Daerah Tingkat II Bangli. Terletak di ketinggian 400 m dari permukaan laut dengan suhu udaranya berhawa sejuk pada siang hari dan dingin pada malam hari. Obyek wisata ini,  termasuk salah satu tempat wajib di kunjungi  dari paket Wisata Bali Murah kami, dapat dilalui dengan kendaraan bermotor, karena lokasi ini menghubungkan Kota Bangli dan Singaraja. Kawasan Gunung Batur terkenal sebagai obyek wisata andalan Kabupaten Bangli. Daerah yang ditonjolkan sebagai obyek wisata adalah kawah, kaldera dan danau. Terdapat aliran air dalam tanah yang mengalirkan air Danau Batur, yang muncul menjadi mata air di beberapa tempat di Bali dan dianggap sebagai "Tirta Suci" .

Potensi wisata kawasan ini adalah pemandangan kawasan pegunungan yang sangat unik dan menakjubkan. Setelah kira-kira 2 jam perjalanan dari Kota Denpasar, kita akan sampai di kawasan ini, tepatnya di tempat yang disebut Penelokan, yang sesuai dengan namanya dalam bahasa Bali yang berarti tempat untuk melihat-lihat merupakan lokasi yang paling strategis untuk menikmati pemandangan alam di kawasan wisata ini. Penelokan terletak di Kedisan, salah satu desa di Kec. Kintamani.

Dari Penelokan kita bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan. kombinasi antara Gunung Batur beserta hamparan bebatuan hitam dengan Danau Batur yang berbentuk bulan sabit berwarna biru di sebuah kaldera yang oleh wisatawan-wisatawan dikatakan sebagai kaldera terindah di dunia.

Penelokan sudah mempunyai infrastruktur yang cukup memadai sebagai tempat wisata, antara lain penginapan maupun restoran.

  1. Tirta Empul Tampak Siring

Pura Tirta Empul adalah pura Hindu di tengah pulau Bali, Indonesia, tepatnya di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, yang terkenal dengan air sucinya di mana orang Hindu Bali mencari penyucian.

Mitologi : Diceritakan bahwa Raja Mayadenawa bersikap sewenang–wenang dan tidak mengijinkan rakyat untuk melaksanakan upacara-upacara keagamaan untuk mohon keselamatan dari Tuhan Yang Maha Esa. Setelah perbuatan itu diketahui oleh Para Dewa, maka para dewa yang dikepalai oleh Bhatara Indra menyerang Mayadenawa. Mayadenawa kalah dan melarikan diri hingga di sebelah Utara Desa Tampak siring. Dengan kesaktiannya ia menciptakan sebuah mata air beracun mengakibatkan laskar Bhatara Indra yang mengejarnya gugur akibat minum air tersebut. Melihat hal ini Bhatara Indra segera menancapkan tombaknya dan "air keluar dari tanah" (Tirta Empul). Air Suci ini dipakai memerciki para Dewa sehingga tidak beberapa lama bisa hidup lagi seperti sedia kala.

Pembangunan pura: Pura Tirta Empul dibangun pada 962 M selama wangsa Warmadewa (dari abad ke-10 hingga ke-14), di tempat adanya mata air besar.

Di sisi kiri pura terdapat sebuah vila modern di atas bukit, dibangun untuk kunjungan Presiden Sukarno dalam tahun 1954, yang sekarang digunakan sebagai tetirah bagi tamu-tamu penting.

  1. Ayung River Rafting

Pulau Bali  memiliki beberapa tempat wisata adventure yang sangat menarik dan sudah sangat terkenal di mancanegara. Banyak Pilihan untuk mengikuti aktifitas outbond saat kita berkunjung ke Bali.

Yang paling terkenal adalah wisata Ayung River Rafting. Wisata yang terletak di Ubud menjadi pembicaraan saat mantan presiden Barack Obama berkunjung ke tempat ini dan melakukan Rafting di sungai Ayung. 

Kegiatan yang satu ini, cocok untuk anda yang ingin memacu adrenalin dengan aktifitas petualangan. . Permainan arung jeram di sungai. Arung jeram memang terdapat di tempat wisata lain, namun pengalaman yang diberikan akan berbeda jika anda menikmatinya di pulau Bali tepatnya di sungai Ayung Ubud.

Beberapa orang takut melakukan perjalanan arung jeram, karena mereka mendengar cerita menyeramkan tentang petualangan arung jeram. Ini bisa di mengerti mengapa kebanyakan orang takut melakukan petualangan arung jeram. Karena sebagian besar orang tidak tahu tentang rapids kelas atau tingkat kesulitan wisata arung jeram. Memang tidak semua sungai air putih layak untuk perjalanan arung jeram. Oleh karena itu, setiap sungai air putih memiliki klasifikasi jeram. Dalam hal ini Sungai Ayung Ubud Bali, tempat wisata arung jeram Bali berlangsung, memiliki klasifikasi International Rapids dengan kelas II-III yang sangat cocok untuk pemula atau first timer bahkan untuk anak-anak.

Sungai Ayung menawarkan arus sungai yang datar yang mengalir cukup deras di sebagian besar wilayah sungai. Jadi hal ini yang membuat arung jeram Ayung River  sangat cocok untuk anak-anak dan pemula. Jadi jika anda tidak ingin mendayung itu tidak masalah,karena  pemandu sungai akan melakukannya untuk Anda. Namun, alangkah baiknya jika Anda membantu pemandu arung jeram untuk mendayung selama perjalanan arung jeram.

Panjang lintasan untuk arung jeram inib  adalah 10 kilometer, dan anda akan melewati 33 jenis kelas rapids kelas II dan III. Dalam petualangan arung jeram Ayung Rafting ini kita bisa melihat alam sekitar sungai Ayung di Ubud dengan dinding batu yang masih terpelihara dengan baik. Juga, Anda akan melewati tetesan air dan pemandangan spektakuler air terjun. Ini akan memastikan perjalanan arung jeram Bali Anda dalam pengalaman petualangan yang menyenangkan dan menakjubkan dan salah satu hal yang direkomendasikan untuk dilakukan di Ubud.

 

  1. GWK

Garuda Wisnu Kencana  (GWK )  terletak di Ungasan, Kabupaten Badung. Sekitar 15 menit dari bandara Ngurah Rai.

GWK Cultural Park menawarkan warisan budaya Indonesia yang mewah selama bertahun-tahun yang akan datang dengan patung Garuda Wisnu Kencana yang akan menjadi  ikon peradaban Indonesia, ikon budaya nomor satu di Bali.

Taman Budaya seluas kurang lebih  60 hektare ini memiliki banyak fasilitas seperti ampiteater, Street Theatre, Exhibition Hall dan Lotus Pond .Disamping itu ada sebuah patung raksasa dengan tinggi 120 meter dan lebar sayap Garuda 64 meter akan menjadi patung terbesar di dunia saat selesai. Patung tersebut mewakili dewa Wisnu dengan tunggangannya seekor burung Garuda.  Beberapa bagian patung seperti patung dada Wisnu telah selesai . 

Saat ini, patung Wisnu setinggi 23 meter (75,5 kaki) tingginya, meski rencananya semula untuk Wiski berlapis emas 120 meter (390 kaki) yang mengendarai Garuda di atas kompleks hiburan 11  lantai. Rentang sayap Garuda akan mencapai 64 meter (210,0 kaki).

Patung Garuda Wisnu Kencana adalah simbol Dewa Wisnu yang mengendarai Garuda yang agung sebagai pendampingnya yang terpercaya. Patung ini dirancang untuk menjadi salah satu patung monumental terbesar dan terbesar di dunia. Total tinggi patung adalah 120m, terdiri dari 24 segmen dan dibentuk dengan 754 modul terbuat dari tembaga dan kuningan dilapisi asam patina.

LOTUS POND

Lotus Pond adalah salah satu tempat utama di GWK Cultural Park. Lotus Pond adalah daerah outdoor terbesar dengan akses yang baik dan telah dikenal dengan mengadakan sejumlah acara skala dunia bergengsi.

GARUDA PLAZA

Burung Garuda adalah burung dari mitologi, digambarkan memiliki tubuh setengah manusia dan setengah burung. Perjalanan pribadi Dewa Wisnu ini melambangkan kesetiaan, kepercayaan, dan pengorbanan. Garuda juga merupakan simbol kebebasan dari setiap belenggu dan kekurangan hak asasi manusia.

WISNU PLAZA

Wisnu Plaza saat ini berada di tempat tertinggi di kawasan GWK, dimana bagian paling penting dari patung Garuda Wisnu Kencana setinggi 20 meter. Pada waktu tertentu, berbagai kesenian tradisional Bali dilakukan dengan patung megah Wisnu sebagai latar belakang.

 

  1. Water Blow Nusa Dua

Water Blow terletak di kawasan wisata pantai Nusa Dua, tepat ada di belakang area hotel Grand Hyatt Nusa Dua. Untuk mencarinya anda harus masuk ke kawasan BTDC Nusa Dua . Jarak tempat ini sekitar 30 menit dari arah Bandara Ngurah Rai . Water blow Nusa Dua ini merupakan formasi batuan dimana ombak bertabrakan ke dinding batu menciptakan percikan dan semburan raksasa seperti air yang "meledak".

Daerah ini memiliki tebing dan batu karang yang berbahaya yang baru-baru ini dikelola oleh BTDC dengan menciptakan jalur dan pagar pembatas. Dan anda  akan dengan mudah mencapai tempat ini karena kita tinggal mengikuti jalan setapak yang tertata rapi  yang khusus di buat untuk mencapai  tempat ini. Tidak hanya itu, bangunan beratap terbuka dan dibangun di salah satu ujung tebing dan sebuah monumen tidak jauh dari waterblow.

Mekanisme menarik dari Water Blow ini adalah bahwa di tebing yang langsung berhadapan  dengan Samudra Hindia, ada celah penyempitan yang panjang . Saat ombak  bergulir dan menghempas terus menerus menghantam tebing, dan akan terjatuh di celah sehingga  akan  terhempas ke atas. Kadang   terlihat seperti semburan  busa putih besar dari kejauhan. Jika gelombang yang lebih besar dan lebih cepat menerpa celah tebing tersebut bisa menimbulkan efek hempasan  ombak yang lebih tinggi hingga bisa setinggi 30 m.  Jika anda berkunjung pada bulan Juli – Oktober, siap-siaplah akan basah terkena percikan air laut. Momen air laut sampai naik tinggi keatas tidak setiap hari akan anda temukan di Water Blow Nusa Dua. Dan momen terbaik itu biasanya terjadi di siang hari.

  1. Munduk Twin lake

Twin Lake atau Danau Kembar terletak di Desa Sukasada, Kabupaten Buleleng Bali. Untuk melihat pemandangan kedua danau dalam satu sudut pandak biasanya kita mengunjungio tempat yang biasa di sebut Asah Gobleg.Wisatawan yang ingin mengalami hutan hujan tropis dataran tinggi Bali akan melakukan perjalanan ke Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Dua danau kawah tersebut berada di dalam kaldera gunung berapi Bedugul yang telah punah.  Sebelumnya kedua danau tersebut adalah danau tunggal sampai tahun 1800 SM; sebuah tanah longsor memisahkan danau itu menjadi dua danau, dan sebuah jembatan tanah sempit yang lebarnya kurang dari satu mil membelahnya.

Terletak di ketinggian hampir 4000 kaki DPL , inilah jantung kawasan pertanian Bali, dengan perkebunan kopi, ladang sayuran dan sawah tradisional yang mencakup lereng terdekat. Danau Tamblingan penting dalam kehidupan beragama penduduk desa setempat yang mencari nafkah dengan memancing, menanami dan mengangkut wisatawan dan penduduk dengan sampan sampan ke 31 kuil yang terletak di dekat danau.

Danau Tamblingan

Danau ini sangat ideal untuk Jungle Trekking Adventure karena sangat menakjubkan dengan hutan hujan termasuk pengamatan flora dan fauna. Selain itu, banyak pengunjung lokal sering melakukan camping program atau team building outdoor sambil menikmati keindahan alam. Disini anda juga bisa melihat penduduk setempat menggunakan perahu tradisional kecil yang disebut Perahu untuk menyeberang danau atau melakukan pemancingan.

Danau Buyan

Danau Buyan terletak di dataran tinggi dengan bukit dan hutan hujan mengelilinginya. Karena lokasi di daerah dataran tinggi, kabut biasanya menyelimuti daerah tersebut. Danau ini bisa dilihat dari puncak bukit yang disebut Asah Gobleg. Asah Gobleg sendiri adalah nama pedesaan yang terletak di puncak bukit dimana penduduk desa tinggal dengan kehidupan pertanian.

Untuk mencapai Danau Buyan atau Tamblingan, bisa lewat desa Munduk, pedesaan Gobleg dan masuk ke kawasan Lovina. Dari desa Munduk, danau ini bisa ditempuh melalui jalan yang dibuat oleh masyarakat setempat.

  1. Taman Tirta Gangga

Tirta Gangga  terletak di Desa Ababi Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem, Bali. Berjarak sekitar 50 km dari Denpasar dan 75 km dar Bandara Ngurah Rai . Dapat di tempuh sekitar kurang lebih 2 jam perjalanan.

Tirta Gangga secara harfiah berarti air yang diberkati  dari Sungai Gangga dan merupakan tempat penghormatan bagi orang Bali Hindu. Tirta Gangga dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem, Anak Agung Agung Anglurah Ketut Karangasem. Namun, nama tersebut banyak digunakan untuk merujuk pada area umum yang mencakup istana air dan daerah pedesaan yang subur.

Taman Tirta Gangga dibangun dengan gaya perpaduan arsitektur Bali dan China yang unik. Dasar taman air dengan luas sekitar 1,2 ha  ini dibangun memanjang dari barat ke timur di area persawahan.   Terdiri dari tiga kompleks terpisah masing-masing dengan kolam dan banyak pahatan.

 

Kompleks pertama di tingkat terendah memiliki dua kolam besar dan menara air. Kompleks kedua (middle level) adalah kolam renang. Kompleks ketiga adalah rumah kompleks utama dengan rumah negara mantan Raja.

Suasana di kawasan wisata Tirta Gangga sangatlah sejuk, hal ini disebabkan karena letaknya yang berada tepat di bawah kaki Gunung Agung.  Kesejukan dan keasriannya ini yang membuat wisatawan yang berkunjung merasa nyaman dan betah sangat pas untuk menhabiskan waktu libur di sini.

Pertama  memasuki pintu gerbang utama, anda akan disambut oleh beberapa patung yang seolah olah berbaris bak  prajurit. Wisatawan dapat berjalan jalan di atas kolam melalui jalan setapak yang terbuat dari batu batu yang disusun berderet menyerupai jembatan.  Batu batu yang disusun ini berbentuk segi enam. Selain dapat berjalan mengitari kolam.

Taman Tirta Gangga selalu dianggap suci dan sering digunakan untuk upacara adat . Tidak jauh dari kolam Tirta Gangga, terdapat sebuah taman kecil dimana di tempat tersebut ada sebuah menara air setinggi 10 meter. Menara ini berbentuk seperti atap di pura pura, bentuknya berlapis lapis.

Air di Kolam Tirta Gangga berasal dari dalam tanah, bukan di isi seperti pada kolam renang pada umumnya. Menurut penduduk setempat, air ini adalah air suci yang biasa mereka gunakan ketika melakukan upacara adat.

Selain Kolam renang yang berisikan patung patung, wisata Tirta Gangga juga memiliki kolam renang yang memperbolehkan wisatawan untuk berenang disana. Kolam yang dapat digunakan untuk berenang adalah Kolam Air Sanih. Air di kolam Sanih sangat lah jernih, karena juga berasal dari sumber langsung. Area renang untuk anak anak dan orang dewasa sengaja dibedakan, karena kedalaman dari kolam renang ini berbeda beda.

 

 

  1. Taman Ujung Karang Asem

Taman Ujung Karangasem ini berlokasi di desa Tumbu, Karangaem – Bali. Pada jaman kerajaan dulu, tempat ini dibangun dengan tujuan sebagai tempat peristirahatan oleh para raja. Pada masa Hindia Belanda tempat ini dinamakan dengan WaterPaleis yang airtinya adalah “Istana Air”. Mengapa Pada masa Hindia Belanda tempat ini dinamakan Istana Air, karena memang sebagian tempat di Taman ini adalah Kolam Air yang indah.

Di taman ini terdapat 3 buah kolam besar, 1 kolam berada di bagian selatan dan 2 kolam lainnya berada di bagian utara. Pada kolam bagian selatan, terdapat bangunan di tengah-tengah kolam yang disebut dengan ‘Bale Bengong’. Bangunan ini tidak memiliki tembok, hanya ada tiang beton untuk menopang atap dari bangunan ini. Dahulu bangunan ini diperuntukan untuk menjamu tamu-tamu kehormatan di kerajaan karangasem.

Di areal Taman Ujung ini anda akan melihat sebuah bangunan tanpa atap dan tanpa tembok. Hanya berdiri pilar-pilar yang menjulang dan disetiap ujung pilar tersubung satu sama lain. Bangunan ini terletak agak tinggi, jadi untuk menggapainya anda harus menaiki beberapa anak tangga. Namun ketika anda telah berada di atas, keindahan Taman Ujung akan terlihat jelas dari sana.

Di bangunan pilar inilah kerap dijadikan sebagai latar tempat melakukan kegiatan Pre Weding. Anda bisa mengangkat tema seperti Kerajaan atau yang lainnya yang sejurus dengan bangunan ini. Bangunan ini sangatah unik dan indah, arsitektur yang menawan membuat anda tidak akan merasa percuma telah melakukan pre wedding di tempat ini.

  1. Ubud Pallace

Ubud Palace atau Istana Ubud, adalah nama resmi Puri Saren  Agung, merupakan kompleks bangunan bersejarah yang terletak di Ubud, Kabupaten Gianyar Bali.  Puri Saren Ubud berjarak 22 km dari Kota Denpasar Bali sekitar  35 menit perjalanan.

Istana ini merupakan tempat tinggal resmi keluarga kerajaan Ubud.   Puri Saren Ubud (Ubud Palace) merupakan istana kerajaan Ubud Bali yang indah dengan rumah-rumah tradisional sebagai tempat kediaman Raja Ubud.

Ubud memiliki sejarah yang di mulai  di  abad  kedelapan, ketika pendeta Hindu Jawa Rsi Marhandya datang ke Bali dari Jawa, dan bermeditasi di pertemuan dua sungai Wos di Campuan, tepat di sebelah barat pusat kota modern. Sebuah tempat suci didirikan dan kemudian diperluas oleh Nirartha, pendeta Jawa yang dianggap sebaga  pendiri praktik dan ritual keagamaan Bali seperti yang kita kenal sekarang. Saat itu kawasanini merupakan pusat pengobatan dan penyembuhan alami, dan begitulah nama Ubud : Ubad dari istilah Bali kuno yang berarti kedokteran mengacu pada khasiat penyembuhan tradisional dari berbagai tanaman yang  di sini.

Semenjak dahulu dalam sejarahnya ada hubungan yang erat  antara Jawa dan Bali, yaitu saat terjadi  disintegrasi kerajaan Majapahit yang dulu perkasa di abad ke-15 . dengan di ikuti  eksodus massal bangsawan ke Bali. Sebuah kerajaan baru di pesisir timur pulau yang disebut Gelgel kemudian dibangun dan memberi perlindungan bagi banyak keluarga penguasa penting pada saat itu .  Mereka membawa warisan seni dan prinsip-prinsip sistem kasta.

Dan pada abad ke-17  di Bali banyak bermunculan  kerajaan-kerajaan  baru yang cepat, termasuk pendirian beberapa rumah kerajaan di Ubud. Namun, di periode ini juga melihat banyak konflik antara klan kerajaan kerajaan dengan supremasi sebagai tujuan akhir. Seorang pangeran dari Klungkung dikirim untuk membuat istana di Sukawati sebagai pusat kekuatan dan keindahan estetika. Pengrajin datang dari seluruh Bali untuk membantu dalam konstruksi dan setelah selesai banyak dari mereka memilih untuk tinggal.  Sukawati saat ini adalah sebuah komunitas yang sangat mendukung segala bentuk kesenian serta tarian dan musik.

Ubud Palace didirikan oleh Ida Tjokorda Putu Kandel yang memerintah pada tahun 1800-1823 Masehi. Selama ini Puri Saren difungsikan sebagai repositori budaya tradisional Bali yakni sebagai pelindung utama kesenian, tarian, maupun sastra Bali. Puri ini sangat unik, karena memiliki benda-benda yang sarat dengan estetika yang tinggi, bangunan tradisionalnya menawan dan artistik. Puri ini dilengkapi juga dengan auditorium/wantilan sebagai tempat pertemuan.

Di Bali mulai terlihat  masuknya pengunjung luar negeri yang signifikan selama tahun 1930-an. Gelombang pertama pariwisata ini terfokus di dan sekitar Ubud karena kepercayaan bisnis Tjokorde Gede Agung Sukawati yang mahir dalam bahasa Inggris dan Belanda. Dia mendirikan sebuah rumah tamu kecil dan kakaknya Tjokorde Raka Sukawati, yang tinggal di seberang jalan, berinisiatif untuk menyambut komposer terkenal Walter Spires ke Ubud untuk tinggal dan bekerja. Ini menjadi tren bagi seniman asing lainnya dan segera orang-orang seperti Rudolf Bonnet dan Willem Hofker tiba untuk membuat kuda-kuda dan cat.

Tinggalnya Walter Spiers di Ubud menjadikan trend di kalangan seniman lukis asing untuk berkarya di Ubud. Melalui lukisan inilah, Ubud mulai terkenal ke mancanegara, karena lukisan dari pelukis asing, mengambarkan tentang kehidupan di Ubud, serta pelukis asing melakukan pameran lukisan di luar negeri.

Sebuah asosiasi seni lukis didirikan oleh Tjokorde Gede Agung (raja Ubud), Walter Spies dan Rudolf Bonnet, serta beberapa seniman lokal yang diberi nama Pita Maha. Tujuan dari asosiasi seni lukis ini adalah mengumpulkan para seniman Bali, untuk mengajarkan kesenian kepada para muda-mudi di daerah Ubud. Oleh sebab itu, sampai saat ini, objek wisata Ubud menjadi pusat museum di Bali. Museum yang ada di Ubud seperti Arma Museum Ubud dan Museum Puri Lukisan Ubud.

Hingga saat ini puri Ubud telah menjadi salah satu objek wisata di Bali yang terkenal. Hampir setiap hari ramai di kunjungi wisatawan dari mancanegara dan domestic.

  1. Bali Zoo

Bali Zoo  terletak di desa Singapadu Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali.  Tempat ini memiliki koleksi lebih dari 350 hewan eksotis asli Indonesia seperti Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, Orangutan, Beruang Madu dan Binturong.

Bali Zoo adalah Kebun binatang swasta satu-satunya di Pulau Bali yang memiliki luas 89.000 m2. Kebun binatang ini terletak tidak jauh dari kawasan wisata terkenal di Bali seperti Kuta, Sanur, Seminyak dan Nusa Dua, dan hanya 15 menit berkendara dari Ubud.

Hewan-hewan ini tinggal di ratusan habitat ekologi berkualitas dan dirawat oleh 170 pekerja. Pengunjung dapat berjalan-jalan sepanjang kebun binatang dan diperbolehkan untuk memberi makan, menimang dan berfoto dengan hewan-hewan tersebut.

Di Bali Zoo terdapat Elephant View Restaurant, yang  merupakan restoran yang terletak di tengah kebun binatang dengan pemandangan terbuka menuju jejak satwa gajah dan kebun hijau yang dihuni oleh burung tropis. Restoran yang menyajikan hidangan Asia a la carte dan prasmanan ini buka setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga 6 sore dan prasmanan dari pukul 12 siang hingga 2.30 sore.

 

  1. Bali Bird Park

Bali yang  Bird Park terletak di Desa Singapadu Batu Bulan Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Bali. Berjarak  sekitar 12 km dari pusat kota Denpasar dan sekitar 1 jam perjalan dari Bandara Ngurah Rai.

Bali Bird Park  mempunyai peran penting dalam Pembiakan & Konservasi serta melindungi dan melestarikan satwa langka di Indonesia. Di Tempat ini  telah berhasil membiakkan banyak spesies, termasuk burung beo Pesquet langka dan banyak Starling Bali, yang terutama dibesarkan untuk mendukung program pelepasan lokal.

Bali Bird Park  memiliki lebih dari  1000 burung dan 250 spesies  dan menampung lebih dari 40 spesies burung Indonesia yang dilindungi di taman nasional, semakin banyak yang sekarang berkembang biak dengan sukses.

Bali Bird Park & ​​Reptile Park memiliki daya tarik yang unik dan sangat edukatif sehingga sesuai untuk seluruh anggota keluarga. Terdapat Dua hektar kebun yang indah yang menawarkan liburan dengan berjalan di tengah berbagai  jenis  lebih dari seribu burung eksotis dari kepulauan Indonesia dan seluruh dunia. Di mana area nya terbagi menjadi daerah dengan  habitat alami burung-burung tersebut , lengkap dengan tanaman asli dari bebagai kepulauan Indonesia maupun dari Amerika Latin, Afrika dan Australia.

Ratusan spesies burung yang berbeda dapat ditemukan di seluruh taman di kandang burung yang megah dan kandang  tersendiri . Beberapa varietas burung hidup bersama dan berkeliaran bebas di bertengger di pohon terbuka maupun  di kolam taman.

Selain atraksi utama,  Reptile Park yang berdampingan menawarkan beragam spesimen reptil dan amfibi di antara kebun hortikultura. Di layar adalah komodo raksasa dengan spesimen lain termasuk ular piton, kadal, tokek, kodok, katak, kura-kura, kura-kura dan buaya.

Di tempat wista  Bali Bird Park anda dan keluarga  memiliki kesempatan untuk mendekat, maupun menyentuh serta  memberi makan juga  melihat beberapa spesies jinak,yang merupakan   koleksi langka di kandang mereka.  Di mana pada setiap kandang dilengkapi dengan panel informasi yang mencantumkan nama umum dan ilmiah, asal dan spesies mereka serta deskripsi yang membantu anda memahami  jenis burung yang ada.

Free Flight Bird Show memungkinkan pengunjung melihat  berbagai kemampuan burung pemangsa.  Seperti Burung elang yang  dapat melayang dan lalu  menerkam   ke arah mangsa, dan mengambil makanan. Fitur pemberian makan interaktif memungkinkan pengunjung untuk secara aktif berpartisipasi dalam jadwal makan sehari-hari di taman.

Salah satu misi yang dilakukan oleh pengelola  adalah dengan mengembangbiakkan spesies langka di penangkaran untuk melestarikan spesies mereka termasuk Jalak Bali asli (leucopsar rothschildi)

  1. Museum Pasifika

Museum Pasifika terletak di kawasn BTDC  Tajung Benoa Nusa Dua . Berjarak sekitar  13 km dari bandara Ngurah Rai. Dengan waktu tempuh sekitar 25 menit.

Di museum ini di nampilkan karya seni premium dari beberapa seniman terkenal dari seluruh dunia seperti Paul Gauguin, Theo Meier, Le Mayeur, Rudolf Bonnet, Arie Smith, Hendrik Paulides, Ishak Israel, Emilio Ambron, dan masih banyak lagi.

Museum ini  sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang tertarik dengan seni di wilayah Bali, Asia Tenggara dan Pasifik Selatan. Karena  museum Pasifika ini  menyajikan peleburan budaya Asia-Pasifik dengan karya-karya dari lebih 200 seniman dari 25 negara, 350 lukisan, dan 250 benda bersejarah.

Sejak didirikan pada tahun 2006, Museum Pasifika, yang berlokasi di kawasan Nusa Pariwisata Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Nusa Dua, telah menarik perhatian pengunjung dan penggemar barang antik dan seni Asia-Pasifik selama ini.

Museum ini diprakarsai oleh sekelompok kecil pecinta seni Prancis dan Indonesia dan kolektor barang antik dan ratusan lukisan rumah.  Koleksi Museum Pasifika didominasi oleh tema kehidupan budaya dan bahasa Bali. Di sini kita  dapat menemukan karya tokoh terkenal seperti pelukis  Bali Nyoman Gunarsa dan seniman Jawa Raden Saleh .

Ada beberapa bagian ruang pamer di museum ini :

Room II: Italian Artists in IndonesiaRoom III: Dutch Artists in Indonesia

Room IV: French Artists in Indonesia

Room V: Indo-European Artists in Indonesia

Room VI: Temporary Exhibition

Room VII: Artists on Indochina Peninsula: Laos, Vietnam, and Cambodia

Room VIII: Artists on Polynesia and Tahiti

Room IX: Premier Art of Vanuatu and the Pacific Islands Paintings of Aloi Pilioko and Nicolai Michoutouchkine

Room X: Tapa of Oceania and Pacific

Room XI: Asia: Several artworks on Japan, China, Thailand, Malaysia, and Myanmar and the Philippines

Namun di sini ada beberapa  ruanganyang  tidak boleh di masuki oleh pengunjung dan untuk mengambil  foto galery seni dan lukisan.

Museum ini dianugerahi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia atas upayanya untuk mempromosikan seni, budaya dan warisan budaya Indonesia.

 

  1. Museum Bali

Museum Bali terletak di tengah kota Denpasar, tepatnya di jalan Mayor Wisnu Denpasar Bali.

Museum Bali menyimpan banyak peninggalan budaya yang otentik dari masyarakat Bali, misalnya saja seperti peralatan yang di gunakan pada zaman pra sejarah, peralatan upacara keagamaan dan adat, dan perkembangan kesenian Bali dari jaman ke jaman.

Museum Bali terdiri dari 4 gedung besar, yang bernama Gedung Buleleng, Gedung Karangasem, dan Gedung Tabanan serta Gedung Timur.

  1. Museum Antonio Blanco

 Antonio Blanco adalah seorang maestro pelukis terkenal yang lahir di Manila, Philipina pada 15 September 1912 dan meninggal di Bali pada tanggal 10 Desember 1999. Pria keturunan Amerika – Spanyol ini menikahi seorang gadis bernama Ni Ronji tahun 1953, seorang penari tradisional Bali.

Museum di bangun 28 Desember 1998 dan diresmikan pada 15 September 2001, museum yang diberi nama The Blanco Renaissance Museum ini memiliki koleksi lebih dari 300 karya Antonio Blanco.

Koleksi Museum Antonio Blanco

Lukisan-lukisan di Museum Antonia Blanco dapat di nikmati di dinding ruangan lantai pertama dan lantai dua. Semua hasil lukisan yang dipajang di Museum Antonio Blanco adalah karya Antonio Blanco mulai tahun 1937 hingga 1999.

Di Museum Antonio Blanco juga terdapat Erotic Room yang menampilkan banyak koleksi lukisan dengan menampilkan kemolekan tubuh pria dan wanita. Namun, syarat untuk masuk ke ruangan ini harus 17+. Di Museum Antonio Blanco juga terdapat studio lukis yang sering digunakan oleh Antonio Blanco untuk melukis serta foto-foto keluarga yang sangat ia cintai.

  1. Museum DMZ Trik Art

DMZ Trick Art Museum terletak di Legian  Nakula  Kuta Bali. Berjarak sekitar 8 km dari Bandara Ngurah Rai. Dapat di tempuh dalam waktu 15 menit dari Bandara.

Seni ilusi 3D  DMZ Trick Art Museum ini  adalah museum seni trik paling menakjubkan di dunia yang berasal dari Korea. DMZ museum  memiliki banyak pengalaman dalam menunjukkan seni trik berhasil di Korea, telah menciptakan karya seni terkemuka yang terbaik dalam kualitas dan unik seperti benda atau tempat sungguhan.

DMZ museum mempunyai beberapa ruang pemeran  dan museum dengan lebih dari 120 karya seni di masing-masing tempat. Dan menjadi fondasi kebanyakan karya seni sulap terbaru yang dibuat. Di DMZ museum Anda akan mendapat   kejutan dan kegembiraan, dan pengalaman yang sugguh menyenangkan karena adanya efek khusus hanya di tunjukan kepada Anda melalui ilusi seni 3D khusus. Seperti  ilusi tipu daya seni di pintu masuk labirin piramida Mesir, dan dunia imajinasi lain yang  akan memandu anda ke dunia baru yang tidak pernah anda duga sebelumnya.

Dari beberapa karya seni yang di buat yang di pamerkan di beberapa ruangan dengan tema-tema tertentu , anda akan di pandu oleh staf DMZ untuk mengambil foto terbaik di masing masing ruangan. Di tempat ini  mempunyai banyak tema , untuk mendapat pose foto terbaik dan hasilnya bagus , anda harus bisa mengekspresikannya sesuai dengan latar belakang tema yang beragam.

  1. Upside Down World

Upside Down World  Bali  terletak di Jalan  Ngurah Desa Pemogan Kota Denpasar Bali. Jaraknya hanya 6 km dari Bandara Ngurah Rai ,dengan waktu tempuh sekitar 10 menit.

Didirikan pada tahun 2016, Upside Down World  merupakan salah satu tempat  yang menarik dengan delapan lokasi di Asia Tenggara , yang salah satunya berada di Bali , dalam tahun pertama operasinya.

Upside down World mempunyai  daya tarik tersendiri bagi wisatawan  lokal maupun wisatawan mancanegara. Karena pengunjung  dapat  memasuki sebuah rumah yang dilengkapi dengan perabotan unik.   Upside Down  world mempunyai  banyak ruang bertema khusus untuk fotografi baik foto biasa atau foto 360 derajat .

Sesuai namanya maka dunia  kita sebagai pengunjung terlihat berubah seketika. Atas menjadi bawah dan sebaliknya bawah menjadi atas. Upside Down World telah terbukti populer dan bersaing dengan 50.000 pengikutnya di semua platform media sosial, yang memang menyoroti kekuatannya baik sebagai penyusun tren media sosial karena keunikannya sebagai salah satu tempat wisata yang harus anda kunjungi. Hasil foto pengunjung di setiap ruang sungguh menakjubkan dan terlihat menarik .

 

Upside Down World Bali menambah daftar kegiatan dalam ruangan yang asik di pulau Bali , di mana Anda bisa memasuki tujuh ruangan yang dirancang khusus yang dekorasi dan perabotannya sederhana, dan dengan sengaja, dengan cara yang terbalik .Di Indonesia sendiri Upside  Down World ada juga di beberapa kota besar seperti Jogja, Tangerang Selatan (Alam Sutera) dan Bandung.

  1. Monumen Bajra Sandi

Bila mendengar mengenai "Bali", yang terpikir memang adalah pantai, suasana yang tenang di perbukitan, atau bahkan menikmati masa-masa liburan dengan bersantai di sebuah resort atau hotel yang tenang di pinggir sawah dengan hutan dan sungai disekelilingnya. Namun Pulau Dewata sebenarnya memiliki wisata lebih dari pantai dan spa atau hotel. Bali merupakan salah satu pulau atau daerah di Indonesia yang masih memiliki budaya yang begitu kental. Masyarakat Bali begitu patuh dan terus menjaga tradisi-tradisi mereka, yang sudah ada sejak berabad-abad lalu.

 

Nah, ketika berlibur ke Bali dan ingin menapak tilas perjalanan sejarah di Pulau Dewata, terdapat sebuah monumen yang bisa dikunjungi : Monumen Bajra Shandi. Monumen Bajra Shandi terletak di pusat kota Denpasar, sehingga wisatawan dijamin tak akan kesulitan bila ingin mengunjungi monumen yang juga adalah museum ini. Bila berniat untuk berkunjung, alamat lengkap Monumen Bajra Shandi adalah di Jalan Raya Puputan No.142, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Kota Denpasar. Lokasi Monumen Bajra Shandi  ini pun kerap kali disebut sebagai lapangan Puputan dan menjadi salah satu pusat aktifitas masyarakat Denpasar.

  1. Pasar Seni Ubud

Pasar Seni Ubud Bali terletak di Jalan Raya Ubud – Ubud, Bali.Pasar Ubud atau sekarang lebih dikenal dengan nama  Pasar Seni Ubud merupakan pasar tradisional yang lokasinya sangat strategis yaitu di jantung  pariwisata Ubud.  Dengan lokasi yang strategis tersebut membuat banyak orang dengan mudah mengakses pasar ini.   Pasar Tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap  wisata  Ubud yang terkenal sampai ke mancanegara.

Pasar Tradisonal Ubud ini terbagi kedalam dua wilayah,  yang pertama berada di sebelah barat di mana kawasan  ini  lebih dikenal dengan Pasar Seni Ubud karena ditempat inilah banyak pedagang yang menjajakan barang-barang seni dan kerajinan khas Bali seperti sendal khas Bali, Baju Bali, sarung pantai, tikar, lukisan, patung,  gantungan kunci dan hasil kerajinan lainnya .

Bagi Anda yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Bali dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau, maka direkomendasikan untuk berbelanja disini karena harganya yang bisa ditawar.  Anda bisa menawar sepuasnya sampai barang yang diinginkan tersebut sesuai dengan harga yang sreg dihati AndaSedangkan wilayah yang kedua ialah Pasar Tradisional Ubud yang menjual barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, sayur-mayur buah-buahan, dan lainnya.Jam operasional di pasar barang-barang kebutuhan pokok ini berbeda dengan jam buka Pasar seni Ubud yakni dari dinihari sampai siang hari. Lokasi berbelanja ini patut Anda kunjungi jika ingin mendapatkan oleh-oleh khas Bali yang unik dan murah.Pasar Seni Ubud dan lingkungan sekitarnya dijadikan sebagai cagar budaya yang masih mempertahankan suasanan pedesaan tradisional Bali yang unik . Karena keunikan tersebut, pasar Seni Ubud ini pernah dijadikan lokasi syuting film Holywood berjudul Eat Pray Love yang dibintangi oleh Julia Robert.

  1. Pasar Seni Sukawati

Pasar Sukawati  terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Pasar ini menjual berbagai kerajinan seni khas Bali seperti sandal manik-manik, pakaian, tas, lukisan, patung kayu dan lain - lain.[1]Pasar ini berdiri sekitar tahun 1980an dan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WITA.

Ini dia pasar seni yang terpopuler di Bali, Pasar Seni Sukawati. Pasar seni ini merupakan pasar seni terbesar,terlengkap dan terpopuler yang ada di Bali. Sebagian besar wisatawan yang berlibur ke Bali akan menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar seni ini. Pasar ini sangat terkenal karena menjual pakaian tradisional khas Bali dengan harga yang sangat terjangkau. Jadi bagi kalian yang berlibur ke Bali dan ingin membawa oleh-oleh dari Bali, Pasar ini lah tempat yang cocok untuk membeli oleh-oleh.

 

Pasar Seni Sukawati  terletak di Desa Sukawati Kabupaten Gianyar, Bali. Lokasi ini berjarak  30 km dari Bandara Ngurah Rai atau Kuta .  Dapat di tempuh dalam waktu kurang lebih  45 menit.Pasar ini mudah ditemukan karena posisinya di pinggir jalan raya yang merupakan jalan akses Denpasar-Gianyar. Pasar Seni Sukawati buka mulai pukul 6 pagi sampai dengan jam 6 sore. Pasar ini tidak pernah sepi pengunjung disetiap harinya, karena selalu ada wisatawan yang datang, baik  wisatawan lokal maupun wisatawan dari mancanegara .Pasar Seni Sukawati  ada di  3 tempat yang berbeda yakni Pasar Sukawati satu,dua,dan tiga. Ketiga tempat ini terletak tidak berjauhan,  dan yang paling ramai dikunjungi adalah Pasar Seni Sukawati satu.

 

Sejarah Pasar Seni berdiri sejak lama, namun pada tahun 80an baru lah pasar ini menjual dan memasarkan produk kerajinan tangan yang menjadi ciri khas Bali. Sampai saat ini Pasar Seni Sukawati masih menjadi salah satu pilihan yang menarik sebagai objek wisata belanja yang ada di Bali.

Pasar Seni Sukawati menjual pakaian dan kerajinan tradisional khas bali dengan harga yang sangat terjangkau. Pakaian Batik juga dijual disini, namun ada juga pakaian Batik yang berciri khas Batik ornament Bali, dan menyediakan berbagai karya seni, patung serta tersedia juga berbagai macam kaos serta celana pendek bercorak Bali yang sangat cocok digunakan di pantai. Juga terdapat lukisan, jenis lukisan yang dijual ialah lukisan abstrak, naturalis. Untuk harga lukisan biasanya ditentukan oleh ukuran dari lukisan, dan juga bisa membeli lukisan dengan atau tanpa bingkai,sedikit saran bagi anda yang membeli lukisan, sebaiknya anda membeli lukisan tanpa bingkai,karena bingkai lukisan akan menambah berat barang bawaan anda,apalagi jika anda menaiki pesawat terbang.

42.Tari Barong Batu Bulan

Pulau Dewata Bali tak hanya dikenal berkat keindahan pariwisata pantai, sawah terasiring, dan perbukitan hijaunya yang masih begitu asri. Pulau Bali yang saat ini berada di urutan nomor satu dari Pulau Wisata Terbaik se-Asia ini memiliki banyak hal lain untuk ditawarkan pada para wisatawan, baik itu lokal maupun mancanegara. Bali memiliki keindahan tersendiri yang membuat pulau ini menyandang nama surga dunia selama bertahun-tahun. Nama julukan yang sama pun disandangkan oleh wisatawan mancanegara, yang menyebut Bali sebagai The Lost Paradise atau surga yang hilang.

Menariknya, keindahan pulau Bali bukan hanya dari kecantikan pemandangan alamnya saja, namun Bali menyimpan lebih banyak pariwisata menarik untuk dikunjungi. Salah satunya, wisata seni dan budaya. Seni dan budaya sendiri sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali sehari-hari. Berbeda dengan masyarakat di pulau-pulau lain di Indonesia pada umumnya, masyarakat Bali masih sangat menjunjung tinggi kebudayaan dan seni yang merupakan bagian dari peninggalan masyarakat Bali sejak jaman dahulu. Salah satu seni budaya yang masih dipelihara hingga saat ini adalah tari Barong.

43.Bounty Cruises

Bounty Cruises adalah salah satu layanan kapal pesiar mewah di Bali. kapal pesiar ini berlayar dari pelabuhan benoa menuju pulau nusa lembongan. Bounty Bali berwarna Kapal kuning ini memiliki kapasitas 600 penumpang menawarkan paket Bounty Day Cruise dan SunSet Dinner Cruise mampu melaju dengan kecepatan 30 knot. Bounty Cruise dilengkapi dengan peralatan yang memenuhi standard keamanan international dan pelayanan kelas executive dengan 3 decks dan dilengkapi computerized stabilizer.

Bounty cruise mempunyai 2 paket yaitu : Bounty Day Cruise dan Sunset Dinner Cruise

  1. BOUNTY DAY CRUISE

Tujuan  Pulau Nusa Lembongan
Durasi   09:00am – 4:00pm
Penjemputan hotel  08:00 – 08:15 WITA
Boarding Commences  08:30am

Program acara :

08:30     Boarding dan Breakfast
09:00     Berangkat menuju Nusa Lembongan
10:45     Tiba di Nusa Lembongan Pontoon
11:00     Start Activities
11:15   Tour ke Desa Nusa lembongan untuk melihat tanaman  rumput laut dan rumah bawah tanah
12:00     Makan Siang diiringi dengan Trio Singer
12:30   Unlimeted Banana Boat, Water Slide dan Main canoe, Senorkeling, Semi Submarine
15.00     Berangkat dari Pontoon kembali ke Pelabuhan Benoa
16:00     Tiba di pelabuhan Benoa

SUNSET DINNER CRUISE

Sunset dinner cruise adalah program makan malam di atas kapal pesiar bounty sambil menikmati sunset di seputaran pelabuhan benoa dan tanjung benoa  bali. Menjelang senja kapal akan berangkat meninggalkan pelabuhan benoa secara perlahan. Dari atas kapal para wisatawan dapat menikmati indahnya sunset sembari berfoto dan menyaksikan  suasana seputaran pelabuhan menjelang malam.  Puas menikmati keindahan laut dilanjutkan dengan menyaksikan beberapa pertunjukan seperti Onboard Entertainment, Live Music, DJ Onboard for Disco Time, Comedy Cabaret Show, Trio Singers, Traditional Balinese Dance,Sexy Modern Dance dan menikmati International buffet dinner. Selesai menikmati semua yang di sajikan pihak bounty acara selesai dan kapal kembali merapat ke pelabuhan.

  1. ATV Ride
    Permainan yang satu cukup menyenangkan dan kebanyakan menjadi target utama dari para wisatawan. Kegiatan yang satu ini cukup menghibur, di Bali, anda dapat menemukan kegiatan ini di beberapa tempat. Yang cukup terkenal adalah petualangan mengendarai ATV di daerah Ubud sambil menikmati suasana alam perbukitan dan track yang cukup aman. Anda dapat merasakan pengalaman melintas alam dengan menggunakan kendaraan ATV.
  2. Air Terjun Kento Lampo

Air Terjun Kento Lampo terletak di Desa Beng, Banjar Kelod Kangin atau 15 km dari alun-alun Kabupaten Gianyar. Untuk mencapai air terjun ini, anda dapat menempuh 30 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor, melewati jalanan Kabupaten Gianyar yang asri. Siapkan saja uang retribusi sebesar 5 ribu rupiah untuk masuk ke areal air terjun yang indah ini. Ketika masuk ke areal wisata, anda harus menuruni 50 anak tangga dan curamnya batu kali sebelum bisa menikmati keindahan air terjun Kento Lampo.Setelah sampai di area air terjun, anda bisa menikmati keindahan dan kesegaran air terjun Kento Lampo. Derasnya aliran air pegunungan menghantam batu kali berundak, menciptakan pemandangan yang  memikat siapapun yang melihatnya.

46.Agri Culture Kopi Luwak Bali Pulina

Bali Pulina terletak di Desa Banjar Pujung Kelod, Tegalalang, Gianyar, Bali. Kira-kira lima menit dari taman wisata sawah berundak di Ceking, Tegalalang, di sebelah kanan jalan terdapat Bali Pulina. atau kira-kira 8 kilometer dari Ubud . Ini adalah kebun agrowisata kopi dan cokelat khas Bali. Di sana, pengunjung disuguhi proses pembuatan kopi luak dalam suasana alami khas pedesaan. Begitu masuk, pengunjung akan melihat ada pohon kopi dan pohon buah cokelat yang berwarna hijau dan cokelat kemerahan tengah menggantung.

Kamu bisa langsung berkunjung ke Bali Pulina Agro. Objek wisata yang berada di Sebatu, Gianyar ini memiliki keunikan lantaran menyajikan pemandangan perkebunan kopi yang terawat. Tidak hanya itu, ada sebuah warung yang biasa dijadikan tempat nongkrong sekaligus menyeruput kenikmatan kopi luwak khas Gianyar. Hanya dengan membayar tiket Rp100.000, kamu bisa menikmati 8 jenis varian kopi serta teh yang masih diolah dengan cara tradisional.

47.Hutan Mangrove

Hutan Mangroove Bali terletak di Suwung Kauh, Pemogan, Kota Denpasar.  Letaknya hanya sekitar  8 km dari Bandara Ngurah Rai dan Kawasan wisata Kuta dengan waktu   tempuh  sekitar 15 menit.Hutan mangrove tersebut memiliki luas 1.300 hektar dan dilengkapi jembatan kayu sepanjang 3 Km untuk pengunjung menikmati area hutan bakau tersebut . Jembatan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Jepang .Wisata Hutan Mangrove ini  bisa menjadi alternative kita mengisi liburan di Bali. Karena menjadi tempat yang cukup menarik terutama  bagi anak-anak. Berkunjung ke sini  bisa  sebagai tempat pembelajaran atau edukasi tentang pelestarian dan konservasi tanaman bakau. Hutan yang begitu penting apalagi untuk wilayah perkotaan yang rentan dengan polusi dan gas buang kendaraan, dengan adanya keberadaan tanaman tersebut bisa sebagai penyeimbang udara agar tetap segar dan bersih.Selain sebagai kawasan konservatif daerah pinggir pantai, yang bermanfaat menahan gelombang air laut

untuk menghindari pengikisan atau abrasi, juga menjadi salah satu objek wisata, nuansa alamnya asri dan nyaman untuk dikunjungi.

  1. Batik Galuh

Batik Galuh terletak di Banjar Tegehe  Desa Batu Bulan Kecamatan Sukawati   Kabupaten Gianyar. Jaraknya lebih kurang 40 menit dari Bandara Ngurah Rai bali, dan sekitar 20 menit dari pusat kota  Denpasar.Batik GALUH didirikan pada tahun 1976 oleh Bapak Pande Ketut Krisna  dibantu oleh saudara-saudaranya dan mendapatkan ijin usaha dari Departemen  Perdagangan pada tahun 1986. Pada awal pelaksanaan kegiatan produksinya  Pertenunan Batik Cap Galuh memiliki hanya 5 (lima) buah Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Adanya keinginan untuk maju di dalam mengembangkan pertemuannya telah menjadi tekad bagi Bapak Pande Ketut Krisna. Sehingga perusahaan pertenunan yang dikelolanya dapat berkembang dengan pesat seperti yang dapat kita lihat pada saat ini. Dan petenunan batik cap Galuh pada saat kini telah mempunyai 32 buah ATBM. Mengenai mutu design produk/barang-barang yang dihasilkan lebih mengutamakan  mutu dengan kualitas tinggi serta keindahan motifnya sehingga mendapatkan perhatian yang sangat serius sekali dari konsumen, dan hasilnya pun sangat laku di pasaran baik di dalam negeri maupun luar negeri.Kerajinan batik galuh dikenal oleh dunia pertama kali, saat Bapak Presiden Soeharto menggunakannya pada Konferensi PBB. Batik Galuh merupakan ikon pengrajin batik Bali, hampir setiap hari Batik Galuh selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan khususnya saat liburan.

  1. Pura Taman Saraswati Ubud

Pura Taman Saraswati adalah tempat pemujaan Dewi Saraswati yang tak lain adalah Dewi Pengetahuan. Yang menarik dari pura ini adalah adanya kolam di bagian tengah area pura yang penuh dengan bunga teratai. Selain itu, nyaris di setiap detail bangunan pura terdapat ukiran khas dari para seniman Ubud. Di tempat wisata ini Anda juga dapat menikmati pertunjukan tari kecak. Tari kecak diadakan di panggung yang dikelilingi oleh kolam teratai tersebut. Untuk dapat menyaksikan seni tari khas Bali ini, Anda perlu menyiapkan uang sebesar Rp75.000,00 per orang. Namun pertunjukan ini tidak diadakan setiap hari, tetapi hanya pada hari Selasa dan Kamis mulai pukul 19.30 WITA. Kawasan Ubud memang sangat cocok jika dilejajahi dengan berjalan kaki atau bersepeda. Dari wisata Monkey Forest, Anda membutuhkan waktu sekitar 20 menit berjalan kaki menuju Pura Taman Saraswati melalui Jalan Bisma. Setelah sekitar 1,4 km, belok kiri ke Jalan Raya Ubud sejauh 110 meter, lalu belok kanan ke Jalan Kajeng. Berjalanlah sejauh 90 meter dan di sebelah kiri jalan, Pura Taman Saraswati telah menanti Anda.

  1. Bali Waterboom

Taman air di Bali ini selama tiga tahun berturut-turut berhasil mendapatkan predikat sebagai waterpark terbaik di Asia dan kedua di dunia. Jadi tentu saja, keseruan berbagai wahana air di Waterbom Bali tidak diragukan lagi. Selain wahananya yang menarik, pemandangan di Waterbom Bali juga patut mendapat apresiasi. Taman tropis yang ditata sedemikian apik akan memanjakan mata Anda. Mulai pukul 09.00 sampai 18.00 WITA, pengunjung bisa mencoba seluruh wahana di atas lahan seluas 3,8 hektare ini. Bagi Anda penyuka permainan yang menguji adrenalin dapat menantang diri sendiri dengan wahana seperti ace track, super bowl, boogie ride, jungle rides, boomerang, climax, dan lain-lain. Untuk pengunjung dewasa lokal, Anda harus membayar sebesar Rp310.000,00 sementara anak-anak Rp265.000,00. Untuk mencapai lokasi ini dari bandara memang cukup mudah. Keluar dari kawasan banndara Ngurah Rai, ambil rute menuju Jalan Dewi Sartika, lalu terus ke Jalan Kartika. Waterbom Bali terletak di Jalan Kartika Plaza Kuta.

  1. Devdan Show

Devdan Show Bali Nusa Dua Theatre, jangan sampai anda lewatkan saat liburan di Bali. Pertunjukan Devdan Show sangat cocok untuk anak-anak, karena memberikan pengetahuan dan memperkenakan akan budaya nusantara Indonesia. Di pertunjukan ini, akan mengenalkan anda, akan budaya Bali, Sumatra, Jawa, Borneo dan Papua.

Kata Devdan berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu “Deva” dan “Dhana'”, yang memiliki arti Rahmat Tuhan. Dinamakan Rahmat Tuhan, karena semua harta nusantara, baik kekayaan alam dan budaya adalah Rahmat Tuhan, bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berikut ini, kami akan ceritakan sedikit sinopsis dari cerita di Devdan Show. Awal ceritanya di mulai, dari 2 anak muda yang ikut program tour liburan di Bali, kedua anak ini merasa bosan akan program tour yang ditawarkan. Karena hal itu, 2 anak muda ini memisahkan diri dari kelompok tour dan memutuskan untuk mendaki tebing. Di saat pendakian tebing, 2 anak muda ini menemukan harta karun, dan harta karun inilah yang akan membawa semua penonton untuk melihat isi kekayaan dari nusantara di Devdan Show.

  1. Taman Nusa

Taman Nusa merupakan taman wisata budaya yang memberikan pengetahuan menyeluruh tentang budaya dari berbagai etnis di Indonesia dalam suasana alam pulau Bali. Misi Taman Nusa adalah untuk menjadikan taman budaya sebagai sarana pelestarian, rekreasi dan didaktika bagi para pengunjung baik lokal maupun mancanegara untuk lebih memahami budaya Indonesia dengan cara yang menarik dan interaktif. Di kawasan seluas 15 hektar, pengunjung berkesempatan untuk menjelajah dan menikmati panorama perjalanan waktu Bangsa Indonesia, dimulai dari masa prasejarah, jaman perunggu, masa kerajaan hingga kampung budaya Indonesia. Perjalanan berlanjut ke masa awal Indonesia, era kemerdekaan, masa kini dan akhirnya sampai di harapan Indonesia masa depan.

  1. Desan Trunyan

Desa Trunyan adalah  desa yang berada di daerah Kintamani ini memiliki tradisi pemakaman yang unik, dimana orang-orang mati di Desa Trunyan dikuburkan secara terbuka di bawah pohon dan diletakan begitu saja diatas tanah.

Secara logika, mayat yang dikuburkan secara terbuka dan diletakan begitu saja, pasti kelama-lamaannya akan mengeluarkan bau busuk, tapi berbeda dengan di Desa Trunyan, sama sekali tidak mengeluarkan bau busuk.

Kenapa? hal ini terjadi karena adanya pohon Trunyan yaitu sebuah pohon besar yang berdiri ditengah-tengah daerah pemakaman tersebut.

Nama asli pohon tersebut adalah Taru Menyan, dimana dalam bahasa setempat “Taru” artinya pohon dan “Menyan” artinya harum. Jadi kalau digabung bisa diartikan pohon harum.

Ternyata, pohon Trunyan diperkirakan berusia ribuan tahun, tapi anehnya, ukuran pohon tersebut tidak banyak mengalami perubahan. Dibawah pohon inilah pemakaman tersebut berada, dan masyarakat setempat percaya pohon ini dapat menyerap bau busuk mayat yang dimakamkan disini.

Sejauh ini belum ada penelitian yang bisa mengungkap, bagaimana pohon ini bisa menyerap bau busuk mayat manusia yang dimakamkan disini.

Berdasarkan cerita penduduk setempat, dulu penduduk desa tersebut tiba-tiba dihampiri kebingungan karena munculnya bau harum menyengat di seluruh desa, bahkan saking menyengatnya banyak penduduk yang mengalami pilek.

Setelah ditelusuri, ternyata, bau harum menyengat tersebut berasal dari sebuah pohon besar, kemudian supaya bau harum menyengat tersebut tidak menganggu penduduk desa lagi, maka diputuskan tempat tersebut dijadikan tempat pemakaman.

  1. Tari Kecak

Menonton sendratari Ramayana dan Tari Kecak di komplek Pura Uluwatu, Pecatu, Bali adalah salah satu aktivitas yang patut untuk dijajal saat berlibur ke Pulau Dewata.

Anda dapat menemukan keindahan budaya asli Bali yang dikemas dalam bentuk hiburan. Situs Trip Advisor bahkan menyebut jika pertunjukan Tari Kecak di Bali adalah yang terbaik di daerah Pecatu. 

Hanya saja, jika Anda berminat untuk menonton pertunjukan sendaratari Ramayana dan Tari Kecak di komplek Pura Uluwatu, ada beberapa hal yang baiknya Anda perhatikan. Misalkan hari Anda berkunjung. Pertujukkan sendratari Ramayana dan Tari Kecak di komplek Pura Uluwatu diselenggarakan tiap hari pukul 18.00. Datanglah sekitar 15 menit acara sebelum dimulai untuk mendapatkan tempat duduk terbaik yang berada di bagian tengah tangga. 

55.Trekking Mount Batur

lokasi start pendakian Gunung Batur, Pura Jati Toya Bungkah.

 

  1. Bukit jambul

Daerah wisata Bukit Jambul lokasinya tak jauh dari Gunung Agung yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Karangasem. Mengapa Bukit Jambul? Latar historis tentu selalu ada dibalik penamaan suatu daerah atau wilayah, demikian juga dengan Bukit Jambul. Konon, menurut orang-orang setempat dinamai Bukit Jambul karena tepat diatas bukit sebelah barat terdapat pohon yang sangat besar dan rindang, yang ketika dilihat dari kejauhan ternyata bentuknya menyerupai sebuah jambul. Pohon tersebut masih bertahan hingga kini.Kemashuran objek wisata Bukit Jambul sudah terjadi dari sejak zaman dahulu. Bukit Jambul kerap dijadikan sebagai tempat persinggahan bagi para wisatawan yang hendak mengunjungi Pura Besakih yang lokasinya tak seberapa jauh dari Bukit Jambul. Lokasi Bukit Jambul sendiri terletak di perbatasan Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karangasem, sehingga ketika akan mengunjungi Pura Besakih dengan melewati Kabupaten Klungkung, maka secara otomatis akan melewati Bukit Jambul.Bukit Jambul berada di ketinggian 500 m diatas permukaan laut (dpl) sehingga hawanya begitu sejuk. Pemandangan alam yang tersaji di sekelilingnya begitu menakjubkan, sangat indah, dan menawan. Dari atas Bukit Jambul wisatawan akan disajikan pada hamparan perbukitan serta perpaduan sawah yang berumpak-umpak (terasering). Sementara di sudut lain, ada pemandangan yang tak kalah menawannya yakni keeksotisan laut lepas yang sangat jelas terlihat dari atas bukit. Demikian juga, gugusan pulau Nusa Penida yang tampak begitu jelas dan indah.Sementara sambil menikmati berbagai keindahan alam yang dapat disaksikan di Bukit Jambul, wisatawan juga bisa bersantai dengan menikmati santapan di coffee shop “Green Hills” atau juga Restaurant “Puri Boga” yang berada di sana. Fasilitas lain yang diberikan objek wisata ini antara lain parkiran yang cukup luas, warung yang menyediakan berbagai kebutuhan pengunjung, dsb.

58.Paint Ball Bali Pertiwi

Paintball Bali merupakan wahana wisata perang-perangan yang manarik bila kita berwisata dan liburan di Bali dengan teman-teman ataupun saudara. Paintball Bali Pertiwi terletak di Desa Bongkasa, Abiansemal, Badung, Bali.  Peralatan dan perlengkapan Paintball Bali yang dirancangkan oleh Bali Pertiwi Paintball menggunakan peralatan dan perelengkapan layaknya sesunguhnya. Tidak saja hanya peralatan dan perlengkapannya yang hampir sama dengan perang sesungguhnya, namun Bali Pertiwi Paintball juga merancang lokasi atau arena perang seperti perang sesungguhnya. Pemyimpanan barang atau loker serta shower room telah disediakan untuk sebagai fasilitas kenyamanan wisatawan yang menikmati wisata petualangan perang-perangan ini.

  1. Pura Lotus Pond Ubud

Pura Lotus Pond merupakan sebuah Pura di Ubud yang masih belum dijamah banyak wisatawan.. Wisatawan akan merasa seperti menjadi anggota kerajaan yang hidup di istana dengan pemandangan ini. Kolam bunga teratai yang dihadirkan begitu luas dan ada ratusan bunga bisa disaksikan secara langsung. Pesona bunga-bunga ini sangat menggiurkan.Kolam bunga teratai juga bisa dinikmati bagi yang suka upload foto di media sosial. Kecantikan putih dari bunga teratai membuat hasil jepretan Anda begitu realistis dan juga instagenic. Lokasi ini bisa menjadi rekomendasi traveller saat pergi ke Bali.Tak jauh dari danau, Anda bisa pergi ke pura untuk melihat situs bersejarah yang sudah ada sejak abad ke 11. Pahatan-pahatan penduduk lokal zaman itu masih bisa dirasakan dan disentuh.untuk mencapainya Anda wajib bersabar karena jaraknya cukup jauh. Dari Bandara Ngurah Rai ke sana berjarak sekira 50 km.

60.Kebun Bunga Marigold

Ladang Bunga Marigold  Bali ini di Desa Belok, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Letaknya yang berada di pegunungan dan jalannya berbukit, akan memberikan Anda pemandangan indah perbukitan. Tak ada salahnya jika turun sejenak dari kendaraan, dan berfoto selfie di tempat ini.Ladang Bunga Marigold Bali saat ini jadi tempat kunjungan wisata unik tersendiri di Pulau Dewata. Sebenarnya lokasi ladang bunga marigold ini adalah ladang perkebunan rakyat. Terdapat juga perkebunan sayuran dengan berbagai macam sayuran yang ditanam. Namun tempat ini ramai dikunjungi karena pemandangannya indah, bahasa kerennya, lokasi ini merupakan spot paling instagramable di Bali.Ladang ini membentang di sepanjang jalan raya di kedua sisi antara Bedugul dan Kintamani. Lokasi ladang bunga margold lebih tepatnya adalah sebelum lokasi kebun raya. Jika Anda telah sampai di kawasan Bedugul, maka cari jalan ke arah Desa Belok, buka ke arah Tabanan. Setelah melewati kawasan pedesaan di daerah ini, Anda akan menemukan sebuah kawasan perkebunan bunga yang terhampar luas dan sangat indah dilihat mata. Karena lokasinya tepat di tepi jalan maka tak dikenakan tiket masuk. Pengunjung yang ingin mengambil foto diperbolehkan asal tidak merusak, menginjak ataupun memetik bunga untuk acara sakral ini. Jadi, hati-hati ya guys kalau berkunjung ke sini. Jangan sampai malah nanti malah merusak kindahan bunga-bunga yang ada di sana.

  1. Jacuzzi Pantai Tegalwangi

Letak Pantai Tegal Wangi ada di bagian Selatan Jimbaran. Dia bisa ditemukan di area Pura Segara Tegal Wangi, Desa Adat Jimbaran. Pantai Tegal Wangi kabupaten Badung Bali bersembunyi di jalan menuju hotel Ayana Resort Jimbaran. Sebelum Anda tiba di pintu depan Ayana, ambillah belokan ke kanan menuju jalan kecil dan ikuti terus hingga Anda melihat hamparan pasir putih. Atau Anda bisa mengikuti papan petunjuk yang mengarah ke pura Tegal Wangi karena letak pantai tersebut persis di depannya.untuk mencapai Pantai Tegal Wangi Tersembunyi di Jimbaran ini, Anda bisa berkendara dengan menggunakan mobil maupun sepeda motor.  Bagi Anda yang tinggal di sekitar Ayana, Anda bisa berjalan kaki santai dikarenakan jaraklnya hanya sekitar 100 meter saja loh. Kalau Anda ingin langsung ke pantai ini dari bandara, Jarak Pantai Tegal Wangi dari Bandara Ngurah Rai hanya berjarak sekitar 13.5 kilometer. Anda bisa tiba di pantai ini dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.  Bila Anda datang dari arah Denpasar, Anda membutuhkan waktu sektiar 60 menit dan Mobil atau motor Anda, bisa diparkir di Pura.

Keunikan dari Pantai Tegal Wangi yaitu kita bisa berendam di kolam kecil alami di pinggir pantai layaknya mandi di jacuzi. Jacuzi ini terbentuk karena adanya air yang terperangkap di bebatuan di sekitar pantai.

  1. Pantai Sawangan Nusa Dua

Jalan masuk menuju Pantai Sawangan terletak di sebelah Hotel Nikko Nusadua. Dengan perjalanan jarak tempuh sekitar 20 Menit dari Bandara I Gusti Ngurah Rai melewati Jalan Tol Bali Mandara kearah Nusa Dua, anda akan menemukan perempatan sebelum masuk BTDC ke arah kanan ( selatan ) kemudian mengikuti jalan menuju Hotel Nikko. Sebelum hotel tersebut ada jalan kecil ber-paping. Di pantai ini kita bisa melakukan aktifitas naik unta yang akan berjalan menyusuri tepian  pantai di area Nusa Dua yang indah ini.

  1. Air Terjun Juwuk

Air terjun mini di Bali  salah satunya adalah air terjun yang berada di Dusun Juwuk Manis, Desa Manggis Sari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Nama air terjun ini pun disesuaikan dengan lokasinya, Air Terjun Juwuk Manis. Air terjun ini hanya setinggi 4 km. Namun kesegaran airnya tak kalah dengan air terjun dengan ketinggian lebih. Dua air terjun yang berdampingan bisa anda nikmati di sini, selain kolam kecil di bawahnya yang bisa anda gunakan mandi atau sekedar bermain air.Air terjun Juwuk Manis belum dikelola secara optimal dan masih perlu dikembangkan lagi. Terutama untuk prasarana dan akses ke lokasi air terjun. Air terjun yang berjarak 75 km dari Denpasar ini sejatinya memiliki suasana yang cukup asri yang bisa menghilangkan kepenatan anda. Namun usaha keras dibutuhkan untuk bisa sampai ke air terjun Juwuk Manis.Dari Denpasar anda tinggal mengarahkan perjalanan menuju Gilimanuk, dengan kondisi aspal jalan yang mulus, hingga sampai di perempatan Desa Pangyangan. Dari sini anda perlu belok kanan dan melewati jalan yang berkelok dan cukup sempit hingga tiba di tempat parkir Air Terjun Juwuk Manis yang berada di dekat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Juwuk Manis.

  1. Air terjun Aling-aling

Air Terjun Aling-aling mempunyai ketinggian sekitar 35 m dan memiliki keunikan tersendiri dimana dari puncaknya terpecah menjadi dua terjunan air yang berdampingan.  Air terjun yang sebelah kanan memiliki debit yang lebih besar dibandingkan yang sebelah kirinya. Air terjun Aling-aling ini jatuh dari tebing curam dimana disekelilinginya terdapat tebing-tebing tinggi dengan pepohonan yang rimbun. 

Di bawah air terjun ini terdapat cekungan kolam yang cukup dalam sekitar 4 m.  Kolam ini dapat digunakan untuk berendam dan berenang.

 

Tak jauh dari lokasi Air Terjun Aling-aling ini dijumpai juga beberapa air terjun seperti Air Terjun Pucuk, Kembar, Cemara, Canging, Dedari dan Kroya.

 

Air Terjun Kroya memiliki ketinggian sekitar 12 m dengan kontur terjunan airnya menyerupai perosotan (sladding) sehingga sering banyak pengunjung bermain perosotan.  Selain bermain perosotan pengunjung bisa mencoba sensasi melompat terjun ke kolam dibawahnya dengan ketinggian sekitar 5 m dari tebing.

 

Air Terjun Kembar memiliki ketinggian sekitar 10 m.

 

Air Terjun Pucuk memiliki ketinggian sekitar 16 m.  Dibawahnya terdapat kolam penampungan yang begitu jernih berwarna kebiruan sehingga dapat digunakan untuk berendam atau berenang.

 

Air Terjun Cemara memiliki ketinggian sekitar 25 m dan lebar 6 m dengan debit airnya besar.  Air terjun ini bentuknya unik, bertingkat-tingkat layaknya pohon cemara.  Di bagian bawahnya membentuk kolam alami dengan kedalaman sekitar 4 m sehingga bisa untuk mandi. 

 

  1. Air terjun Lemukih

 

Ada sebuah air terjun sebelum Desa Sekumpul. Lokasinya berada dalam satu wilayah Bedugul. Tepatnya ada di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.Apabila Anda sudah sampai di Desa Lemukih, parkirkan kendaraan Anda di salah satu halaman rumah warga. Setelah itu, berjalan kakilah menuju air terjun dengan menyusuri jalan setapak yang ada.Ketika Anda sudah sampai, Anda bisa menyaksikan bahwa air terjun Lemukih memiliki keunikan yang tidak dimiliki kebanyakan air terjun. Air terjun ini memiliki kembaran, ada tiga air terjun yang mengaliri sungai.  Dari kanan, itulah air terjun Lemukih yang paling tinggi, berurutan ke kiri, sehingga membentuk seperti anak tangga. Air terjun kedua dan ketiga ditutupi oleh semak belukar, sehingga yang nampak hanya hilirnya. Dengan kondisinya yang masih alami, air terjun Lemukih memberikan sensasi refreshing yang menyentuh.Dari Denpasar, jaraknya kurang lebih 72 km, setelah melewati kawasan wisata Bedugul, teruskan perjalanan Anda menuju arah Gitgit atau Singaraja. Sesampainya Anda di sebuah pertigaan kurang lebih 10 meter dari Bedugul, beloklah ke kanan dan ikuti jalan tersebut sampai kurang lebih ada 12 km. Jalan menuju air terjun Lemukih memang berkelok-kelok dan naik turun dengan pemandangan perbukitan dan jurang di sisi kanan dan kiri jalan.Bagi Anda yang ingin bisa mencapai air terjun ini saat di Bali, arahkan kendaraan Anda dari Denpasar menuju Bedugul. Tidak ada rambu-rambu khusus yang akan mengarahkan Anda menuju air terjun Lemukih kecuali bila  Anda sudah mengetahui arah menuju air terjun Gitgit. Anda bisa memanfaatkan rambu-rambut menuju air terjun Gitgit. Air terjun Lemukih lokasinya tak jauh dari air terjun tersebut. Anda juga bisa bertanya pada warga.

 

66.Air Terjun NungNung

Air Terjun Nungnung lokasinya berada di Desa Plaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Jaraknya dari Denpasar adalah sekitar 45 km menuju arah utara atau sekitar 1,5 jam waktu berkendara.

Lokasi wisata Air Terjun Plaga Bali ini tidak jauh dari lokasi Jembatan Tukad Bangkung yang hanya berjarak sekitar 5 km saja.

Air Terjun Nungnung menawarkan sensasi air terjun dengan ketinggian sekitar 70 meter dengan debit airnya yang besar.

Susananya nyaman dan adem, karena kawasannya dikelilingi pepohonan hijau sehingga udaranya sejuk dan fresh.

Keasrianya dan suasana Nungnung Waterfall  ini tidak kalah dengan Air Terjun Yeh Mampeh

Rute jalanan menuju kawasan Air Terjun Nungnung sangat baik dengan rambu petunjuk yang jelas.

Sepanjang perjalanan, kita bisa menikmati hamparan areal persawahan dan perkebunan yang tampak hijau.

Kendalanya hanya terdapat pada alat transportasi, dimana untuk menuju kawasan ini belum ada trayek kendaraan umum ke sini.

Yang cukup menarik dari tempat ini juga adalah Sejarah Air Terjun Nungnung yang bisa anda ketahui sesampainya di lokasi.

  1. Desa Pinggan

Jarak tempuh dari Kuta ke desa Pinggan sekitar dua jam lebih. Tak kurang dari 14 km dari Kintamani ke arah Singaraja. Untuk ke Kintamani, disarankan lewat jalan Payangan, lebih dekat karena posisi di Kuta. Kemudian ikuti saja arah menuju desa Pinggan.lalu ikuti saja jalan menuju ke Pura Dalem Balingkang. Dengan catatan kalau sudah sampai di Pura itu berarti sudah kelewatan, harus balik jalan tak kurang 300 meter

  1. Dam Sungai / Tukad Unda Klungkung

Dam Tukad Unda Klungkung terletak di Desa Lebah Banjar, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.Berjarak kurang lebih 62 km dari Bandar Udara Ngurah Rai menuju ke arah timur.Ketika memasuki kawasan Tukad Unda ini pengunjung dijamin akan langsung terbelalak matanya karena sajian sungai yang bertingkat dua dan mengalirkan airnya dengan tenang sehingga mampu merefreshsuasana hati dan melupakan segala problematika hidup yang tengah dihadapi.Biasanya kegiatan arung jeram tersebut dilakukan sewaktu volume air sungai tak begitu besar. Ketika air hujan turun yang mengakibatkan volume sungai Tukad Unda menaik maka cukup berbahaya digunakan untuk olahraga arung jeram. Kawasan ini sering dijadikan lokasi arung jeram karena memiliki daya tarik dan tantangan yang bagus dan pas yang sangat disukai para pelaku arung jeram.

  1. Hanging Garden Ubud

Hanging Garden terletak di Desa Buahan Ubud.  The hidden paradise adalah diskripsi Hanging Gardens Ubud. Letaknya tersembunyi dan menampilkan pemandangan dapat menyegarkan mata.Tempat ini dikelilingi oleh hutan hujan tropis.suasana Hanging Gardens Ubud sengaja dibuat menyatu dengan alam, didukung struktur bangunan yang menyesuaikan landscape asli tempat ini.

Struktur hotel seluas 3,2 hektar ini dibiarkan seperti terasering. Dari atas, tamu dapat menikmati pemandangan Pura Dalem Segara. Sementara di bawah, tamu akan disuguhkan pemandangan Sungai Ayung.Pengunjung bakalan mendengar suara alam yang khas, seperti gemercik air sungai, dan kicauan burung di area tersebut.

  1. Lembah Tukad Melanting

Air terjun Tukad Cepung berada di kawasan Bali Tengah, Kabupaten Bangli, memang merupakan kawasan yang wilayahnya tidak berbatasan dengan laut, dikenal sebagai kawasan berhawa sejuk. Selain air terjun Tukad Cepung ada beberapa wisata alam terjun di kabupaten ini yang cukup dikenal seperti air terjun Tibumana dan Dusun Kuning. Sedang objek wisata populer dan paling hits di Kabupaten Bangli diantaranya objek wisata Kintamani, desa Penglipuran, danau dan gunung Batur, Desa Trunyan dan Pura Kehen. Juga tempat wisata baru populer untuk untuk foto selfie adalah pemandangan Lembah Tukad Melangit di Antugan, Desa Jehem, Tembuku. Bagi mereka pecinta wisata petualangan yang suka menjelajahi tempat-tempat cantik dan belum terjamah, maka objek wisata seperti air terjun Tukad Cepung Bangli ini bisa menjadi tujuan untuk jalan-jalan berikutnya. Untuk wisata alam air terjun Bali memang yang cukup populer adalah kawasan wisata Bali Utara seperti air terjun Gitgit, Sekumpul, Les, Melanting  dan Munduk adalah beberapa tempat hits untuk saat ini, tetapi pemandangan alam yang disuguhkan air terjun Tukad Cepung Bangli sanggup menyajikan keindahan alam yang lebih spesial dan tidak bisa anda temukan pada tempat lainnya.

Air terjun Tukad Cepung tergolong objek wisata yang baru dikenal di Bali, melihat foto-foto yang ditampilkan pasti bagi mereka pecinta wisata alam petualangan akan sangat tertarik dengan apa yang disuguhkan oleh tempat ini. Sebagai kawasan wisata terbaru di Kabupaten Bangli, tempat ini dikelola oleh warga dan terus berbenah untuk menyediakan tempat wisata yang layak. Akses jalan menuju lokasi dari air terjun yang berada di dasar lembah cukup baik, walaupun masih melewati jalan setapak, melintasi jembatan yang terbuat dari batang kayu dan bambu, namun akses ke lokasi tempat air terjun Cepung ini terbilang cukup mudah.

  1. Toya Devasa Hot Spring

Nikmatilah pesona Bali bagian timur dengan panorama Gunung Baturnya yang memukau. Toya Devasya Natural Hot Spring & Camping Resort akan membawa Anda lebih dekat untuk menyaksikan keindahan alam dari Danau Batur. 

Perpaduan antara kolam air panas kami yang terletak di tepi Danau Batur serta megahnya panorama sekitar yang dibalut dalam kesejukan udara pegunungan akan memberikan kesan ketenangan yang membangkitkan semangat. Anda juga bisa duduk dan memanjakan diri dengan bersantap di restoran dekat danau kami yang terkenal dengan produk lokalnya yang berkualitas

Kami juga menyediakan sarana untuk Anda yang gemar memacu adrenalin melalui aktifitas outdoor yang mendekatkan diri dengan alam seperti berkemah. Kami harap Anda menikmati momen-momen tak terlupakan di Bali bersama kami di Toya Devasya. 

Segarkan tubuh dan pikiran Anda dengan berendam di kolam air panas kami selagi berelaksasi

Toya Devasya Natural Hot Spring memiliki 4 kolam air panas dengan satu kolam air panas dalam ukuran olimpic. Pemasanan alami yang dialami di bawah permukaan bumi memungkinkan mineral dalam tanah yang tak berbau dan berwarna memberikan efek penyembuhan pada air panas yang kami gunakan. Setelah hari yang penuh petualangan seperti bersepeda, berkano ataupun pendakian, hilangkanlah letih pada tubuh Anda hanya dengan berendam di kolam kami atau bila Anda hanya berniat untuk menikmati pemandangan.

 

 

  1. Pohon Bunut Bolong Tree

Bunut Bolong yang terletak di Desa Manggisari, Pekutatan, Kab. Jembrana. Sekilas mendengar namanya kita sudah terbayang, Bunut adalah pohon yang memiliki kemiripan karakteristisk dengan beringin, tapi akar-akar yang bergelantungan dari batangnya yang langsung menyentuh permukaan tanah.

Pohon Bunut di Pekutatan ini memiliki ciri khas yang cukup unik, batang atau cabang-cabang baru terbentuk disertai lekukan-lekukan yang indah, dan uniknya lagi pada tengah-tengah pohon ada lubangnya seolah seperti sebuah lorong, yang diameternya bisa untuk lalu lalang mobil dengan leluasa, terlihat dari kejauhan seolah mengangkangi jalan beraspal yang berada di antara dua belahan kakinya.

Saat anda berencana  menuju ke arah Bali Barat, tentu tujuannya adalah wilayah Kabupaten Negara, objek wisata Bunut Bolong ini bisa menjadi tujuan wisata anda berikutnya dan mengemasnya menjadi paket tour menarik setelah mengunjungi Rambut Siwi ataupun Taman Nasional Bali Barat

  1. Pantai Amed

Anda hobi menyelam dan sedang berada di Bali? Berkunjunglah ke Pantai Amed untuk menyaksian keindahan pantai Bali utara. Pantai di wilayah Karangasem ini selain menawarkan kecantikan pantai ketika matahari terbit dan biota laut yang beragam, juga memiliki danau yang dapat digunakan bagi pemula yang ingin belajar menyelam. Anda hanya perlu membayar jasa parkir saat berkunjung ke pantai ini. Di Desa Jemeluk, dekat dari Pantai Amed, peyelam dapat melihat terumbu karang yang sangat indah, berikut penyu, pari, hingga hiu karang. Di samping itu, sekitar sepuluh meter dari bibir pantai ada kerangka kapal patroli Jepang yang karam saat Perang Dunia II.

  1. Pantai Suluban

Pantai Suluban atau yang populer dengan nama Blue Point Beach ini berada di desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Bali.

Lokasinya berjarak sekitar 31 kilometer dari Denpasar, atau memerlukan waktu berkendara sekitar 79 menit.

Pantai ini dikenal dengan nama Blue Point Beach karena di sekitar pantai terdapat sebuah Villa bernama Blue Point Bay Villas & Spa.

Daya tarik wisata dari pantai ini adalah selain berpasir pautih pantainya, juga merupakan tempat surfing dan tempat melihat Sunset di Bali.

  1. Pantai Amuk

Teluk Labuhan Amuk masuk dalam wilayah kabupaten Karangasem dan berada dalam satu kabupaten dengan pantai Amed Bali, termasuk dalam salah satu tempat wisata di Bali timur.

Untuk mencari lokasi teluk Labuhan Amuk jika anda berangkat dari tempat wisata Sanur, akan mengambil waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan.

Teluk Labuhan Amuk memiliki keindahan alam bawah laut yang masih alami serta terjaga, air laut yang jernih dan lingkungan sekitar yang masih alami, oleh sebab itu salah satu perusahaan penyedia aktivitas wisata kapal selam berskala internasional yang terkenal dengan nama Bali Odyssey Submarine Amuk Bay, memilih teluk Labuhan Amuk untuk tempat melakukan wisata kapal selam di Bali.

Aktivitas Wisata Bahari Labuhan Amuk

Karena keindahan alam laut yang masih asri dan lokasi yang tidak terlalu jauh dari tempat wisata Bali selatan, maka salah satu penyedia aktivitas water sports di Tanjung Benoa, Yaitu PT. Benoa Tirta Harum, membuka cabang untuk aktivitas wisata bahari di teluk Labuhan Amuk Karangasem.

Aktivitas Water Sports Amuk Bay Bali

Dive Walker,Jet Ski,Ocean Rafting,Banana Boat,Tubing,Snorkeling,

Ada banyak keunggulan yang dimiliki pantai Labuhan Amuk sebagai tempat aktivitas wisata bahari, seperti:

  1. Lalu lintas laut tidak ramai yang membuat peserta aktivitas water sports Labuhan Amuk merasa nyaman.
  2. Air laut tidak surut.
  3. Biota laut masih alami dan terjaga.
  1. Pantai Canggu

Nama Canggu tentu sudah tidak asing lagi di telinga para peselancar lokal maupun internasional. Pantai berpasir hitam ini juga pernah menjadi tempat diadakannya ajang ISC (Indonesia Sufing Championship) yang bertaraf internasional. Peserta kegiatannya pun tidak hanya diikuti peselancar lokal, tetapi juga mancanegara. Namun Canggu tidak hanya untuk mereka sang penantang ombak. Anda yang tidak berencana untuk melatih keseimbangan di atas papan selancar juga boleh menikmati Pantai Canggu. Berlari di bibir pantai atau bergeming di atas pasir pun tidak ada yang melarang.    Selain pantai, Anda dapat menikmati daya tarik lain yang diberikan pantai ini. Di seberang pesisir pantai terdapat hamparan sawah segar, lengkap dengan kehadiran burung-burung yang beterbangan di atasnya. Tentu pemandangan seperti ini tidak bisa sembarangan Anda dapatkan di pantai di Bali atau daerah lainnya. 

 

  1. Pantai Karma Kandara

Pantai Karma Kandara terletak di  Desa Unggasan, Kuta Selatan, Badung. Pantai Karma Kandara adalah salah satu objek wisata pantai tergolong indah. Keindahan tersebut bukan hanya karena pantai yang memiliki pasir putih, namun Pantai Karma Kandara menyuguhkan pemandangan laut yang begitu spektakuler dengan tebing bukit tinggi sebagai pembatasnya. Keberadaan Pantai Karma Kandara yang tersembunyi membuatnya terlihat sangat istimewa. Pantai Karma Kandara merupakan tempat yang indah untuk bercengkrama atau pun menyepi. Anda yang telah terbiasa dengan keramaian kota seperti di Tanjung Benoa dan Kuta. Di Pantai Karma Kandara ini Anda akan merasa kagum dan istimewa.

Objek wisata Pantai Karma Kandara seperti Hidden Beach di Bali yang memiliki pengunjung masih sepi. Hidden beach Pantai Karma Kandara ini tentu saja bisa terlihat dari suasananya yang begitu tenang serta lokasinya yang tersembunyi. Suguhan Pantai Karma Kandara yang lainnya adalah air laut yang begitu jernih sehingga Anda dapat berenang dan snorkeling secara maksimal di sini, Anda juga tidak akan terganggu dengan pedagang atau layanan pijat yang sering ditawarkan di pantai.

 

  1. Pantai Balangan 

Pantai eksotis dengan pasir berwarna putih ini terletak sekitar 8 km dari tempat wisata Bali wisata Garuda Wisnu Kencana dan 12 km dari Pura Uluwatu. Dari GWK, terus saja naik lurus hingga bertemu perempatan. Ambil jalan ke kanan (Jalan Pantai Balangan I), ikuti jalan hingga ujung dan petunjuk yang menyertainya. 

Warna air laut Pantai Balangan biru bersih dan ombaknya digemari oleh para peselancar. Jika ingin menyatu dengan air laut, Anda dapat berselancar atau berenang. Namun jika Anda hanya ingin menikmati dari bibir pantai pun, tak masalah. Dari kejauhan, aktivitas Bandara Ngurah Rai akan terlihat. Atau jika Anda berdiri di tebing, Anda juga bisa menyaksikan keindahan Pantai Dreamland. Selain itu, aktivitas masyarakat lokal saat membongkar hasil tangkapan ikan di pagi hari juga akan memberikan nuansa tersendiri. 

Lagi-lagi untuk menikmati keeksotisan alam di Bali, Anda hanya dikenakan biaya parkir kendaraan. Anda hanya perlu merogoh kocek Rp2.000,00 jika berkendara dengan roda dua dan Rp5.000,00 jika berkendara dengan roda empat.

  1. Pantai Mertasari

Pantai Mertasari berada di kawasan Sanur. Akses masuknya tak jauh dari jalan Danau Poso, Sanur, Bali. Memasuki kawasan ini, tiap pengendara motor dikenakan retribusi Rp 2 ribu. Tiket masuk orang dewasa sebesar Rp 20 ribu. Sementara anak-anak Rp 15 ribu perorang. Tiket masuk itu nantinya bisa ditukarkan di restoran dengan welcome drink dan snack. Masing-masing berupa es sirup dan pudding.

Untuk menuju lokasi, kita akan melewati jembatan kayu. Yang disusul kemudian jalan setapak berupa paling yang berkelok.  Jalan setapak itu terasa teduh karena disekelilingnya terdapat pepohonan yang menghalau sinar matahari.

Keindahan alam yang bisa dinikmati adalah panorama pantainya. Pasirnya berwarna putih cokelat muda. Permukaan air lautnya tenang dengan dasar yang landai. Sehingga cocok dibuat berenang. Diiringi angin yang berembus sepoi-sepoi membuat siapa pun yang berkunjung akan merasa betah berlibur ke tempat ini. Lingkungannya pun bersih dan terjaga dari sampah plastik.

Fasilitas permainan yang ditawarkan tergolong lengkap. Mulai dari futsal mini dan play ground khusus anak-anak, penyewaan sepeda (50K), naik kuda maupun onta (100K), permainan air hingga memberi makan ikan hiu.

Adapun permainan air disediakan: Kano (50K perorang), Sepeda Air (75K untuk 2 orang) dan StandUp Paddle (50K perorang). Menariknya, baik kano, sepeda air maupun standup paddle bisa digunakan pengunjung selama ia mau alias sepuasnya. Tidak ada batasan waktu yang ditentukan.

  1. Pantai Geger

Pantai ini disebut-sebut sebagai pantai paling nyaman di Nusa Dua. Pantai Geger berada di kawasan perhotelan elite dan mewah di Nusa Dua. Karena itulah, wajar jika penjagaannya cukup ketat. Hanya biaya parkir yang perlu Anda keluarkan. Pasir pantainya halus tanpa adanya karang-karang kecil. Garis pantainya cukup panjang, airnya jernih dan sangat tenang. Namun karena pantai ini tidak menghadap ke barat atau timur, jadi Anda tidak bisa mendapatkan momen matahai terbenam maupun terbit di sini.

  1. Desa Panglipuran

Penglipuran, sebuah desa tua di Kabupaten Bangli, teguh mempertahankan budayanya, sukses menjadi ikon desa wisata dan menjadi tujuan utama wisatawan asing maupun domestik. Lokasinya yang terletak di jalur utama Bangli dan Kintamani, sekitar 45 km dari Denpasar, Desa Penglipuran menawarkan budaya dan tradisi yang unik, suasana dan lingkungan yang nyaman dengan udara yang sejuk.

Wisatawan yang datang akan langsung merasakan kehangatan dan asrinya pedesaan. Tak ada sampah sama sekali. Jangankan sampah plastik, guguran daun pun tak terlihat. Deretan pohon Kamboja di sepanjang jalan utama yang membelah desa yang ditutup Pura di ujung jalan menambah kental nuansa budaya Bali.

Desa wisata ini menawarkan konsep pemukiman yang ramah lingkungan. Tak ada mobil atau motor yang diperkenankan memasuki kawasan. Kendaraan bermotor hanya bisa masuk hingga pelataran parkir yang disediakan. Rumah setiap keluarga dalam setiap kavling tampak hampir seragam, dengan arsitektur tradisional. Tiangnya dari kayu dengan atap yang khas berupa sirap bambu, dibatasi tembok dan memiliki gerbang khas Bali sebagai pintu masuk.

 

  1. Pantai Canggu

Nama Canggu tentu sudah tidak asing lagi di telinga para peselancar lokal maupun internasional. Pantai berpasir hitam ini juga pernah menjadi tempat diadakannya ajang ISC (Indonesia Sufing Championship) yang bertaraf internasional. Peserta kegiatannya pun tidak hanya diikuti peselancar lokal, tetapi juga mancanegara. Namun Canggu tidak hanya untuk mereka sang penantang ombak. Anda yang tidak berencana untuk melatih keseimbangan di atas papan selancar juga boleh menikmati Pantai Canggu. Berlari di bibir pantai atau bergeming di atas pasir pun tidak ada yang melarang.    Selain pantai, Anda dapat menikmati daya tarik lain yang diberikan pantai ini. Di seberang pesisir pantai terdapat hamparan sawah segar, lengkap dengan kehadiran burung-burung yang beterbangan di atasnya. Tentu pemandangan seperti ini tidak bisa sembarangan Anda dapatkan di pantai di Bali atau daerah lainnya. 

  1. Pantai Melasti

Pantai Melasti adalah pantai terletak di sebelah selatan Pulau Bali tepatnya di Desa Ungasan, dan bersebelahan dengan Pantai Bali Cliff. Lokasinya dapat ditempuh dari Jimbaran kurang lebih 15 menit. Karena terletak di Ungasan, maka kami sebut saja Pantai Melasti Ungasan ya.. hehe. Dibawah ini adalah foto penampakan pantainya.

Disebut Pantai Melasti karena pantai ini kerap dipakai untuk upacara Melasti oleh warga sekitarnya pada hari tertentu misalnya sebelum hari raya Nyepi. Saat ini akses menuju ke pantai ini sudah ditata dengan baik. Ini terbukti adanya jalan aspal menuju tepi pantai yang melintasi jurang tinggi yang kerap menjadi latar belakang lokasi pengambilan foto, ketinggiannya bisa 100–150 meter. Sama seperti Pantai Pandawa, akses ini membuka peluang bagi kunjungan wisatawan yang tengah berlibur di Bali untuk menikmati panorama pantai dari berbagai sudut pandang. Di sini belum nampak satu pun fasiltas umum yang menandakan sebagai tempat tujuan wisata.Lokasi Pantai Melasti kedepannya akan dikembangkan sebagai pusat olahraga air mirip yang ada di Tanjung Benoa seperti aktifitas jetski, banana boat, dll. Jadi nantinya ini bisa jadi tempat alternatif bagi pencinta watersport Bali.

  1. Pantai Seminyak

Karena kondisi geografisnya yang berada di satu garis pantai dengan Pantai Kuta dan Pantai Legian, karakter yang dimiliki Pantai Seminyak pun hampir sama. Ombak cukup besar yang cocok untuk berolahraga selancar, pasirnya yang putih dan landai, serta sama-sama menyuguhkan keindahan ketika matahari terbenam. Pantai Seminyak memiliki cakupan wilayah yang luas dan berada di antara Pantai Petitenget dan Pantai Legian. Dibandingkan Kuta, kawasan Seminyak memang cenderung ditawarkan untuk golongan atas. Berbagai fasilitas penunjang liburan ada di sini: hotel, bungalow, Seminyak Square, dan lain-lain. Bahkan tidak sedikit ekspatriat yang memilih tinggal di kawasan ini. Anda tidak dikenai tiket masuk dan tidak ada batasan waktu untuk mengunjungi Pantai Seminyak.

  1. Alas Kedaton

Pura Alas Kedaton adalah sebuah pura Hindu yang sakral peninggalan dari zaman megalitikum kuno di Pulau Bali. Pura Alas Kedaton terletak di tengah-tengah hutan monyet/hutan kera Alas Kedaton, tepatnya di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten TabananPura Dalem Kahyangan Kedaton ini terletak sekitar 35 kilometer dari Kota Denpasar Bali.

Pura Alas Kedaton dibangun oleh Mpu Kuturan atau Mpu Rajakertha pada masa pemerintahan Raja Sri Masula Masuli di pulau dewata, menurut prasasti desa SadingMengwi, Kabupaten Badung, menyebutkan bahwa Raja Sri Masula Masuli mulai memerintah di pulau Bali pada tahun Saka 1100 (1178 Masehi).

Prasasti tersebut memakai tahun Saka 1172 (1250 Masehi) yang juga menyebutkan bahwa Raja Sri Masula Masuli berkuasa di pulau Bali selama 77 tahun, yang berarti pemerintahannya berakhir pada tahun Saka 1177 atau 1255 Masehi.

Posisi pura Alas Kedaton menghadap ke barat dan memiliki 4 pintu gerbang sebagai pintu masuk dan keluar, pura ini memiliki halaman yang unik, pada posisi halaman dalam/utama (di Bali disebut Jeroanatau Utama Mandala) lebih rendah dari halaman tengah (di Bali disebut Jaba atau Madya Mandala), tidak seperti pura-pura lain di Bali yang biasanya memiliki halaman dalam/utama yang lebih tinggi dari halaman tengah.

Bangunan Suci dan Patung

Di dalam pura Alas Kedaton juga terdapat beberapa bangunan-bangunan suci (pelinggih), sebuah Lingga dan juga terdapat beberapa patung, diantaranya adalah:

  1. Patung Durga Mahisasura Mardhaniyang memiliki 8 tangan dan berdiri di atas sebuah patung lembu, pada masing-masing tangan kanan nya dari atas ke bawah memegang Camara(penghalau lalat), Sara (panah), Pisau besar, dan memegang ekor lembu. Pada masing-masing tangan kiri nya dari atas ke bawah memegang Kadga, Busur panah, Trisula, dan Gadha.
  2. Patung Dewa Ganeshaduduk di atas bunga Padma (lotus) dan 2 naga, pada tangan kanan nya memegang tasbih dan pada tangan kiri nya memegang kapak dan belalai, Patung Ganesha hanya memiliki satu taring (ekadanta)
  • Hutan Monyet/Kera

Hutan Monyet Alas Kedaton, Bali

Pura Alas Kedaton terletak di tengah hutan yang dihuni oleh ribuan kera/monyet dan ratusan kelelawar besar (kalong). Monyet di hutan Kedaton sangat ramah dan sangat dekat dengan pengunjung karena mereka selalu memberinya makan dengan kacang-kacangan dan makanan ringan lainnya.

Tetapi meskipun monyet nya ramah, pengunjung dihimbau agar tetap berhati-hati karena mereka juga bisa menyerang ketika mereka merasa terganggu. Hutan monyet/kera Alas Kedaton ini adalah salah satu hutan monyet yang terkenal di pulau Bali.

Pariwisata

Alas Kedaton adalah sebuah tempat wisata yang sangat terkenal di Bali, khususnya di Tabanan. Tempat ini akan dikunjungi oleh banyak wisatawan baik lokal maupun internasional, terutama pada hari libur. Pengunjung biasanya akan diantar oleh pemandu lokal yang tahu daerah sekitar hutan untuk melihat-lihat kawasan pura dan kawasan hutan sekitarnya.

Tidak jauh dari lokasi objek wisata Alas Kedaton ini juga terdapat kios-kios yang menjual suvenir dan cinderamata, taman bermain untuk anak-anak, dan fasilitas lainnya untuk kenyamanan pengunjung sehingga tempat ini juga cocok sebagai liburan keluarga.

  1. Thurle Island

Ingin berwisata alam tanpa perlu ke pantai atau bersusah payah mendaki? Pulau Penyu bisa menjadi alternatif destinasi wisata, terutama jika Anda membawa anak-anak. Untuk sampai ke Pulau Penyu, Anda akan memasuki Tanjung Benoa terlebih dahulu dengan uang donasi sebesar Rp10.000,00 untuk oang dewasa dan Rp5.000,00 untuk anak-anak. Baru setelah itu, dengan menyewa kapal seharga Rp150.000,00 setiap orang, Anda dapat memasuki wilayah konservasi penyu. Tempat wisata di Bali ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 WITA. Dari Denpasar, Anda dapat melalui Benoa Toll Road untuk rute tercepat. Tentu saja kendaraan darat hanya akan mengantarkan Anda sampai di Tanjung Benoa. Untuk pergi ke Pulau Penyu, Anda harus menyewa perahu. tujuan menarik tempat wisata di kabupaten Badung Bali selajutnya yang harus kita kunjungi adalah Deluang Sari Turtle Farm

Alamat Penangkaran Penyu Deluang Sari adalah Terletak di kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kebupaten Badung Bali

Lokasi ini bisa berjarak dari Kota Denpasar sekitar 27 kilo meter atau sekitar 35 menit perjalanan dari Bandara Udara Ngurah Rai.

Cara menuju ke pulau Penyu di Bali ini kita harus terlebih dahulu menyeberang dengan perahu bermotor dari pelabuhan Benoa.

Deluang Sari sendiri adalah merupakan sebuah delta kecil yang ditumbuhi dengan hutan bakau.

Pesisir pantainya berpasir putih, kemudian gelombang air lautnya juga tenang, dan tepat menghadap ke Pelabuhan Benoa.

Sejarah Awal mula tanjung Benoa dijadikan sebagai tempat penangkaran penyu adalah karena satwa ini adalah hewan laut yang dilindungi.

Melihat pada kenyataanya saat itu penyu banyak diburu untuk diperjualbelikan, sehingga jumlahnya semakin sedikit.

Nah kemudian karena alasan itulah kemudian diambilah langkah untuk mempertahankan populasi sekaligus mengembang biakan penyu seperti sedia kala.

Usaha ini dilakukan pertama kali oleh lembaga swadaya masyarkat yang perduli kelangsungan hidup penyu, dan dibantu WWF serta pemerintah daerah.

  1. Pulau Menjangan

Pulau Menjangan dengan pasir putihnya menjadi salah satu spot snorkeling yang menarik di Bali. Pemandangan di sekelilingnya yang banyak terdapat tebing dengan gua dan kelelawar yang bersarang di dalamnya menjadi salah satu yang membuat Menjagan bertambah unik. Spesies yang ada di sini antara lain : teripang, ikan badut, anemone, dan koral, ada pula bulu babi serta bintang laut di dasarnya.

  1. Nusa Lembongan

Pulau (nusa) Lembongan memiliki panjang 4,6 km dan lebar 1-1,5 km ini berada kira-kira 11 km di sebelah tenggara Bali, Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Indonesia.

Untuk menuju ke lokasi pulau nusa lembongan, anda harus menyebrang selat badung dengan bantuan kapal-kapal yang sudah pasti menanti anda untuk menyebrang ke nusa lembongan. Namun ada baiknya anda memesan dulu kapal mana yang akan anda tumpungi untuk enyebrang ke nusa lembongan agar anda tidak menunggu kapal-kapal yang akan berlayar, apa lagi pas hari-hari libur akan banyak sekali wisatawan yang akan berkunjung ke nusa lembongan.

  1. Air Panas Banjar

Pemandian air panas Banjar berada di sebuah desa di Bali utara, nama desanya Desa Banjar berada di kecamatan Banjar kabupaten Buleleng. Jika anda berangkat dari ibu kota kabupaten Buleleng yaitu Singaraja, untuk mencapai lokasi pemandian air panas Banjar akan menempuh jarak 19 kilometer dengan waktu tempuh 30 menit perjalanan.

Nama lain dari kolam air panas alami Banjar adalah Banjar hot springs. Di objek wisata Banjar hot springs, terdapat tiga kolam air panas alami yaitu:

  1. Kolam air panas pertama berada di tingkat paling atas, kolam ini memiliki lebar 1,5 meter dengan panjang kolam 12 meter. Di kolam pertama terdapat 8 pancuran air panas dengan kedalaman 1 meter.
  2. Kolam air panas kedua berada di bawah tingkatan kolam pertama. Kolam kedua memiliki panjang 12 meter dan lebar kolam 10 meter. Kolam kedua adalah yang terluas dari ketiga kolam yang ada disini.

Jika anda berenang dikolam kedua, mohon hati-hati karena kedalaman kolam air panas bervariasi. Yang terdekat dengan pancuran kedalamannya 1 meter dan yang terus menurun menjadi 2 meter. Karena kolam kedua paling luas dan memiliki kedalaman bervariasi membuat kolam kedua menjadi kolam air panas favorit pengunjung untuk berenang atau berendam.

  1. Kolam air panas ketiga berada di sebalah barat kolam kedua dan terpisah dari kolam yang lain. Terdapat pancuran di kolam ketiga dan tinggi pancuran kurang lebih 3 meter. Kolam ini tidak dalam, hanya sedalam pinggang orang dewasa dan air pancoran yang jatuh lebih sering digunakan oleh pengunjung untuk memijat punggung belakang.
  2. Goa Gajah

Goa Gajah terletak di barat desa Bedulu, kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Gua yang terkenal di Bali ini mempunyai suasana yang sejuk dengan pepohonan hijau yang rimbun di sekelilingnya. Untuk sampai ke Gua Gajah, dari parkiran kita harus turun lewat tangga dan dari tangga ini kita juga sudah dapat melihat Gua Gajah. Sampai di bawah ada air yang gemericik asalnya dari pancuran arca.

Di pintu masuk tampak ukiran dan patung penjaga. Pintu masuk gua hanya muat satu orang. Gua ini bentuknya huruf T dengan panjang 2 meter dan lebar 2 meter.

Di dalamnya ada ceruk yang dahulu dipakai untuk bertapa, arca ganesha, patung pertirtaan, dan tujuh patung widyadara-widyadari dengan memegang air suci.

  1. Pura Gunung Kawi

Tempat wisata di Bali yang satu ini merupakan situs purbakala yang dilindungi dan berada di Kabupaten Gianyar. Yang menarik dari candi ini adalah bebatuan yang dibuat sebagai bahan dasar candi. Jika lazimnya candi dibuat menggunakan batuan utuh, maka tidak demikian dengan Pura Gunung Kawi. Pura ini terbuat dari pahatan di dinding tebing Sungai Pakerisan. 

Pura ini merupakan tempat pemujaan bagi raja Bali yang bernama Anak Wungsu, putra Raja Udayana. Di samping itu, Pura Gunung Kawi juga digunakan sebagai pusat pelatihan spiritual dan keagamaan. Masyarakat Hindu juga menjadikan tempat ini sebagai tempat penyucian diri karena di sebelah selatan candi ada pertemuan aliran Sungai Bulan dan Sungai Pakerisan. 

Anda bisa mengunjungi tempat wisata Pura Gunung Kawi ini setiap hari dengan tiket seharga Rp10.000,00. Dari arah Denpasar, carilah rute menuju Gianyar melalui daerah Batubulan. Ikuti jalan sampai Anda menemukan jalan menuju Desa Mas. Anda bisa melihat penunjuk jalan atau bertanya pada masyarakat sekitar (atau manfaatkan saja teknologi GPS). Dari desa Mas, belok hingga bertemu persimpangan Desa Bedulu, lalu belok kiri. Ikuti jalan tersebut hingga kira-kira 5 km hingga menemukan Pasar Tampaksiring. Sekitar seratus meter di kanan jalan, Anda akan tiba di Pura Gunung Kawi.

  1. Pura Goa Lawah

Pura Goa Lawah merupakan sebuah pura yang terletak di Desa Pasinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, yang berjarak sekitar 40 km dari ibukota Bali, Denpasar. Pura Goa Lawah dikenal masyarakat karena adanya sebuah goa pada bagian utama pura ini, yang didalamnya terdapat sekumpulan kelelawar.

Pura ini juga menjadi titik fokus Perang Kusamba, sebuah perang antara Tentara Kerajaan Hindia Belanda yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Andreas Victor Michiels melawan rakyat Klungkung yang dipimpin oleh Dewa Agung Istri Kanya

  1. Taman Ayun Mengwi

Tempat Wisata di Kabupaten Badung Bali selanjutnya yang menarik untuk kita bisa kunjungi adalah objek wisata Pura Taman Ayun.

Lokasinya beralamat di jalan Ayodya No.10, kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Dari kota Denpasar jaraknya sekitar 18 kilo meter dengan mengikuti rute jalan Denpasar-Singaraja melalui Bedugul.

Waktu tempuh berkendara menuju lokasi lingkungan Pura dengan menggunakan kendaraan bermotor sekitar 25 menit.

Daya tarik Sejarah Pura Taman Ayun yang merupakan salah satu tempat pemujaan roh leluhur dari raja-raja bagi Raja Mengwi ini sangat menarik.

Pura ini adalah salah satu pura yang usianya sudah sangat tua sekitar 400 tahunan ( dibangun sekitar tahun 1634 ).

Namun demikian Pura di Badung Bali ini memiliki nilai estetika yang sangat tinggi, yang menggambarkan keindahan serta keserasian hidup.

Pura juga dihiasi dengan dereta Maru, Paibon serta Padmara, yang merupakan singgasana Sang Hyang Tri Murti.

Pura ini terbagi 3 halaman, yang ditanamni tanaman hijau serta rerumputan yang sangat terjaga kerapihannya.

Dan di seberang jalannya terdapat jeram – jeram yang eksotis dengan parit – parit yang berkelok.

Daya tarik Objek Wisata Taman Ayun lainnya, di kawasan ini terdapat sebuah museum Manusia Yadnya, museum perjalan manusia dari rahim hingga mati dan mayatnya dibakar.

Fasilitas wisata di sekitar Pura Taman Ayun juga sangat lengkap, seperti terdapat Bar & Resto, warung biasa, taman bunga, toilet dan area parkir.

  1. Kebun Raya Eka Karya Bedugul

Kebun raya botani tropis yang luas dan besar ini ada di daerah Bedugul, Kabupaten Tabanan. Letaknya ada di daerah pegunungan Bedugul dengan ketinggian 1250-1459 dpl. Kebun raya ini dikhususkan untuk mengumpulkan berbagai gymnosperma dari seluruh dunia. Anda yang ingin berwisata dan bersantai di daerah yang menyejukkan mata dan menyatu dengan alam, sebaiknya tidak melewatkan tempat wisata ini. 

Kebun Raya Bedugul beroperasi setiap hari kecuali pada saat Nyepi, mulai pukul 08.00-18.00 WITA. Harga tiket untuk pengunjung domestik sebesar Rp9.000,00 dan harga tiket untuk pengunjung asing sebesar Rp17.000,00. Jika Anda berwisata dari Taman Kupu-Kupu, ambillah arah selatan menuju Jalan Batukaru ke Jalan Raya Buruan, lanjut ke Jalan Raya Babahan Senganan dan masuk ke Jalan Raya Candikuning. Kebun Raya Bedugul terletak di Jalan Baturiti, Candikuning, Tabanan.

  1. Sangeh

Sangeh, salah satu kawasan wisata di Bali yang terkenal dengan banyaknya populasi monyet yang ada di sana. Bagi penyuka binatang cerdas ini, bisa jalan-jalan ke Sangeh, ya.

Di tengah Sangeh juga terdapat sebuah pura yang dulunya bekas bangunan dari Kerajaan Mengwi. Tetapi sekarang pura tersebut sudah dialihkan ke penduduk.

Nama pura yang dibangun oleh Kerajaan Mengwi tersebut adalah Pura Bukit Sari. Menurut cerita rakyat setempat, monyet yang ada di Sangeh mempunyai seorang raja dan raja monyet menguasai 3 wilayah kerajaan.

Lokasi : Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

  1. Munduk waterfall

Air terjun munduk terletak di desa munduk pada kecamatan banjar di kabupaten Buleleng provinsi Bali. Air terjun ini berada kurang lebih 42 km dari kota singaraja dan sekitar kurang lebih 70 km dari kota Denpasar. Dari Bandara Ngurah Rai anda hanya perlu mengikuti jalan By Pass Ngurah Rai lurus terus hingga sampai di daerah Tohpati, yaitu perempatan tohpati kemudian lurus terus melalui jalan Gatot Subroto hingga sampai di daerah ubung. Kemudian dari daerah ubung anda bertolak ke kanan yaitu menuju ke daerah kapal di kecamatan mengwi dengan mengikuti Jalan Raya Kapal hingga sampai di daerah bringkit kemudian belok ke kanan menuju arah bedugul. Terus ikuti jalan yang menuju arah bedugul hingga sampai di tempat wisata Bedugul dari bedugul ini anda hanya perlu mengikuti jalan yang menuju arah Gitgit atau Singaraja. Selanjutnya anda akan melihat pertigaan dengan tikungan tajam ke arah kiri.  Ambil belokkan ke kiri ke arah Desa Gobleg dan ikuti jalan tersebut sampai melewati Restoran Ngiring Ngawedang.  Dari restoran ini perjalanan diteruskan sekitar 1 km ke arah utara (Seririt) hingga tiba di sebuah warung kecil dan terdapat petunjuk arah air terjun munduk. Jik jalan terus maka anda juga akan bertemu dengan air terjun melanting yang letaknya kurang lebih 1 km dari air terjun munduk. Unutk masuk ke dalam are air terjun tersebut anda tidak di pungut biaya sedikitpun karena menurut pengelola air terjun ini air terjun ini baru di buka untuk umum semenjak setahun lalu jadi belum begitu banyak wisatawan yang tau tentang keberadaan air terjun munduk ini. Dan juga lahan parkir yang belum memadai menjadi kendala dalam pengembangan objek wisata air terjun ini. Jika anda ingin masuk menuju ke iar terjun tersebut maka anda akan di pinjamkan kayu untuk membantu menuju ke air terjun munduk ini. Anda akan melewati jalan setapak yang agak curam yang di sebelah kiri dan kanan anda merupakan kebun cengkeh dan juga kebun kopi. Kemudian di tengah perjalanan anda akan menemukan sebuah pancoran kecil yang menambah keasrian air terjun ini. Setelah berjalan selama 15 menit yaitu 246 m dari atas maka anda akan melihat subuah air terjun yang yang indah. Ketinggian air terjun ini sekitar 15 m ini membuat air yang jatuh terhempas mengenai wajah kita sehingga kita merasakan kesegaran yang tiada tanding. Air dari air terjun ini juga mengandung sulfur atu belerang yang berguna untuk meremajakan kulit atau memulihkan masalah kulit seperti dermatitis, gatal, dan banyak lainnya. Suasana yang masih sangat alami ini sangatlah memberikan kenyamanan tersendiri bagi para wisatawan.

  1. Air terjun Tegenungan

Air terjun tegenungan berada di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Jika Anda datang dari kawasan Kota Denpasar jaraknya hanya sekitar 16 km atau memerlukan waktu kurang lebih 45 menit dengan kendaraan. kawasan air terjun tegenungan tidaklah berada di desa terpencil namun di tempat dimana banyak objek wisata berada. karena kita sedang membicarakan gianyar dan ubud dimana tempat ini memang menjadi sentral objek wisata di Bali khususnya alam dan budayanya.

Tempat wisata air terjun Tegenungan merupakan objek wisata air terjun yang paling dekat dengan Kota Denpasar memiliki air yang bersih jika tidak musim hujan, karena pada saat musim hujan airnya akan menjadi keruh. dan jangan khawatir sampai disana, karena jika memang itu sedang terjadi maka akan anda bisa memilih banyak pilihan air terjun lainnya di Bali yang tidak kalah indahnya. Adapun aktivitas yang bisa dilakukan di air terjun Tegenungan yakni duduk santai di atas batu untuk menikmati indahnya air terjun dan mendengar gemuruh air, bisa juga mandi atau sekedar bermain-main air, dan berfoto-foto untuk mengabadikan momen-momen indah. atau jika anda adalah orang yang memiliki cukup nyali, anda bisa melompat dari atas air terjun, namun perlu di ketahui pula, walaupun banyak orang sering melakukannya, kami sarankan anda untuk tidak melakukannya karena sangat berbahaya dan di areal air terjun ini tidak memiliki petugas lifeguard.

Namun karena air terjun ini merupakan objek wisata untuk semua kalangan umum maka pemerintah setempat menyediakan fasilitas pendukung seperti area parkir yang cukup luas yang mampu menampung kendaraan roda dua maupun roda empat, terdapat warung-warung sederhana yang menjual makanan dan minuman ringan, terdapat restoran dan vila di sekitar air terjun tegenungan. Dari warung-warung sederhana itu anda bisa menikmati makanan atau minuman sambil menyaksikan keindahan objek wisata air terjun Tegenungan dari kejauhan.

Selain itu, di dekat air terjun telah dibangun tempat-tempat pemandian dengan beberapa pancuran yang berasal dari mata air alami. Penduduk sekitar sering mandi dan mengambil air untuk konsumsi sehari-hari di pemandian tersebut, terutama pada pagi dan sore hari.

  1. Air terjun Sekumpul

Air terjun Sekumpul erletak di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali.

Air Terjun Sekumpul juga dikenal dengan nama Air Terjun Gerombong.  Bahkan oleh warga lokal menamainya juga Air terjun Pemuatan.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 100 m dan terdiri beberapa air terjun setidaknya ada tujuh air terjun yang letaknya terpisah-pisah dan berjauhan.

Dari tujuh air terjun yang ada hanya dua air terjun yang bisa didatangi lebih dekat.  Uniknya, dua air terjun yang letaknya berdampingan tersebut memiliki ketinggian dan debit air berbeda.  Kedua air terjun ini berasal dari dua sumber mata air yang berbeda, dimana air terjun di sebelah kiri bersumber dari mata air sedangkan air terjun di sebelah kanan (yang lebih tinggi) bersumber dari sungai. Di musim hujan, air terjun di sebelah kiri tetap bening karena bersumber dari mata air sedangkan air terjun di sebelah kanan akan berwarna coklat keruh.

Letak Air Terjun Sekumpul cukup dekat dari Air Terjun Lemukih, kira-kira hanya berjarak 2 km. Maklum, Desa Sekumpuldan Desa Lemukih memang bertetangga. Untuk melihat Air Terjun Sekumpul dari dekat, memang butuh sedikit usaha dan perjuangan. Yang membuat air terjun ini berbeda dari air terjun kebanyakan, Air Terjun Sekumpul bukan hanya terdiri dari satu atau dua air terjun. Setidaknya ada tujuh air terjun, yang letaknya terpisah-pisah dan berjauhan, yang bisa dilihat dari bale bengong. Tujuh air terjun tersebut tersebar di tebing-tebing yang tinggi dan dikelilingi pepohonan hijau yang menyejukkan mata. Ketujuh air terjun tersebut memiliki bentuk dan ketinggian yang berbeda-beda. Benar-benar menakjubkan dan memang pantas dinobatkan sebagai air terjun terindah di Bali.

  1. Taman Kertagosa

 Kerta Gosa adalah salah satu obyek wisata andalan kabupaten Klungkung, Bali. Dibangun pada tahun 1686 oleh Dewa Agung Jambe, Taman Gili Kerta Gosa memiliki keunikan tersendiri yang tidak dimiliki obyek wisata lainnya. Kerta Gosa adalah sebuah bangunan terbuka (bale) yang secara resmi merupakan bagian dari kompleks Puri Semarapura.

 

Terletak di jantung kota Semarapura Ibukota Kabupaten Klungkung, di sebelah pasar utama, Kerta Gosa telah direnovasi dan dilestarikan oleh pemerintah. Di dalam tembok dengan ukiran Bali tradisional, terdapat dua bangunan tinggi berdiri yaitu, disebut Bale Kerta Gosa dan Bale Kambang (Taman Gili). Bale Kerta Gosa merupakan sebuah bangunan tinggi di sudut kanan setelah pintu masuk, serta Bale Kambang yang lebih besar terletak di tengah dan dikelilingi oleh kolam.

 

Selain arsitektur bangunan yang indah, keunikan Kerta Gosa terletak di langit-langit bale yang ditutupi dengan lukisan tradisional bergaya Kamasan. Kamasan adalah sebuah desa di kecamatan Klungkung yang terkenal dengan ciri khas lukisan wayangnya. Lukisan Kamasan biasanya mengambil epik seperti Ramayana atau Mahabharata sebagai tema lukisan. Lukisan Kamasan biasanya ditemukan di Pura-Pura sebagai hiasan yang memiliki banyak arti.

Sebelumnya lukisan di langit-langit Kerta Gosa dibuat pada kain, namun pada tahun 1930 dipugar dan dicat pada eternit. Lukisan-lukisan di langit-langit Kerta Gosa menawarkan pelajaran rohani yang berharga. Jika seseorang melihat hal ini secara rinci, pada setiap bagian langit-langit menceritakan cerita yang berbeda, terdapat satu bagian yang bercerita tentang karma dan reinkarnasi, dan bagian lain menggambarkan setiap fase kehidupan manusia dari lahir sampai mati. Lukisan dibagi menjadi enam tingkatan, yang mewakili akhirat, serta yang paling atas yaitu nirwana.

Bale Kambang adalah sebuah bangunan indah di tengah kolam. Lukisan Kamasan di langit-langit menggambarkan kisah dari epik Sutasoma. Kedua sisi dari jembatan menuju bale dijaga oleh patung-patung yang mewakili karakter dari epik dengan latar belakang kolam teratai. Tema dalam lukisan menunjukkan bahwa bangunan tersebut difungsikan sebagai tempat bagi keluarga kerajaan untuk mengadakan upacara agama untuk ritual Manusa Yadnya seperti pernikahan dan upacara potong gigi.

Kerta Gosa ternyata juga pernah difungsikan sebagai balai sidang pengadilan yaitu selama berlangsungnya birokrasi kolonial Belanda di Klungkung (1908-1942) dan sejak diangkatnya pejabat pribumi menjadi kepala daerah kerajaan di Klungkung (Ida I Dewa Agung Negara Klungkung) pada tahun 1929. Bahkan, bekas perlengkapan pengadilan berupa kursi dan meja kayu yang memakai ukiran dan cat prade masih ada. Benda-benda itu merupakan bukti-bukti peninggalan lembaga pengadilan adat tradisional seperti yang pernah berlaku di Klungkung dalam periode kolonial (1908-1942) dan periode pendudukan Jepang (1043-1945). Pada tahun 1930, pernah dilakukan restorasi terhadap lukisan wayang yang terdapat di Kerta Gosa dan Bale Kambang oleh para seniman lukis dari Kamasan dan restorasi lukisan terakhir dilakukan pada tahun 1960.

 

  1. Hidden Canyon

Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati Gianyar Bali terletak di Jalan Sahadewa, Banjar Wangbung, Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia.

Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati Gianyar Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

 

Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati Gianyar Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Gianyar tidak mengunjungi Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati Gianyar Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

 

Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati Gianyar Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Sukawati Gianyar Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di kota Gianyar.

 

  1. Pantai Candi Dasa

Pantai Candi Dasa adalah salah satu wisata pantai di Bali yang terletak di desa Candi Dasa, kecamatan Manggis, kabupaten Karangasem dan berjarak sekitar 80 km dari Denpasar. Keberadaan pantai Candi Dasa tidak sebagus pantai-pantai lain di Bali karena sebagian pantainya rusak oleh ombak-ombak Selat Badung yang tergolong besar, sehingga pantai ini dilindungi pengaman yang terbuat dari beton yang dikenal dengan krib. Namun Candi Dasa memiliki pemandangan alam yang sangat menawan di mana setiap pengunjung dapat menikmati fenomena sunset dan sunrise Pesona alam menjelang matahari tenggelam di kawasan wisata ini tidak kalah menarik dengan pantai Kuta. Bahkan terlihat lebih menarik karena pada saat sunset, matahari akan terlihat lebih bulat yang terbenam di antara bukit dan laut sekitar Candi Dasa.

  1. Pantai Blue Lagoon

Tempat yang terletak di Bali Timur, tepatnya Padangbai ini sangat cocok untuk melakukan snorkeling bersama keluarga karena airnya yang tenang dan tentu saja mempunyai panorama bawah laut memikat. Spesies yang dapat kita temui di Blue Lagoon antara lain morish idol, kura-kura.

 

  1. Kemenuh Buterfly

 Kemenuh Butterfly Park adalah taman konservasi berbagai jenis kupu-kupu yang dikembangkan untuk aktraksi wisata. Lokasinya di Gianyar, tepatnya di Desa Kemenuh Kecamatan Sukawati-Gianyar. Keberadaan Kemenuh Butterfly Park sangat strategis karena berlokasi di tengah Pulau Bali sehingga sangat mudah dan dekat dari objek daya tarik wisata yang lain.

 

Misalnya, dari taman cantik ini, wisatawan dapat menjangkau Pasar Sukawati untuk berbelanja, dengan hanya menempuh perjalanan ke utara sekitar 10 menit. Jika dari Ubud, Anda bisa melewati jalur Desa Mas sampai ketemu patung bayi. Jika pelanjutkan perjalanan langsung lurus ke timur, Kemenuh Butterfly Park ada di sebelah kanan jalan raya dengan properti bangunan ilalang.

 

Inilah taman kupu-kupu satu-satunya yang ada di Gianyar dan berlokasi di daerah tropis. Anda dan keluarga tidak akan rugi juka mengunjungi tempat ini sebab akan ada ilmu dan pengetahuan yang bertambah tentang kehidupan kupu-kupu. Sebagai contoh, di sini Anda akan dapat melihat langsung mertamorfosis kupu-kupu dari kepompong yang ada di taman terakhir. Selebihnya, bonus memanjakan mata dan hati akan terasa karena rupa cantik kupu-kupu bukan rekayasa.

 

Dengan mengunjungi Kemenuh Butterfly Park Anda akan dapat melihat keelokan dan keindahan dari warna-warni kupu-kupu yang terbang mencari dahan tumbuhan.

  1. Bukit Campuhan

 Bukit Campuhan terletak di Jalan Bangkiang Sidem, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Bukit ini terletak satu kawasan dengan Pura Gunung Lebah. Pintu masuknya sama dengan gerbang masuk Ibah Villas & Suites. Usai melewati gerbang masuk Ibah Villas & Suites, Anda akan menemui Pura Gunung Lebah. Di sana juga terdapat papan petunjuk, kali ini Anda harus belok kanan.

 

Dari depan pura ini, trek menuju Bukit Campuhan dimulai. Treknya sangat manusiawi, jalurnya jelas dan lebar trek mencapai 1,5 meter. Jarak menuju puncak bukit adalah sekitar 2 Km, dengan waktu tempuh sekitar 15-20 menit. Tak dipungut biaya untuk mendaki Bukit Campuhan.

Banyak wisatawan yang jogging mulai dini hari hingga matahari terbit. Sementara itu, wisatawan yang ingin menikmati indahnya suasana Bukit Campuhan berbalut semburat jingga menyambangi tempat ini jelang senja.

  1. Jalan kaki atau bersepeda

 

Selain jalan kaki dan jogging, wisatawan juga bisa menaiki Bukit Campuhan dengan bersepeda. Rental sepeda bisa didapatkan di beberapa lokasi di Ubud. Banyak penginapan juga menyewakan sepeda untuk digunakan sepanjang hari.

  1. Bukit Asah Karang Asem

 Lokasi tempat wisata Bukit Asah berada di Bali Timur, tepatnya di Desa Bugbug, Karangasem Bali. Untuk menuju lokasi ini sangatlah mudah karena jalan menuju lokasi tempat wisata ini sudah bisa dilalui oleh kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Hanya saja jalan untuk menuju lokasi ini belum diaspal. Disarankan pengunjung supaya menggunakan kendaran roda dua untuk menuju lokasi ini.

 

Jika Anda datang dari kawasan Bandara Ngurah Rai atau pantai Kuta hanya memerlukan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dengan melalui jalan by pass Prof Ida Bagus Mantra dengan kendaraan bermotor. Adapun objek wisata yang dapat anda kunjungi sembari menuju Bukit Asah yakni objek wisata Patung Titi Banda, pantai-pantai yang ada disepanjang jalan Ida Bagus Mantra, Bali Safari, Pura Goa Lawah, dan Pantai Candidasa.

  1. Bali Safari & Marine Park

Kawasan Bali Safari Marine Park, dibangun diatas areal seluas 40 hektar. Merupakan salah satu dari 3 kebun binatang yang ada di Indonesia. Terletak di tiga desa di Kabupaten Gianyar Bali. Yaitu Desa Lebih, Desa Serongga dan Desa Medahan.

 

Jaraknya 17 km ke arah timur kota Denpasar atau sekitar 1 jam dari bandara Ngurah Rai, dengan melintasi jalan By Pass Ngurah Rai dan By Pass Prof Ida Bagus Mantra. Lokasi dari Taman safari Bali benar-benar strategis, mudah di akses dan sangat jarang terjadi kemacetan. 

  1. Monumen Bom Bali

Alamat Monumen Tragedi Kemanusiaan Bom Bali sendiri berlokasi di Jalan Raya Kuta, kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Lokasi Tugu Peringatan Bom Bali berjarak sekitar 10 kilo meter dari Bandar Udara Internasional Ngurai Rai, dan bisa ditempuh sekitar 26 menit.

Daya tarik Monumen Ground Zero Bali adalah melihat dari dekat saksi bisu tragedi kemanusian saat terjadi peledakan bom oleh Amrozi Cs.

Kejadian yang tidak hanya mengguncang indonesia namun juga menjadi perhatian dunia tersebut, terjadi pada tanggal 12 Oktober 2002.

Bom yang berjenis TNT seberat 1 Kg tersebut meluluh lantakan Paddy’s Pub dan Sari Club (SC) di jalan Legian Kuta Bali dan Konsulat Amerika.

Kisah tersebut terpahat dengan apik saat anda menyaksikan daftar 202 Nama – Nama Korban Bom Bali yang meninggal dari berbagai negara.

Banyak wisatawan yang liburan ke Bali menyempatkan berkunjung ke tempat yang populer juga dengan nama Monumen Bom Bali ini.

Mulai dari yang hanya ingin Sejarah Monumen Bom Bali hingga yang sengaja datang untuk berdoa agara arwah mereka mendaoat tempat yang layak.

Letaknya sangat stretegis, banyak dikunjungi orang, sehingga sekarang Monumen Bom Bali menjadi salah satu objek wisata di Bali.

Siapa pun yang mau berkunjung ke Monumen Tragedi Kemanusiaan Bom Bali ini tidak dikenakan biaya alias Gratis.

 

error: Content is protected !!
error: Content is protected !!