Monkey Forest bali

Monkey Forest Ubud

Mandala Wisata Wenara Wana  atau Ubud Monkey Forest adalah cagar alam dan kompleks candi Hindu di Ubud, Bali. Nama resminya adalah Sacred Monkey Forest Sanctuary .

Di tempat ini mempunyai kurang lebih 340 ekor monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) (32 jantan dewasa, 19 jantan muda, 77 betina dewasa, 122 remaja dan 54 bayi).  Ada empat kelompok monyet yang menempati wilayah berbeda di kawasan ini. Kehadiran Monkey Forest atau hutan sakral Ubud merupakan sebuah  koeksistensi yang harmonis antara manusia dan alam. Di Bali, tempat-tempat suci seperti Monkey Forest ( Hutan Monyet ) biasanya berada di daerah keramat, sering dikelilingi oleh pura-pura.  Tempat-tempat suci budaya ini tidak hanya merupakan bagian penting dari warisan Bali, tapi juga merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari.  Upacara keagamaan di pura secara teratur diadakan oleh penduduk desa .

 

Hutan  (Forest)

Hutan ini memiliki luas kira-kira sepersepuluh dari satu kilometer persegi (sekitar 27 hektare) dan berisi setidaknya 115 spesies pohon yang berbeda  . Beberapa pohon ini dianggap suci dan digunakan dalam berbagai praktik spiritual Bali. Contohnya termasuk Majegan, yang digunakan secara eksklusif untuk pembangunan tempat suci; atau Berigin, yang daunnya digunakan dalam upacara kremasi.

Yang sangat penting adalah Pule Bandak, pohon yang mewujudkan semangat hutan, dan digunakan dalam pembuatan topeng  yang kuat. Topeng ini hanya digunakan di dalam kuil, dan dimana pepohonan tidak mati untuk membuatnya.

 

 

Kera / Monyet (Monkey)

Jenis kera yang hidup didalam kawasan Monkey Forest dikenal sebagai kera bali ekor panjang yang dalam istilah ilmiahnya  disebut Macaca fascicularis. Dalam bahasa Inggris disebut macaque.

 

Ada sekitar 600 ekor kera yang menghuni kawasan ini. Mereka terbagi dalam 5 kelompok: di depan pura dalem, michelin, timur, tengah, dan kuburan. Masing-masing grup beranggotakan 100 – 120 ekor monyet terdiri dari: bayi (0 – 1 tahun), juvenil 1 (1 – 2 tahun), juvenil 2 (2 – 4 tahun), sub dewasa jantan (4 – 6 tahun), dewasa betina (> 4 tahun), dan dewasa jantan (> 6 tahun).

 

Karena populasinya yang cukup banyak, konflik antar kelompok kera tidak dapat dihindari. Terkadang untuk tujuan tertentu, misalnya mandi ke sungai di musim kemarau, kelompok tertentu mesti melewati wilayah kekuasaan kelompok lainnya.

 

Kera jenis ini aktif di siang hari dan beristirahat di malam hari. Kera betina mengandung selama 6 bulan dan umumnya melahirkan 1 ekor bayi. Sangat jarang melahirkan bayi kembar. Bayi kera bersama induknya kurang lebih selama 10 bulan dan sesudahnya akan disapih untuk hidup mandiri. Perkawinan dapat terjadi sepanjang tahun dengan intensitas tinggi terjadi sekitar bulan Mei – Agustus. Induk kera  (betina) sangat menjaga bayi mereka bahkan kera betina yang tidak melahirkan pun turut juga menjaga bayi – bayi kera itu, bersama – sama.

Berat rata-rata kera betina 2.5 – 5.7 kg dan kera jantan 3.5 – 8 kg. Usia hidup kera jantan sampai 15 tahun sedangkan kera betina sampai 20 tahun.

Kera ekor panjang termasuk binatang omnivora. Di Wenara Suci Wenara Wana (Monkey Forest Ubud), makanan utamanya adalah ketela rambat, diberikan 3 kali sehari dan setiap hari dikombinasikan dengan: pisang, daun papaya, jagung, mentimun, kelapa, dan buah-buahan lokal lainnya.

 

PURA

Di Monkey Forest / Hutan Monyet  terdapat  juga  3  pura yang berada di kawasan Mandala Suci Wenara Wana ini.

PURA DALEM AGUNG, berlokasi di barat daya kawasan. Pura ini adalah tempat memuja Tuhan (Hyang Widhi) dalam personifikasinya sebagai Dewa Siwa atau Hyang Pendaur

Di barat laut kawasan, anda akan menemukan PURA BEJI. Pura ini  adalah tempat memuja Tuhan (Hyang Widhi) dalam personifikasinya sebagai Dewi Gangga. Pura ini adalah tempat pensucian sebelum dilangsungkannya upacara (piodalan). Pura Beji juga sering digunakan untuk melukat sebagai pembersihan lahir dan bathin secara spiritual.

Pura ketiga adalah PURA PRAJAPATI. Pura ini terletak di timur laut kawasan. Pura ini berdampingan dengan kuburan. Di Pura ini umat Hindu memuja Tuhan (Hyang Widhi) dalam personifikasinya sebagai Prajapati. Perlu diketahui, kuburan yang ada, digunakan untuk sementara waktu sambil menunggu saat dilaksanakannya ngaben massal yang diadakan setiap 5 tahun sekali.

Monkey Forest  menjadi tujuan wisata yang  populer di Ubud, dan sering dikunjungi oleh lebih dari 10.000 wisatawan per bulan.

Address 

Jakarta : 

Tower 88 lt 35 . Jl. Casablanca Raya Kv.88  Jakarta 

Denpasar : 

Jl. Bypass Ngurah Rai No. 21A lt 2 . Kuta. Bali.

Tentang Kami

Contact Us   :  08111515405, 085998004590

Follow kami di :

@2017 Lekatour