Pura Suranadi 100x425
Pura Suranadi

Pura Suranadi terletak di jalan Wisata Suranadi, Desa Selat, Kecamatan Narmada, Lombok Barat NTB. Pura yang hanya berjarak 30 menit dari pusat  Kota Mataram. 

 

Keberadaan Pura Suranadi erat kaitannya dengan lima mata air (Panca Tirta atau Pancaksara) yang ada di lokasi tersebut, yaitu Mata Air Toya Tabah, Mata Air Toya Pabersihan, Mata Air Toya Panglukatan, Mata Air Tirta, dan Mata Air Pangentas. 

Kelima pancuran suci ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, yang dalam bahasa Sasak disebut “Ngentas Male”. Masyarakat Hindu percaya bahwa setelah berdoa, kemudian menyucikan diri dengan air dari kelima pancuran tersebut, maka mereka akan mendapatkan kehidupan yang baru atau “Suranadi”.

Menurut legenda, pancuran suci ini berhubungan dengan seorang penyebar agama Hindu dari India yang bernama Dang Hyang Nirlata. Ia menyebarkan ajaran Hindu mulai dari Jawa, Bali, dan kemudian ke Lombok hanya dengan berjalan kaki. Ia selalu membawa sebuah tongkat. Saat mencapai Lombok, ia dan rombongannya sampai ke kawasan Suranadi. Di kawasan ini mereka beristirahat empat kali. Dan setiap beristirahat, Dang Hyang Nirlata menancapkan tongkatnya ke tanah dan keluarlah air yang bersih. Demikian empat dari lima pancuran tercipta.

Pancuran yang pertama disebut “air suci pembersih”. Yang kedua disebut “air suci pengentas”. Yang ketiga disebut “air suci pelukatan”, dan yang keempat disebut “air suci petirta”. Untuk mengingat jasa Dang Hyang Nirlata, umat Hindu di Pulau Lombok bagian Barat mengadakan upacara setiap bulan purnama Sasih Kapat (sekitar bulan Oktober dan November).

 

Pura Suranadi memiliki tiga buah kelompok pura. Masing-masing diberi nama sesuai dengan fungsi sumber air yang ada di dalamnya. Masing-masing pura itu memiliki area jaba sisi, jaba tengah, jeroan (tri mandala). Pura-pura tersebut,yaitu :  (1) Pura Ulon (Gaduh), yakni terletak di ujung timur laut, berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung Taman Wisata Alam, halaman Pura Ulon terdapat Mata Air Panglukatan dan Petirtan; (2) Pura Pangentas, terletak tidak jauh dari Pura Ulon ke arah barat daya, Pura ini dilengkapi dengan dua palinggih dan terdapat Mata Air Pangentas, Panembak, dan Tirta Mapepada, Pura ini difungsikan sebagai tempat mengambil air untuk upacara pitra yadnya; dan (3) Pura Pabersihan yang berlokasi sekitar 300 meter dari Pura Ulon, Pura ini memiliki Mata Air Pabersihan dengan beberapa macam palinggih dan bangunan pelengkap upacara.

100 Meter dari Pura Suranadi, Taman Wisata Alam Suranadi.  Di sini kita bisa menikmati pemandangan alam dan udaranya yang sejuk nan segar . Karena hutan yang mengelilingi taman wisata alam ini masih terlindung dan terawat dengan baik. Di dalam Taman Wisata Alam Suranadi, kita tak hanya menemui pepohonan besar dan rimbun saja namun sesekali Anda akan menemukan tanaman langka, dan juga satwa-satwa liar seperti kijang, kera, dan berbagai macam burung.

 

Address 

Jakarta : 

Tower 88 lt 35 . Jl. Casablanca Raya Kv.88  Jakarta 

Denpasar : 

Jl. Bypass Ngurah Rai No. 21A lt 2 . Kuta. Bali.

Tentang Kami

Contact Us   :  08111515405, 085998004590

Follow kami di :

@2017 Lekatour