Ubud Palace

Ubud Palace atau Istana Ubud, adalah nama resmi Puri Saren  Agung, merupakan kompleks bangunan bersejarah yang terletak di Ubud, Kabupaten Gianyar Bali.  Puri Saren Ubud berjarak 22 km dari Kota Denpasar Bali sekitar  35 menit perjalanan.

Istana ini merupakan tempat tinggal resmi keluarga kerajaan Ubud.   Puri Saren Ubud (Ubud Palace) merupakan istana kerajaan Ubud Bali yang indah dengan rumah-rumah tradisional sebagai tempat kediaman Raja Ubud.

Ubud memiliki sejarah yang di mulai  di  abad  kedelapan, ketika pendeta Hindu Jawa Rsi Marhandya datang ke Bali dari Jawa, dan bermeditasi di pertemuan dua sungai Wos di Campuan, tepat di sebelah barat pusat kota modern. Sebuah tempat suci didirikan dan kemudian diperluas oleh Nirartha, pendeta Jawa yang dianggap sebaga  pendiri praktik dan ritual keagamaan Bali seperti yang kita kenal sekarang. Saat itu kawasanini merupakan pusat pengobatan dan penyembuhan alami, dan begitulah nama Ubud : Ubad dari istilah Bali kuno yang berarti kedokteran mengacu pada khasiat penyembuhan tradisional dari berbagai tanaman yang  di sini.

Semenjak dahulu dalam sejarahnya ada hubungan yang erat  antara Jawa dan Bali, yaitu saat terjadi  disintegrasi kerajaan Majapahit yang dulu perkasa di abad ke-15 . dengan di ikuti  eksodus massal bangsawan ke Bali. Sebuah kerajaan baru di pesisir timur pulau yang disebut Gelgel kemudian dibangun dan memberi perlindungan bagi banyak keluarga penguasa penting pada saat itu .  Mereka membawa warisan seni dan prinsip-prinsip sistem kasta.

 

Dan pada abad ke-17  di Bali banyak bermunculan  kerajaan-kerajaan  baru yang cepat, termasuk pendirian beberapa rumah kerajaan di Ubud. Namun, di periode ini juga melihat banyak konflik antara klan kerajaan kerajaan dengan supremasi sebagai tujuan akhir. Seorang pangeran dari Klungkung dikirim untuk membuat istana di Sukawati sebagai pusat kekuatan dan keindahan estetika. Pengrajin datang dari seluruh Bali untuk membantu dalam konstruksi dan setelah selesai banyak dari mereka memilih untuk tinggal.  Sukawati saat ini adalah sebuah komunitas yang sangat mendukung segala bentuk kesenian serta tarian dan musik.

Ubud Palace didirikan oleh Ida Tjokorda Putu Kandel yang memerintah pada tahun 1800-1823 Masehi. Selama ini Puri Saren difungsikan sebagai repositori budaya tradisional Bali yakni sebagai pelindung utama kesenian, tarian, maupun sastra Bali. Puri ini sangat unik, karena memiliki benda-benda yang sarat dengan estetika yang tinggi, bangunan tradisionalnya menawan dan artistik. Puri ini dilengkapi juga dengan auditorium/wantilan sebagai tempat pertemuan.

 

Di Bali mulai terlihat  masuknya pengunjung luar negeri yang signifikan selama tahun 1930-an. Gelombang pertama pariwisata ini terfokus di dan sekitar Ubud karena kepercayaan bisnis Tjokorde Gede Agung Sukawati yang mahir dalam bahasa Inggris dan Belanda. Dia mendirikan sebuah rumah tamu kecil dan kakaknya Tjokorde Raka Sukawati, yang tinggal di seberang jalan, berinisiatif untuk menyambut komposer terkenal Walter Spires ke Ubud untuk tinggal dan bekerja. Ini menjadi tren bagi seniman asing lainnya dan segera orang-orang seperti Rudolf Bonnet dan Willem Hofker tiba untuk membuat kuda-kuda dan cat.

Tinggalnya Walter Spiers di Ubud menjadikan trend di kalangan seniman lukis asing untuk berkarya di Ubud. Melalui lukisan inilah, Ubud mulai terkenal ke mancanegara, karena lukisan dari pelukis asing, mengambarkan tentang kehidupan di Ubud, serta pelukis asing melakukan pameran lukisan di luar negeri.

Sebuah asosiasi seni lukis didirikan oleh Tjokorde Gede Agung (raja Ubud), Walter Spies dan Rudolf Bonnet, serta beberapa seniman lokal yang diberi nama Pita Maha. Tujuan dari asosiasi seni lukis ini adalah mengumpulkan para seniman Bali, untuk mengajarkan kesenian kepada para muda-mudi di daerah Ubud. Oleh sebab itu, sampai saat ini, objek wisata Ubud menjadi pusat museum di Bali. Museum yang ada di Ubud seperti Arma Museum Ubud dan Museum Puri Lukisan Ubud.

Hingga saat ini puri Ubud telah menjadi salah satu objek wisata di Bali yang terkenal. Hampir setiap hari ramai di kunjungi wisatawan dari mancanegara dan domestic.

 

Address 

Jakarta : 

Tower 88 lt 35 . Jl. Casablanca Raya Kv.88  Jakarta 

Denpasar : 

Jl. Bypass Ngurah Rai No. 21A lt 2 . Kuta. Bali.

Tentang Kami

Contact Us   :  08111515405, 085998004590

Follow kami di :

@2017 Lekatour