1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

Mesjid Kuno Bayan

• Desan Bayan terletak di jalan Labuan lombok, kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat atau sekitar 80 km dari ibukota provinsi NTB Mataram.

• Di Desa Bayan terdapat sebuah mesjid tertua di Lombok yang dibangun pada abad ke-16. Masjid Bayan tersebut dibangun oleh Syeikh Gaus Abdul Razak yang merupakan salah seorang penyebar agama islam di Lombok. Masjid yang berbentuk bujur sangkar dengan ketinggian 125cm ini berdiri ditas pondasi batu belah. Atapnya bukan terbuat dari rumbia atau ilalang, melainkan dari bambu.

• Nama Bayan diberikan ketika Islam berkembang pesat sekitar abad ke 16, dibawa oleh para ulama dan pedagang yang singgah di pelabuhan Carik, menurut sejarah yang berkembang labuhan carik adalah pelabuhan yang sangat strategis dan menjadi bagian wilayah yang dikelola kerajaan, lokaq sahbandar adalah gelar tetua adat yang mengelola pelabuhan carik.

• Setelah Islam diterima sebagai Agama kerajaan kemudian daerah ini diberikan nama Bayan, Bayan berasal dari bahasa Arab berarti penerang dan bersamaan dengan itu bagi Raja dan keluarga kerajaan yang saat itu masuk Islam oleh para mubalig diberikan gelar raden kepada laki-laki , sedangkan bagi perempuan tetap dengan sebutan denda yang merupakan panggilan wanita keturunan kerajaan saat itu, pemberian gelar ini dimaksudkan untuk menghargai keturunan keturunan kerajaan yang telah menganut ajaran islam sama seperti di Jawadwipa karena pembawa siar islam ke Bayan adalah Berasal dari Pulau Jawa.

• Sehari-hari, Masjid Bayan Beleq tidak lagi digunakan oleh masyarakat sekitar. Namun, masjid ini akan kembali ramai pada hari besar agama Islam. Salah satunya pada saat perayaan Maulid Nabi Muhammad. Perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad ini biasanya diadakan selama dua hari. Di saat perayaan, Masjid Bayan Beleq akan dipenuhi oleh pengunjung. Pada perayaan acara ini, para pengunjung yang ingin mengikuti prosesi upacara diwajibkan untuk mengikuti peraturan yang ada, semisal harus menggunakan baju adat Sasak seperti dodot dan sapuk.