1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

Tari Barong

• Tari Barong Dan Keris Batu Bulan terletakdi Desa Batubulan Kabupaten Gianyar Bali. Panggung pertunjukannya setiap hari mulai pukul 9:00 WITA selama kurang lebih 1 jam.

• Barong Bali dipercaya sebagai metamorfosis dari Barong Ponorogo atau Reog, oleh raja Airlangga saat mengungsi ke pulau Bali untuk menyelamatkan diri. selain barong Ponorogo yang dibawa ke Bali, melainkan juga seperti seni sastra, aksara jawa, serta keagamaan. Dalam perkembangannya barong Ponorogo di rubah bentuk dan cerita sesuai kondisi masyarakat di Bali yang diperuntukan untuk kegiatan spiritual keagamaan. Pengaruh yang di dapat pada barong Bali bisa di lihat pada bentuk barong Ponorogo saat tampil tanpa mahkota merak (Kucingan) dan pada Topeng Rangda yang mendapat pengaruh dari topeng bujang ganong. Serta kelompok orang orang yang mendalami ilmu kesaktian pada orang tua yang mendapat pengaruh pada perilaku kegiatan nyata warok muda dan warok tua yang sakti mandraguna yang saat ini masih terjaga di Ponorogo, meskipun kegiatan tersebut saat ini tertutup untuk kalangan tertentu.

• Barong Bali adalah satu di antara begitu banyak ragam seni pertunjukan Bali. Tari Barong merupakan sebuah tarian tradisional Bali yang ditandai dengan Topeng dan kostum badan yang dapat dikenakan oleh satu atau dua orang untuk menarikannya. Di Bali sendiri ada beberapa jenis barong yakni Barong Ket, Barong Bangkal, Barong Landung, Barong Macan, Barong Gajah, Barong Asu, Barong Brutuk, Barong Lembu, Barong Kedingkling, Barong Kambing, dan Barong Gagombrangan.
Pengaruh yang di dapat pada barong Bali bisa di lihat pada bentuk barong Ponorogo saat tampil tanpa mahkota merak (Kucingan) dan pada Topeng Rangda yang mendapat pengaruh dari topeng bujang ganong. Serta kelompok orang orang yang mendalami ilmu kesaktian pada orang tua yang mendapat pengaruh pada perilaku kegiatan nyata warok muda dan warok tua yang sakti mandraguna yang saat ini masih terjaga di Ponorogo, meskipun kegiatan tersebut saat ini tertutup untuk kalangan tertentu